• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenag Targetkan Tuntaskan Sertifikasi 467 Ribu Guru dalam Dua Tahun, Siapkan Anggaran Rp11,59 Triliun

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 30 April 2026 - 13:35
in Nasional
umar

Menteri Agama Nasaruddin Umar. Foto: Dok Kemenag

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan guru binaannya. Salah satu program utama yang digenjot adalah percepatan Pendidikan Profesi Guru (PPG), penuntasan sertifikasi, percepatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG), hingga peningkatan bantuan insentif bagi guru nonsertifikasi.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan, pemerintah menargetkan penyelesaian sertifikasi bagi 467.353 guru yang telah berpendidikan S1 dalam kurun dua tahun. Untuk mendukung target tersebut, Kemenag memproyeksikan anggaran sebesar Rp11,59 triliun agar para guru yang memenuhi syarat segera memperoleh sertifikat pendidik sekaligus berhak menerima TPG.

BacaJuga:

Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo, Kemenag: Pendampingan Para Santriwati Itu Utama

Menuju 5 Abad Jakarta, Warga Jadikan Ancol Gratis sebagai Kado Istimewa

Komnas HAM Sesalkan Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Santriwati Diduga Diintimidasi

“Alhamdulillah, keikutsertaan PPG Dalam Jabatan pada 2025 meningkat tajam hingga 700 persen. Jika pada 2024 hanya 29.933 guru yang mengikuti PPG, maka pada 2025 jumlahnya mencapai 206.411 guru,” ujar Nasaruddin saat membuka Simposium Guru Nasional Kementerian Agama 2026 di Jakarta.

Selain itu, Kemenag juga mengusulkan penyesuaian bantuan insentif bagi guru yang belum bersertifikat dan belum inpassing. Besaran insentif diusulkan mengacu pada standar Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), dengan kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp12,76 triliun untuk menjangkau 467.809 guru.

Menurut Nasaruddin, saat ini terdapat 1.157.050 guru binaan Kemenag. Dari jumlah tersebut, 360.632 guru atau 31,2 persen berstatus aparatur sipil negara (ASN), sedangkan 796.418 guru atau 68,8 persen merupakan guru non-ASN. Mayoritas di antaranya mengajar di madrasah, yakni sebanyak 655.622 orang.

“Data ini menunjukkan kontribusi guru non-ASN sangat besar. Karena itu, kebijakan tata kelola guru ke depan akan difokuskan pada penguatan status, peningkatan kesejahteraan, dan pengembangan profesionalisme mereka,” katanya.

Terkait pengangkatan guru honorer madrasah menjadi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK), Nasaruddin memastikan Kemenag terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.
“Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan Kemenpan-RB, BKN, bahkan DPR untuk mengusulkan formasi agar guru honorer madrasah dapat diangkat menjadi CPPPK,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menag juga menyampaikan perkembangan pencairan TPG. Hingga Maret 2026, realisasi pencairan TPG bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk periode Januari–Februari telah mencapai 87,4 persen. Dari total 234.265 guru penerima, sebanyak 204.747 guru telah menerima tunjangan tersebut.

Ia mengaku telah menginstruksikan seluruh jajaran di daerah mempercepat proses verifikasi dokumen dan transfer dana agar tidak ada lagi guru yang menunggu terlalu lama.

Sementara itu, pencairan TPG bagi guru madrasah non-ASN secara nasional telah mencapai 100 persen, termasuk bagi lulusan PPG 2025 yang telah memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG). Adapun pencairan TPG untuk guru madrasah ASN masih berlangsung karena prosesnya belum seragam di setiap daerah.

Nasaruddin juga menegaskan Simposium Guru Nasional 2026 menjadi wujud komitmen Kemenag untuk membuka ruang dialog dengan para guru sekaligus memastikan kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan. Ia juga menegaskan penolakan terhadap wacana yang ingin mengeluarkan madrasah dari Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

“Madrasah adalah bagian integral yang tidak terpisahkan dari sejarah maupun masa depan pendidikan Indonesia,” tegasnya. (nas)

Tags: gurukemenagSertifikasi

Berita Terkait.

santri
Nasional

Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo, Kemenag: Pendampingan Para Santriwati Itu Utama

Senin, 2 November 2026 - 00:30
ancol
Nasional

Menuju 5 Abad Jakarta, Warga Jadikan Ancol Gratis sebagai Kado Istimewa

Minggu, 1 November 2026 - 22:02
komnas
Nasional

Komnas HAM Sesalkan Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Santriwati Diduga Diintimidasi

Minggu, 1 November 2026 - 21:21
kikin
Nasional

Jangan Terpancing Provokasi, Ketum PBNU: Aparat Kepolisian Harus Profesional dan Transparan

Minggu, 1 November 2026 - 21:11
ary
Nasional

Bawa Visi Ary Ginanjar ke ASEAN, TalentDNA Sabet Penghargaan Emas di Malaysia

Minggu, 1 November 2026 - 20:22
p2mi
Nasional

Komitmen Pelindungan PMI di Hong Kong, Menteri Mukhtarudin Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

Minggu, 1 November 2026 - 19:19

OLAHRAGA

bca
Olahraga

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 04:14

INDOPOSCO.ID - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi membuka kompetisi lari dan investasi bertajuk Runvestasi 2026: Wealth Life Balance...

SelengkapnyaDetails
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1660 shares
    Share 664 Tweet 415
  • Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5158 shares
    Share 2063 Tweet 1290
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

    887 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.