• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Waspadai Ancaman Ebola, DPR Minta Barantin Perketat Pengawasan di Semua Pintu Masuk RI

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 10 Juni 2026 - 17:32
in Nasional
Anggota Komisi IV dari F-PKS Nevi Zuarina

Anggota Komisi IV dari F-PKS Nevi Zuarina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IV DPR RI, Nevi Zuairina, meminta Badan Karantina Indonesia (Barantin) meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat langkah antisipasi untuk mencegah masuknya virus Ebola ke Indonesia. Permintaan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya perhatian dunia terhadap penyebaran virus mematikan itu di sejumlah negara Afrika.

Menurut Nevi, langkah preventif harus dilakukan sejak dini mengingat virus Ebola merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia dan berpotensi menyebar lintas negara melalui pergerakan manusia maupun komoditas.

BacaJuga:

Pertamax Naik 32 Persen, PKS: Kelas Menengah Tertekan dan Picu Migrasi ke BBM Subsidi

Kejagung Kaji Permohonan Justice Collaborator Soni Sonjaya Tersangka Korupsi MBG

KKP Dorong Pengembangan Carbon Capture Storage di Sektor Energi

“Virus Ebola berasal dari hewan liar dan dapat menyebar ke manusia. Karena itu perlu diantisipasi oleh Barantin, terutama dengan memetakan negara-negara yang saat ini sedang mengalami penyebaran wabah,” kata Nevi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Politisi PKS tersebut menilai Badan Karantina Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan biosekuriti nasional, termasuk melindungi keanekaragaman hayati Indonesia dari ancaman virus, penyakit, dan hama yang berasal dari luar negeri.

Nevi mendorong Barantin memperketat pengawasan terhadap komoditas impor, khususnya yang berasal dari negara-negara terdampak wabah. Selain itu, ia meminta seluruh laboratorium karantina yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia memiliki sertifikasi internasional guna meningkatkan kualitas deteksi dan pengawasan.

“Barantin harus benar-benar memantau barang-barang impor dari luar negeri dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, laboratorium berstandar internasional, dan sistem pengawasan yang kuat,” ujarnya.

Meski pengawasan di bandara dan pelabuhan dinilai relatif berjalan baik, Nevi menyoroti masih adanya kerentanan di jalur-jalur darat yang berpotensi menjadi pintu masuk komoditas ilegal tanpa pengawasan memadai.

“Kalau jalur udara dan laut masih bisa dipantau, tetapi jalur darat perlu mendapat perhatian lebih. Pemerintah harus berhati-hati agar Indonesia tidak kemasukan virus atau hama dari luar yang dapat mengancam kesehatan masyarakat maupun keanekaragaman hayati nasional,” tegasnya.

Nevi juga mengingatkan bahwa meskipun hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai masuknya virus Ebola ke Indonesia, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan mengingat penyebaran virus tersebut telah meluas ke sejumlah negara di luar wilayah asalnya.

“Walaupun belum ada indikasi masuk ke Indonesia, kita tidak boleh lengah. Penyebaran Ebola ke berbagai negara menunjukkan bahwa ancaman ini harus diantisipasi secara serius,” pungkas legislator dari Daerah Pemilihan Sumatra Barat II tersebut. (dil)

Tags: BarantinDPR RIKomisi IVpksVirus Ebola

Berita Terkait.

Pertamax Naik 32 Persen, PKS: Kelas Menengah Tertekan dan Picu Migrasi ke BBM Subsidi
Nasional

Pertamax Naik 32 Persen, PKS: Kelas Menengah Tertekan dan Picu Migrasi ke BBM Subsidi

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:15
Kejagung Kaji Permohonan Justice Collaborator Soni Sonjaya Tersangka Korupsi MBG
Nasional

Kejagung Kaji Permohonan Justice Collaborator Soni Sonjaya Tersangka Korupsi MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:05
kkp
Nasional

KKP Dorong Pengembangan Carbon Capture Storage di Sektor Energi

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:03
wamenpar
Nasional

Wamenpar: Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Jaga Daya Saing Pariwisata Bali

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42
macet
Nasional

Tarif Tol Naik Tiap Dua Tahun, DPR Minta Rumus Lama Dikaji Ulang

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:32
Bea Cukai jalin sinergi dengan perguruan tinggi guna menumbuhkan pemahaman mahasiswa terhadap aturan kepabeanan dan cukai serta peran strategis instansi dalam mendukung perekonomian dan keamanan nasional/istimewa
Nasional

Bea Cukai dan Kampus Bersinergi Tumbuhkan Literasi Kepabeanan Generasi Muda

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:30

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1421 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.