• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dominasi Media Sosial Jadi Isu Utama Fit and Proper Test Calon Komisioner KPI

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 13 Juli 2026 - 19:33
in Nasional
kpi

Buyung Wijaya Kusuma, peserta dari unsur praktisi dan profesional, mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) calon Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang diselenggarakan oleh Komisi I DPR RI, Senin (13/7/2026). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mulai menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) terhadap 27 calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) periode 2026-2029 pada Senin (13/7/2026). Proses seleksi yang berlangsung selama dua hari ini menjadi tahapan akhir dalam menentukan sembilan komisioner yang akan memimpin KPI di tengah perubahan besar lanskap industri media akibat pesatnya perkembangan platform digital dan media sosial.

Seleksi anggota KPI kali ini dinilai memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan periode sebelumnya. Di tengah bergesernya pola konsumsi informasi masyarakat, televisi dan radio tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi. Platform digital dan media sosial kini menjadi ruang utama masyarakat memperoleh berita, hiburan, hingga membentuk opini publik.

BacaJuga:

Apresiasi MPP Jember, Menteri PANRB: Urus Dokumen Makin Mudah dengan Layanan dan Inovasi Digital

Tak Sekadar Perbanyak Tilang, Korlantas Polri: Operasi Patuh 2026 Utamakan Kesadaran dan Keselamatan

Menteri P2MI Gandeng Pemda dan Perguruan Tinggi Perkuat Akses Kerja Luar Negeri

Perubahan tersebut menghadirkan tantangan baru bagi regulator penyiaran. Arus informasi yang bergerak cepat di ruang digital tidak selalu melalui proses editorial sebagaimana media penyiaran konvensional. Kondisi itu memunculkan persoalan misinformasi, disinformasi, ujaran kebencian, hingga penyebaran konten yang mengabaikan etika komunikasi.

Sebagai lembaga negara independen yang menjalankan amanat Undang-Undang Penyiaran, KPI dituntut tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan terhadap isi siaran, tetapi juga memperkuat literasi penyiaran, meningkatkan pelayanan publik, membangun kolaborasi lintas sektor, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang relevan dengan perkembangan ekosistem media.

Seluruh peserta yang mengikuti fit and proper test berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari komisioner KPI petahana, anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), akademisi, dosen, praktisi penyiaran, hingga profesional di bidang komunikasi dan media. Proses seleksi sendiri telah berlangsung sejak Januari 2026.

Salah satu peserta dari kalangan praktisi dan profesional, Buyung Wijaya Kusuma, mengangkat tema “Menata Ulang Penyiaran Indonesia di Tengah Dominasi Media Sosial” dalam pemaparan visi dan rencana kerjanya. Ia menawarkan gagasan membangun sistem penyiaran nasional yang adaptif, berkeadilan, demokratis, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Menurut Buyung, perubahan teknologi harus direspons melalui penguatan tata kelola penyiaran, peningkatan kualitas pengawasan, pengembangan kebijakan berbasis data dan riset, serta penguatan literasi penyiaran agar sistem penyiaran nasional mampu beradaptasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip pelayanan publik.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara KPI, DPR RI, pemerintah, lembaga penyiaran, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, hingga pelaku industri dalam membangun ekosistem penyiaran yang sehat dan berkelanjutan.

Dalam paparannya, Buyung menilai perkembangan teknologi digital telah mengubah secara fundamental lanskap penyiaran Indonesia. Pergeseran perilaku masyarakat dalam mengakses informasi, perpindahan belanja iklan ke platform digital, hingga dominasi algoritma dalam mendistribusikan informasi menjadi tantangan yang harus dijawab melalui kebijakan yang adaptif.

“Penyiaran bukan lagi sekadar persoalan frekuensi, melainkan persoalan kualitas ruang publik Indonesia. Karena itu, KPI perlu terus memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas pengawasan, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar penyiaran nasional tetap sehat, kredibel, dan mampu menjawab tantangan era digital,” ujarnya.

Buyung menegaskan transformasi digital tidak boleh menggeser fungsi utama KPI sebagai regulator independen yang bertugas melindungi kepentingan publik. Menurutnya, pembaruan tata kelola penyiaran harus tetap berpijak pada amanat Undang-Undang Penyiaran sekaligus mampu mengakomodasi dinamika teknologi informasi.

Melalui proses uji kelayakan ini, DPR RI diharapkan dapat memilih komisioner KPI yang tidak hanya menguasai regulasi penyiaran, tetapi juga memiliki kemampuan membaca arah perkembangan teknologi komunikasi, menjaga independensi lembaga, serta memperkuat peran KPI dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat.

Ke depan, tantangan KPI dinilai tidak lagi terbatas pada pengawasan isi siaran televisi dan radio. Lembaga tersebut juga dituntut mampu mendorong terciptanya ruang publik yang berkualitas, memperkuat literasi media masyarakat, dan mendukung demokrasi di tengah semakin dominannya platform digital dalam kehidupan publik. (rmn)

Tags: DPR RIKomisi Penyiaran IndonesiaKPImedia sosialSeleksi Komisioner KPI

Berita Terkait.

Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan, KPK Periksa Sestama dan 3 Tenaga Ahli BNPB
Nasional

Apresiasi MPP Jember, Menteri PANRB: Urus Dokumen Makin Mudah dengan Layanan dan Inovasi Digital

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:05
Tak Sekadar Perbanyak Tilang, Korlantas Polri: Operasi Patuh 2026 Utamakan Kesadaran dan Keselamatan
Nasional

Tak Sekadar Perbanyak Tilang, Korlantas Polri: Operasi Patuh 2026 Utamakan Kesadaran dan Keselamatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:44
Pulihkan Ekonomi Kalbar Pascakarhutla, Menteri UMKM Gandeng Kampus Cetak Wirausaha Baru
Nasional

Menteri P2MI Gandeng Pemda dan Perguruan Tinggi Perkuat Akses Kerja Luar Negeri

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:37
Pulihkan Ekonomi Kalbar Pascakarhutla, Menteri UMKM Gandeng Kampus Cetak Wirausaha Baru
Nasional

Pulihkan Ekonomi Kalbar Pascakarhutla, Menteri UMKM Gandeng Kampus Cetak Wirausaha Baru

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:17
Lebih dari 200 Ribu Peluang Kerja Luar Negeri Belum Terserap, Begini Respons Menteri PPMI
Nasional

Lebih dari 200 Ribu Peluang Kerja Luar Negeri Belum Terserap, Begini Respons Menteri PPMI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:07
Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan, KPK Periksa Sestama dan 3 Tenaga Ahli BNPB
Nasional

Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan, KPK Periksa Sestama dan 3 Tenaga Ahli BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:47

OLAHRAGA

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh
Olahraga

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Editor Nasuha
Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35

INDOPOSCO.ID - Dewan Olimpiade Asia (OCA) bersama Komite Penyelenggara Lokal resmi menggeser jadwal Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG)...

SelengkapnyaDetails
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06
kane

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, Ungguli Mbappe dan Lamine Yamal

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:36
Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4956 shares
    Share 1982 Tweet 1239
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1240 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektare di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    926 shares
    Share 370 Tweet 232
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.