• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KKP Dorong Pengembangan Carbon Capture Storage di Sektor Energi

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 10 Juni 2026 - 13:03
in Nasional
kkp

Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut KKP, Kartika Listriana (lima dari kanan), menekankan Indonesia memiliki potensi besar baik dari sisi sumber emisi maupun kapasitas penyimpanan karbon. istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong pengembangan Carbon Capture Storage (CCS) sebagai solusi strategis menghadapi perubahan iklim sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut KKP, Kartika Listriana, menekankan Indonesia memiliki potensi besar baik dari sisi sumber emisi maupun kapasitas penyimpanan karbon. Di sisi lain, pemerintah juga telah menetapkan target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 31,89 persen secara mandiri dan hingga 43,20 persen dengan dukungan internasional pada 2030 yang tertuang dalam dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (NDC).

BacaJuga:

Wamenpar: Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Jaga Daya Saing Pariwisata Bali

Tarif Tol Naik Tiap Dua Tahun, DPR Minta Rumus Lama Dikaji Ulang

Bea Cukai dan Kampus Bersinergi Tumbuhkan Literasi Kepabeanan Generasi Muda

“Carbon capture storage menjadi solusi subsurface yang perlu didukung karena mampu mengurangi emisi karbon sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem laut,” ujar Kartika saat berbicara pada sharing session penataan ruang laut sektor minyak dan gas bumi yang berlangsung di Bali, Senin, (8/6/2026).

Lebih jauh Kartika juga menjelaskan, pengembangan CCS dapat menjadi peluang untuk mendukung investasi melalui inovasi teknologi sekaligus pencapaian target iklim nasional, namun keberhasilan implementasi CCS tidak hanya bergantung pada kesiapan teknologi, melainkan pada kepastian tata ruang laut yang terpadu dan berkelanjutan.

“Pengembangan CCS perlu didukung dengan kepastian regulasi, koordinasi lintas sektor, dan tata kelola yang baik. Salah satunya Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) sebagai instrumen yang memberikan kepastian berusaha dan mencegah potensi konflik pemanfaatan ruang,” jelasnya.

Senada dengan Dirjen Kartika, Direktur Pemanfaatan Ruang Kolom Perairan dan Dasar Laut DJPRL, Didit Eko Prasetiyo, menerangkan pengembangan carbon capture storage yang selaras dengan prinsip penataan ruang laut mulai dari perencanaan, pemanfaatan, pengendalian hingga pembinaan ruang laut akan semakin memperkuat transisi energi nasional dan ekonomi biru di Indonesia.

Sebagai informasi, CCS merupakan teknologi untuk transisi energi rendah karbon yang menangkap emisi karbon dioksida (CO₂) dari sumber besar seperti pembangkit listrik atau pabrik, dan menyimpannya jauh di bawah tanah agar tidak lepas ke atmosfer. Tujuannya adalah mengurangi dampak pemanasan global dan melindungi ekosistem, termasuk laut yang saat ini sudah menyerap sekitar 25% emisi CO₂ dunia.

“Kegiatan CCS sendiri merupakan bagian dari pengembangan lapangan gas Abadi yang dikelola oleh INPEX Masela sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah diterbitkan KKPRLnya,” ujar Didit.

Sementara itu di kesempatan yang sama Chief Geophysicist INPEX Masela Anky Fatwa juga menjelaskan CCS penting bagi laut karena dapat mengurangi emisi karbon di atmosfir, mengurangi peningkatan suhu laut, dan keasaman laut serta melindungi ekosistem laut.

“Proyek Abadi LNG berupaya mengurangi emisi CO₂ dengan cara menyuntikkannya ke dasar laut. Langkah ini sejalan dengan target Indonesia untuk mencapai net-zero emisi karbon serta rencana INPEX menuju masyarakat rendah karbon,” ungkapnya.

Anky juga menyebutkan, sejak 2022-2025 pihaknya telah berkolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung guna mengevaluasi keamanan dan kelayakan pengembangan CSS. (ney)

Tags: Carbon Capture StorageKKPSektor Energi

Berita Terkait.

wamenpar
Nasional

Wamenpar: Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Jaga Daya Saing Pariwisata Bali

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42
macet
Nasional

Tarif Tol Naik Tiap Dua Tahun, DPR Minta Rumus Lama Dikaji Ulang

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:32
Bea Cukai jalin sinergi dengan perguruan tinggi guna menumbuhkan pemahaman mahasiswa terhadap aturan kepabeanan dan cukai serta peran strategis instansi dalam mendukung perekonomian dan keamanan nasional/istimewa
Nasional

Bea Cukai dan Kampus Bersinergi Tumbuhkan Literasi Kepabeanan Generasi Muda

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:30
Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Nasional

Kemenag Perketat Pengawasan untuk Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47
Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Nasional

Penguatan Dewan Pengarah BGN Dinilai Penting untuk Jaga Mutu Program MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:43
Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Nasional

KSP Pasang Badan Dukung Reformasi Layanan Publik, MPP dan LAPOR! Jadi Andalan

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:04

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2226 shares
    Share 890 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1129 shares
    Share 452 Tweet 282
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1419 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.