• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Subsidi Energi Dinilai Tidak Tepat Sasaran, Pemerintah Didorong Perkuat Transportasi Publik

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 23 April 2026 - 18:08
in Ekonomi
busway

Ilustrasi - Transportasi publik TransJakarta hadirkan warna eksterior berbeda pada tujuh armada bus dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 RI, pada Agustus 2025 lalu. Foto: DOk. TransJakarta

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kenaikan harga BBM nonsubsidi dan elpiji nonsubsidi dinilai menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan subsidi energi yang selama ini dianggap tidak tepat sasaran.

Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi mengkritisi sikap pemerintah yang dinilai terlalu mempertahankan harga energi bersubsidi, meski berpotensi membebani anggaran negara.

BacaJuga:

PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan

BRI Perluas Akses Investasi Global, Reksa Dana USD Kini Bisa Dibeli lewat BRImo

Uji Coba Cofiring Tahap II Sukses, PTBA Dorong Transisi Energi dengan Kaliandra Merah

“Kebijakan tersebut tidak hanya berisiko terhadap ketahanan fiskal atau APBN, tetapi juga tidak adil karena subsidi energi justru banyak dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu, terutama pemilik kendaraan pribadi,” kata Tulus melalui gawai, Kamis (23/4/2026).

Tulus merujuk pada temuan World Bank (Bank Dunia) yang menyebutkan bahwa subsidi energi kerap tidak tepat sasaran. Ia juga mengingatkan agar masyarakat mampu tidak beralih menggunakan BBM subsidi atau elpiji 3 kg, karena tindakan tersebut dinilai tidak etis.

“Sebagai solusi, pemerintah didorong untuk mengalihkan fokus subsidi energi ke sektor transportasi publik, khususnya di kawasan aglomerasi seperti Jabodetabek,” jelasnya.

Menurutnya, penguatan transportasi umum massal dapat menjadi langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis fosil sekaligus meningkatkan keadilan distribusi subsidi.

“Bahkan, bukan tidak mungkin subsidi BBM dialihkan untuk menggratiskan transportasi publik, seperti yang dilakukan di beberapa negara,” tambah eks Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) itu.

Dengan demikian, momentum kenaikan harga energi ini diharapkan dapat menjadi titik balik dalam reformasi kebijakan energi nasional menuju sistem yang lebih berkelanjutan dan berkeadilan. (her)

Tags: pemerintahSubsidi Energitransportasi publik

Berita Terkait.

PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan
Ekonomi

PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan

Senin, 15 Juni 2026 - 21:11
BRI
Ekonomi

BRI Perluas Akses Investasi Global, Reksa Dana USD Kini Bisa Dibeli lewat BRImo

Senin, 15 Juni 2026 - 20:32
Uji Coba Cofiring Tahap II Sukses, PTBA Dorong Transisi Energi dengan Kaliandra Merah
Ekonomi

Uji Coba Cofiring Tahap II Sukses, PTBA Dorong Transisi Energi dengan Kaliandra Merah

Senin, 15 Juni 2026 - 20:17
lng
Ekonomi

Badak LNG Lampaui Target Produksi, Pertahankan PROPER Emas ke-15 Secara Beruntun

Senin, 15 Juni 2026 - 20:02
J&T Cargo Kelola 8,2 Ton Limbah Bersama Decathlon dan Yayasan KDM, Dorong Ekonomi Sirkular
Ekonomi

J&T Cargo Kelola 8,2 Ton Limbah Bersama Decathlon dan Yayasan KDM, Dorong Ekonomi Sirkular

Senin, 15 Juni 2026 - 19:37
bc2
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Pengawasan Industri Rokok, Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha di Semarang dan Malang

Senin, 15 Juni 2026 - 19:27

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6622 shares
    Share 2649 Tweet 1656
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1718 shares
    Share 687 Tweet 430
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1027 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.