• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Data WNA Dinilai Belum Transparan, DPR Dorong Sistem Imigrasi Terbuka

Nasuha Editor Nasuha
Jumat, 12 Juni 2026 - 22:02
in Nasional
wna

Ilustrasi - Wisatawan asing menikmati suasana Malioboro, Kota Yogyakarta. DPR mendorong digitalisasi dan integrasi data keimigrasian guna meningkatkan efektivitas pengawasan serta menjaga kedaulatan negara. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penguatan sistem pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) dinilai harus dimulai dari pembenahan tata kelola data keimigrasian yang lebih terbuka dan saling terhubung.

Fungsi keimigrasian tidak hanya sebatas melayani lalu lintas keluar-masuk orang asing, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara melalui pengawasan yang efektif.

BacaJuga:

Indonesia-Brasil Perkuat Riset Semikonduktor, Unicamp Siap Tampung 10 Mahasiswa Pascasarjana

Selain Sekolah dan Orang Tua, Platform Wajib Ciptakan Ruang Digital Ramah Anak

Perlindungan Anak Jadi Agenda Bersama, Pengasuh Pesantren Nusantara Rumuskan Langkah Strategis

“Imigrasi ini adalah institusi penjaga gerbang masuk keluarnya orang asing di Indonesia dan juga institusi yang melakukan pengawasan terhadap gerak-gerik serta aktivitas orang asing di Indonesia untuk menjaga kedaulatan negara kita,” ujar Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea saat melakukan pertemuan dengan jajaran keimigrasian daerah dalam rangka Kunjungan Kerja Komisi XIII DPR RI di Provinsi Sumatera Utara, Jumat (12/6/2026).

Ia menekankan bahwa kualitas pengawasan sangat bergantung pada ketersediaan data yang akurat, mudah diakses, dan terintegrasi. Menurutnya, masih terdapat persoalan terkait keterbukaan informasi keimigrasian yang membuat efektivitas pemantauan di lapangan belum optimal.

“Data yang disajikan selama ini sering memunculkan pertanyaan karena kita menduga masih ada ketidaktransparanan. Untuk itu perlu digitalisasi yang lebih transparan agar akses data bisa dilakukan secara nasional dan terintegrasi,” jelas Marinus.

Marinus menjelaskan bahwa pemerintah pusat sejatinya telah memiliki akses terhadap data nasional. Namun, akses tersebut dinilai perlu diperluas hingga tingkat kantor wilayah dan kantor imigrasi, mengingat pelaksanaan pengawasan sehari-hari justru lebih banyak dilakukan oleh petugas di daerah.

Ia menilai petugas lapangan membutuhkan informasi lengkap mengenai riwayat perjalanan setiap WNA, termasuk titik kedatangan, lokasi aktivitas, hingga status keberadaan mereka di Indonesia.

“Kalau pengawasan hanya dimonitor oleh pusat, tentu bebannya sangat besar. Kita memiliki banyak pintu masuk dan keluar orang asing di Indonesia. Karena itu distribusi pengawasan harus dilakukan melalui sistem digital yang terbuka dan terintegrasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Marinus mendorong pengembangan sebuah dashboard nasional yang menyajikan data keimigrasian secara real time dalam satu tampilan. Sistem tersebut diharapkan mampu memberikan informasi menyeluruh mengenai jumlah kedatangan WNA, jenis izin tinggal yang digunakan, lokasi keberadaan, masa berlaku izin, hingga data orang asing yang telah meninggalkan Indonesia.

Menurutnya, integrasi data berbasis digital tidak hanya akan meningkatkan efektivitas pengawasan di seluruh wilayah, tetapi juga memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan layanan keimigrasian serta mendukung upaya menjaga kedaulatan negara di tengah tingginya mobilitas lintas batas. (her)

Tags: Data WNADPR RISistem ImigrasiWNA

Berita Terkait.

mendikti
Nasional

Indonesia-Brasil Perkuat Riset Semikonduktor, Unicamp Siap Tampung 10 Mahasiswa Pascasarjana

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:20
foto
Nasional

Selain Sekolah dan Orang Tua, Platform Wajib Ciptakan Ruang Digital Ramah Anak

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:55
forum
Nasional

Perlindungan Anak Jadi Agenda Bersama, Pengasuh Pesantren Nusantara Rumuskan Langkah Strategis

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:31
spmb
Nasional

SPMB 2026 Diserbu Pendaftar, SCALA by Metranet Klaim Sistemnya Mampu Tangani Lonjakan Akses

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:21
darunajah
Nasional

Hadiri Multaqa Pra-Kongres Umat Islam di Kediri, Pimpinan Darunnajah Tegaskan Posisi Pesantren dan Tanggung Jawab Negara

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:07
MOU
Nasional

Universitas Darunnajah dan UIT Lirboyo Kediri Teken MoU, Perkuat Sinergi Kampus Pesantren

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:06

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1481 shares
    Share 592 Tweet 370
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.