• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

4 Pilar Pendidikan Inklusif, Strategi Mendikdasmen Perluas Akses Belajar

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 20 April 2026 - 18:57
in Nasional
abdul

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti, memberikan keterangan pers usai peluncuran Program Pelatihan Pendidikan Inklusif Tahun 2026 di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 16 Jakarta, Senin (20/4/2026). Foto: Herry Rosadi/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya penguatan sistem pendidikan inklusif melalui empat pilar utama.

Hal tersebut disampaikan Mu’ti dalam peluncuran Program Pelatihan Pendidikan Inklusif Tahun 2026 di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 16 Jakarta, Senin (20/4/2026).

BacaJuga:

BRIN Temukan Subspesies Baru Bisbul Asal Papua, Perkaya Biodiversitas Indonesia

Hari Kartini 2026, DPR RI Minta Pemerintah Hadir Lindungi Perempuan dan Anak

Menteri UMKM Dorong Soto Banjar Masuk Identitas Gastronomi Dunia

Menurutnya, pendidikan inklusif tidak hanya menyasar anak berkebutuhan khusus secara fisik maupun mental, tetapi juga mencakup aspek ekonomi dan sosial-keagamaan.

“Sekolah harus menjadi meeting point dan melting point, tempat anak-anak Indonesia bertemu, berinteraksi, dan tumbuh bersama,” ujar Mu’ti.

Ia memaparkan, pilar pertama adalah inklusi intelektual, yang menekankan pentingnya pendampingan bagi anak-anak dengan kemampuan belajar berbeda, termasuk slow learners.

“Pilar kedua adalah inklusi fisik, yakni penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang ramah bagi peserta didik dengan keterbatasan fisik,” jelas Mu’ti.

“Selanjutnya, inklusi ekonomi menjadi pilar ketiga, yang bertujuan membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi anak dari keluarga kurang mampu melalui jalur afirmasi dalam sistem penerimaan murid baru,” lanjutnya.

Adapun pilar keempat adalah inklusi sosial-keagamaan, yang menempatkan sekolah sebagai ruang untuk mengelola keberagaman secara positif.

“Keragaman adalah kekayaan. Kita ingin anak-anak tidak hanya menghormati perbedaan, tetapi juga menerima dan memfasilitasi satu sama lain untuk berkembang,” ungkapnya.

Mu’ti menilai, implementasi keempat pilar tersebut membutuhkan komitmen lintas sektor, termasuk penguatan kapasitas guru melalui pelatihan berjenjang.

Program pelatihan pendidikan inklusif 2026 yang diluncurkan ini, kata dia, menjadi langkah strategis untuk menjawab kekurangan tenaga pendidik pendamping bagi anak berkebutuhan khusus.

“Program ini bisa menjadi solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan guru pendamping, sehingga semua anak dapat memperoleh pendidikan yang bermutu,” tutupnya. (her)

Tags: Akses BelajarKemendikdasmenPendidikan Inklusif

Berita Terkait.

Buah-bisbul
Nasional

BRIN Temukan Subspesies Baru Bisbul Asal Papua, Perkaya Biodiversitas Indonesia

Selasa, 21 April 2026 - 14:44
permata hati
Nasional

Hari Kartini 2026, DPR RI Minta Pemerintah Hadir Lindungi Perempuan dan Anak

Selasa, 21 April 2026 - 12:02
maman
Nasional

Menteri UMKM Dorong Soto Banjar Masuk Identitas Gastronomi Dunia

Selasa, 21 April 2026 - 11:11
umkm
Nasional

Kementerian UMKM Dorong AI Jadi Mesin Baru Ekonomi Inklusif Nasional

Selasa, 21 April 2026 - 11:01
Indonesia Siap Guncang Sanya, 22 Atlet Bidik Podium Asian Beach Games 2026
Nasional

Pasca-Gempa Dahsyat di Jepang, WNI Diimbau Jauhi Pantai

Senin, 20 April 2026 - 23:51
Jepang Diguncang Gempa Dahsyat, KBRI Tokyo Pantau Kondisi WNI
Nasional

Jepang Diguncang Gempa Dahsyat, KBRI Tokyo Pantau Kondisi WNI

Senin, 20 April 2026 - 23:34

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    720 shares
    Share 288 Tweet 180
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.