• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 25 April 2026 - 16:05
in Nasional
Wakil Menteri Kehutanan RI, Rohmat Marzuki (kedua dari kanan) bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto (ketiga dari kanan). Foto: Istimewa

Wakil Menteri Kehutanan RI, Rohmat Marzuki (kedua dari kanan) bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto (ketiga dari kanan). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah menegaskan arah baru tata kelola Taman Nasional (TN) Komodo yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis data. Melalui skema kuota adaptif wisatawan, Kementerian Kehutanan berupaya menjaga keseimbangan antara perlindungan ekosistem dan keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar.

Komitmen ini mengemuka dalam forum diskusi kunjungan kerja reses Komisi IV DPR RI di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mempertemukan pemerintah pusat, parlemen, pemda, hingga asosiasi pelaku usaha wisata, Jumat (24/4).

BacaJuga:

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi

Berkaitan 7 KAIH, Mendikdasmen Tegaskan Anggaran MBG Tak Bersumber dari Pendidikan

Mendikdasmen: Sistem Fleksibel, Pendidikan Tidak Identik dengan Biaya Mahal

Wakil Menteri Kehutanan RI, Rohmat Marzuki, menyebut kebijakan kuota sebagai langkah esensial menjaga TN Komodo sebagai aset bangsa. Saat ini kuota ditetapkan 365 ribu wisatawan per tahun, namun angka tersebut bersifat dinamis mengikuti daya dukung dan daya tampung lingkungan.

“Prinsipnya harus ada pembatasan demi keseimbangan ekologis. Namun, evaluasi akan kami lakukan berkala. Seiring perbaikan sarpras di Pulau Padar tahun ini pengaturan jalur trekking dan dermaga in out penambahan kuota sangat mungkin dipertimbangkan,” ujarnya.

Kemenhut melalui Balai TN Komodo menyiapkan strategi pemerataan kunjungan agar tidak terjadi penumpukan di titik tertentu. Pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan asosiasi untuk mengkaji kuota ideal secara bersama.

Selain itu, opsi konservasi eksitu komodo di luar kawasan taman nasional tengah didorong, seperti di daratan Flores, Pulau Longos, dan Golomori, sebagai destinasi alternatif.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, mengapresiasi semangat perlindungan kawasan, namun menekankan pentingnya transisi bertahap yang melibatkan masyarakat.

“Spirit kebijakannya sudah benar untuk jangka panjang. Tapi transisinya harus bertahap agar pelaku usaha dan wisatawan tidak dirugikan,” jelasnya.

Titiek juga mengapresiasi alokasi anggaran rehabilitasi sarana prasarana untuk meningkatkan daya tampung kawasan.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyambut baik keterbukaan dialog dan mendorong kolaborasi lintas kementerian agar tata kelola pariwisata maritim terintegrasi.

“Keberlanjutan alam butuh duduk bersama. Kami siap menyiapkan spot wisata di luar TN Komodo agar penumpukan massa terurai,” katanya.

Kemenhut memastikan tim teknis dari Balai TN Komodo dan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) pada Kementerian Kehutanan akan menjadwalkan pertemuan intensif dengan asosiasi pelaku usaha untuk menyempurnakan sistem pelayanan, transparansi tata kelola, serta optimalisasi aplikasi pemesanan tiket demi kepastian bagi industri pariwisata.

Pendekatan kuota adaptif ini diharapkan menjadi model tata kelola kawasan konservasi yang menyeimbangkan ekologi dan ekonomi secara berkelanjutan. (ney)

Tags: KemenhutKomisi IV DPR RIManggarai BaratTaman Nasional Komodo

Berita Terkait.

Menkop
Nasional

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26
Mendikdasmen
Nasional

Berkaitan 7 KAIH, Mendikdasmen Tegaskan Anggaran MBG Tak Bersumber dari Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 17:06
Persib Ditahan Imbang Arema, Bojan Hodak: Persaingan Gelar Juara Makin Rumit
Nasional

Mendikdasmen: Sistem Fleksibel, Pendidikan Tidak Identik dengan Biaya Mahal

Sabtu, 25 April 2026 - 14:05
Paskah ATR/BPN: Nusron Tekankan Kebangkitan Mental, Aksi dan Pelayanan kepada Masyarakat
Nasional

Paskah ATR/BPN: Nusron Tekankan Kebangkitan Mental, Aksi dan Pelayanan kepada Masyarakat

Sabtu, 25 April 2026 - 10:11
erwin
Nasional

Demi Efek Jera, Bareskrim Pastikan Bakal Miskinkan Bandar Narkoba Koko Erwin

Jumat, 24 April 2026 - 22:02
KBRI Ottawa
Nasional

Menteri Kanada Terharu Menonton Film tentang Kartini

Jumat, 24 April 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1348 shares
    Share 539 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.