• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Apindo Soroti Tekanan Ekonomi Beruntun, Minta Pemerintah Percepat Perjanjian Dagang

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 29 Juli 2026 - 10:45
in Ekonomi
Ketua Umum Apindo, Shinta W. Kamdani (tengah) menyampaikan paparan dalam konferensi pers Pra-Rakornas Apindo XXXV di Jakarta, Selasa (28/7/2026)/Herry Rosadi - INDOPOSCO

Ketua Umum Apindo, Shinta W. Kamdani (tengah) menyampaikan paparan dalam konferensi pers Pra-Rakornas Apindo XXXV di Jakarta, Selasa (28/7/2026)/Herry Rosadi - INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah tekanan ekonomi yang datang secara bersamaan, kalangan pengusaha menilai ruang gerak dunia usaha semakin menyempit. Fluktuasi nilai tukar rupiah, tingginya biaya logistik nasional, hingga ketidakpastian ekonomi global disebut menjadi kombinasi tantangan yang sulit dihadapi pelaku usaha.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani mengungkapkan, nilai tukar rupiah sempat menembus Rp18.200 per dolar Amerika Serikat dan masih bertahan di atas Rp18.000 sepanjang Juli 2026. Di saat yang sama, biaya logistik nasional masih mencapai 14,29 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara lain di kawasan.

BacaJuga:

Ekonomi Sirkular ala PHM: Sampah Organik Berubah Jadi Peluang Usaha Warga

Kredit BCA Tembus Rp1.036 Triliun di Semester I-2026, Cetak Rekor Baru

Trimegah Perkuat Ekosistem Investasi Digital, Trima+ Kini Dilengkapi Transaksi Obligasi dan IPO

“Ketika seluruh tekanan ini datang bersamaan, perusahaan kehilangan ruang untuk menghadapi kenaikan biaya,” ujar Shinta dalam konferensi pers Pra-Rakerkonas XXXV di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, tantangan yang dihadapi dunia usaha saat ini tidak hanya berasal dari dalam negeri. Dinamika ekonomi global juga ikut memperbesar tekanan terhadap aktivitas bisnis.

Shinta menjelaskan, setelah konflik geopolitik di Timur Tengah, harga minyak dunia sempat melonjak hingga sekitar US$120 per barel. Meski kemudian turun ke kisaran US$70-80 per barel, harga kembali meningkat mendekati US$100 pada akhir Juni.

Namun demikian, ia menilai persoalan terbesar bukan sekadar kenaikan harga minyak, melainkan ketidakpastian yang membuat pelaku usaha kesulitan menghitung biaya logistik, distribusi, maupun produksi dalam jangka menengah dan panjang.

“Hampir semua negara sedang menghadapi tekanan akibat perlambatan ekonomi global, perubahan struktur industri, disrupsi teknologi, hingga restrukturisasi rantai pasok dunia,” jelas Shinta.

“Yang membedakan setiap negara adalah seberapa cepat kebijakan mampu menjadi bantalan bagi dunia usaha agar tekanan tersebut tidak berkembang menjadi gelombang PHK yang lebih besar,” sambungnya.

Dalam kondisi tersebut, Apindo menilai diperlukan langkah konkret untuk memperkuat daya saing nasional. Salah satunya melalui percepatan penyelesaian sekaligus implementasi berbagai perjanjian perdagangan internasional, seperti Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), Indonesia-Canada CEPA (ICA-CEPA), dan Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA).

Apindo memandang kesepakatan dagang tersebut dapat membuka akses pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing ekspor Indonesia, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah perlambatan global.

Selain itu, hasil Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) XXXV Apindo yang menghimpun aspirasi pelaku usaha dari 36 provinsi serta 368 kabupaten dan kota akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang bersifat konkret dan implementatif. Rekomendasi tersebut rencananya disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai masukan strategis untuk memperkuat arah kebijakan ekonomi nasional.

“Apindo memandang tantangan ekonomi tidak cukup dijawab dengan diagnosis. Dunia usaha membutuhkan kepastian kebijakan, penyelesaian hambatan secara end-to-end, serta kolaborasi yang berorientasi pada implementasi solusi,” tambahnya. (her)

Tags: ApindoEkonomi Indonesianilai tukar rupiahShinta Kamdani

Berita Terkait.

Ekonomi Sirkular ala PHM: Sampah Organik Berubah Jadi Peluang Usaha Warga
Ekonomi

Ekonomi Sirkular ala PHM: Sampah Organik Berubah Jadi Peluang Usaha Warga

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:01
Trimegah Perkuat Ekosistem Investasi Digital, Trima+ Kini Dilengkapi Transaksi Obligasi dan IPO
Ekonomi

Kredit BCA Tembus Rp1.036 Triliun di Semester I-2026, Cetak Rekor Baru

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:17
Trimegah Perkuat Ekosistem Investasi Digital, Trima+ Kini Dilengkapi Transaksi Obligasi dan IPO
Ekonomi

Trimegah Perkuat Ekosistem Investasi Digital, Trima+ Kini Dilengkapi Transaksi Obligasi dan IPO

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:07
apindo
Ekonomi

Apindo Soroti Mundurnya Perry Warjiyo, Ingatkan Pentingnya Kepastian Kebijakan Moneter

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:12
pnm
Ekonomi

Ketahanan Keuangan Keluarga Dongkrak Kualitas Tumbuh Kembang Anak

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:02
e2s
Ekonomi

Metode Backfill Tailing Dinilai Jadi Solusi Tambang Bawah Tanah yang Lebih Aman dan Ramah Lingkungan

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:48

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1434 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1382 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3021 shares
    Share 1208 Tweet 755
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    730 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    728 shares
    Share 291 Tweet 182
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.