• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wamen Ekraf Perkuat Literasi IP Pejuang Seni Bersama GIK UGM

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 17 April 2026 - 14:05
in Nasional
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengapresiasi hadirnya Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) by Paragon sebagai ruang inovasi, Jogjakarta, Kamis (16/4/2026)/istimewa

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengapresiasi hadirnya Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) by Paragon sebagai ruang inovasi, Jogjakarta, Kamis (16/4/2026)/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi hadirnya Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) by Paragon sebagai ruang inovasi. GIK UGM juga berhasil menjembatani riset mahasiswa dengan industri melalui program Collab Day dan fasilitas 3D Printing. Wamen Ekraf menyampaikan, ketersediaan ruang kerja gratis bagi mahasiswa dan masyarakat menjadikan GIK sebagai wadah kolaborasi bagi pengembang industri kreatif.

“Saya rasa GIK bisa menjadi center of Indonesia tempat lintas subsektor melebur dalam semangat gotong royong, sehingga CollabHub mampu melahirkan inovator muda yang terbiasa dengan standar profesional sejak kuliah. Kolaborasi ini memperkuat kesiapan kerja serta inkubasi bisnis di kampus, sekaligus memastikan setiap inspirasi di Jogja menjadi solusi nyata bagi industri kreatif,” ujar Wamen Ekraf saat kunjungan kerja ke GIK UGM, Jogjakarta, Kamis, (16/4/2026).

BacaJuga:

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Melanjutkan pembahasan sebelumnya pada 4 Juli 2025, Wamen Ekraf bersama Direksi GIK UGM sepakat memperkuat sinergi untuk mendorong komersialisasi Intellectual Property (IP) lokal melalui inovasi digital. Fokus utama kolaborasi ini diarahkan pada pengoptimalan berbagai agenda tahunan GIK, khususnya Jakal Design Week yang akan diselenggarakan pada 21 Agustus – 5 September sebagai wadah strategis bagi kreator lokal, guna membangun ekosistem kreatif yang berdaya saing global.

“Kita harus mentransformasi seluruh pegiat seni menjadi pusat eksekusi kekayaan intelektual yang berorientasi pada nilai komersial nyata, bukan sekadar pemenuhan administrasi pendaftaran. Melalui penguatan literasi dan komersialisasi IP geografis, kita akan mendorong produk kreatif lokal untuk menembus pasar internasional dengan perlindungan hukum yang kuat serta daya jual yang tinggi,” jelas Wamen Ekraf.

Direktur Utama GIK UGM, Alfatika Aunuriella Dini, menyambut baik kehadiran pemerintah melalui Kementerian Ekraf. Pertemuan ini diharapkan mampu menyelaraskan setiap langkah operasional GIK agar tetap sejalan dengan arah pengembangan ekonomi kreatif nasional.

“Kami berharap dukungan ini tidak berhenti pada seremonial saja, melainkan memberikan arahan konkret agar kolaborasi kita benar-benar menyentuh aspek lintas sektoral. Mengingat Jogja kaya akan talenta namun terbatas secara finansial lokal, kami fokus pada keberlanjutan inkubasi konten di Jakal sebagai model ekosistem kreatif yang dapat diduplikasi di mana saja,” ujarnya.

Hadirnya GIK diharapkan menjadi oase sekaligus simpul pengikat bagi seluruh pelaku kreatif lintas subsektor untuk bersatu dalam satu wadah yang inklusif. Melalui ruang ini, para pejuang kreatif tidak hanya sekadar melahirkan ide, tetapi juga mewujudkan solusi nyata bagi berbagai tantangan kehidupan di tingkat nasional hingga kancah global. (ney)

Tags: Industri KreatifIrene UmarmahasiswaUniversitas Gadjah MadaWamen Ekraf

Berita Terkait.

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak
Nasional

MUI Desak Zakat Diakui Sebagai Pembayaran Pajak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Nasional

Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:40
Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Indonesia Punya Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:53
Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas
Nasional

Organisasi Pers Nilai Pernyataan ‘Londo Ireng’ Prabowo Tak Pantas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:31
Kuota
Nasional

MK Tegaskan Hak Konsumen atas Kuota Internet, YLKI: Momentum Reformasi Perlindungan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:09
LGBT
Nasional

KUII VIII Tolak Praktik LGBT, MUI Dorong Pembentukan Aturan Pelarangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1419 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1415 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2879 shares
    Share 1152 Tweet 720
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.