• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

MPLS Dimulai, Wamendikdasmen Ingatkan Larangan Perpeloncoan dan Soroti Regrouping SD

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 13 Juli 2026 - 19:51
in Nasional
atip

Wamendikdasmen Atip Latipulhayat memberikan keterangan pers usai meninjau hari pertama MPLS di SMPN 57 Halimun, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026) pagi. Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menegaskan bahwa praktik perpeloncoan tidak boleh terjadi dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Penegasan tersebut disampaikan Atip usai meninjau pelaksanaan hari pertama MPLS di SMPN 57 Halimun, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).

Menurut Atip, pemerintah telah memiliki aturan yang mengatur pelaksanaan MPLS, termasuk sanksi dan peringatan apabila ditemukan penyimpangan selama kegiatan berlangsung.

BacaJuga:

Dasco Sebut Komisi III DPR Bakal Dalami Temuan di Lapas Cibinong

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak

Mendagri Tito: Pengendalian Inflasi Butuh Peran Aktif Pemda

“Kalau terjadi perpeloncoan di MPLS, itu sudah ada aturannya. Sudah ada sanksi-sanksinya dan peringatan-peringatannya kalau terjadi penyimpangan-penyimpangan,” ujar Atip kepada awak media.

Meski demikian, ia berharap seluruh sekolah dapat menyelenggarakan MPLS sesuai dengan tujuan utamanya, yakni membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.

“Tapi saya mendoakan mudah-mudahan tidak terjadi perpeloncoan di semua jenjang pendidikan, khususnya di tingkat sekolah menengah. Karena namanya saja Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah. Mereka mengenal sistem pembelajaran di satuan pendidikan yang lebih tinggi dari sebelumnya. Mereka juga berkenalan dengan para guru, teman-temannya, tenaga pendidik, dan seluruh elemen yang menjadi bagian dari lingkungan sekolah,” kata Atip.

Atip juga memberikan pesan khusus kepada para pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan siswa senior agar menjalankan perannya sebagai pendamping bagi peserta didik baru, bukan justru menjadi pelaku intimidasi.

Menurutnya, OSIS memiliki peran penting dalam menciptakan suasana MPLS yang ramah, inklusif, dan menyenangkan.

“Tadi sudah saya sampaikan bahwa OSIS itu untuk membantu mereka mengenalkan dengan lingkungan sekolah. Aktivitas OSIS itu merupakan miniatur dari kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Atip juga menanggapi fenomena berkurangnya jumlah peserta didik baru di sejumlah sekolah dasar (SD) dimana salah satu wartawan media massa mengunjungi sebuah SD di kawasan Grogol yang tahun ini hanya menerima satu rombongan belajar, padahal sebelumnya menargetkan dua rombongan belajar.

Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut tidak terjadi secara merata di seluruh Indonesia. Ada daerah yang justru mengalami kelebihan jumlah siswa, sementara daerah lain mengalami penurunan.

“Kalau secara nasional tergantung daerah. Ada yang bahkan berlebihan, ada yang memang kurang,” jelasnya.

Menurut Atip, salah satu penyebab berkurangnya jumlah siswa di sejumlah sekolah adalah kebijakan regrouping atau penggabungan sekolah, yang dilakukan karena daya tampung dan jumlah peserta didik terus menurun.

“Ada di beberapa tempat, bukan hanya di Jakarta, yang jumlah siswa SD-nya berkurang dengan berbagai alasan. Oleh karena itu, kita punya kebijakan untuk sekolah-sekolah SD yang memang terus menurun jumlah siswanya, maka sekolah itu akan diregrouping. Makanya ada yang dari tiga sekolah menjadi satu,” tambahnya.

Kebijakan regrouping tersebut, lanjut Atip, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan, sekaligus memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan optimal meski jumlah peserta didik mengalami penurunan di sejumlah wilayah. (her)

Tags: MPLSsekolahWamendikdasmen

Berita Terkait.

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Nasional

Dasco Sebut Komisi III DPR Bakal Dalami Temuan di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 22:07
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Nasional

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak

Kamis, 24 September 2026 - 21:06
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Nasional

Mendagri Tito: Pengendalian Inflasi Butuh Peran Aktif Pemda

Kamis, 24 September 2026 - 20:05
Nasional

Miliki Ekosistem Gambut Tropis Terluas di Dunia, Mendiktisaintek: Perkuat Riset Pencegahan Kebakaran

Kamis, 24 September 2026 - 19:30
DPR: Pendidikan Gratis Jangan Tinggalkan Madrasah dan PT Keagamaan
Nasional

DPR: Pendidikan Gratis Jangan Tinggalkan Madrasah dan PT Keagamaan

Kamis, 24 September 2026 - 19:15
Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1
Nasional

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Penting Jaga Kepastian Hukum Ketenagakerjaan

Kamis, 24 September 2026 - 18:45

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.