• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR Usul Hapus Skema PPPK, Rekrutmen Guru Disatukan Lewat CPNS

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 4 Mei 2026 - 17:37
in Nasional
lalu

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. Foto: Dok. DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mendorong pemerintah melakukan reformasi total tata kelola guru nasional, termasuk menghapus sistem klaster dan berbagai skema rekrutmen yang dinilai tumpang tindih.

Ia meminta Prabowo Subianto untuk menyatukan seluruh rekrutmen guru dalam satu jalur nasional melalui Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dengan formasi yang disesuaikan kebutuhan riil di tiap daerah.

BacaJuga:

Baleg DPR Dorong Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Tekankan Kepastian Hukum dan Kearifan Lokal

Era Berebut Bangku Negeri Mulai Bergeser, Sekolah Swasta Resmi Jadi Solusi SPMB

Sikapi Kasus Pelecehan Santriwati, DPR Tekankan Pentingnya Ruang Aman di Faskes

“Sudah saatnya dilakukan pembenahan menyeluruh. Sistem klaster guru, termasuk PPPK dan PPPK Paruh Waktu, perlu dihapus dan dilebur menjadi satu sistem kepegawaian nasional melalui CPNS,” ujar Lalu dalam keterangannya di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Menurut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa itu, kebijakan multi-skema selama ini justru memunculkan berbagai persoalan, mulai dari tumpang tindih regulasi, ketidakpastian status, hingga perlakuan yang dinilai tidak adil terhadap guru.

Ia juga menyoroti masih banyaknya guru dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang mengalami keterlambatan pembayaran gaji serta ketidakjelasan pengembangan karier akibat lemahnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Banyak guru menjadi korban sistem yang tidak sinkron. Ada keterlambatan gaji, ketidakjelasan karier, hingga disparitas kesejahteraan antarwilayah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Lalu mendesak pemerintah mencabut Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025 terkait skema PPPK Paruh Waktu, sekaligus menghentikan rekrutmen melalui jalur tersebut.

Ia menilai, tata kelola guru ke depan harus berada di bawah kendali pemerintah pusat agar proses rekrutmen, distribusi, hingga peningkatan kesejahteraan dapat berjalan lebih terintegrasi dan merata.

“Jika rekrutmen guru disatukan melalui CPNS dan dikelola secara terpusat, negara bisa menjamin kualitas, pemerataan, dan kesejahteraan guru. Guru adalah fondasi masa depan bangsa,” jelasnya.

Lalu berharap kebijakan satu jalur rekrutmen ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memperbaiki nasib guru sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan nasional. (dil)

Tags: CPNSDPR RIKomisi XPPPKRekrutmen Guru

Berita Terkait.

Bob-Hasan
Nasional

Baleg DPR Dorong Pengesahan RUU Masyarakat Hukum Adat, Tekankan Kepastian Hukum dan Kearifan Lokal

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:06
KBM
Nasional

Era Berebut Bangku Negeri Mulai Bergeser, Sekolah Swasta Resmi Jadi Solusi SPMB

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:45
Netty
Nasional

Sikapi Kasus Pelecehan Santriwati, DPR Tekankan Pentingnya Ruang Aman di Faskes

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:25
Gogot-Suharwoto
Nasional

Bukan Sekadar Afirmasi, Siswa Kurang Mampu Bisa Kuasai 3 Jalur Sekaligus di SPMB

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:44
Bus
Nasional

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki BBM, DPR: Jangan Tunda Evaluasi Keselamatan Transportasi!

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:24
Kapolri
Nasional

Reformasi Polri, Kapolri Siap Tunduk pada Rekomendasi Kompolnas

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:03

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1297 shares
    Share 519 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.