INDOPOSCO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama 10 hari antara Lebanon dan Israel. Kesepakatan itu dicapai setelah pembicaraan intensif antara Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun.
“Kedua pemimpin ini telah sepakat bahwa untuk mencapai perdamaian antara dua negara mereka. Mereka akan secara resmi memulai gencatan senjata 10 hari,” kata Trump melalui platform Truth Social pribadinya @realDonaldTrump dilihat Jumat (17/4/2026).
Gencatan senjata akan mulai berlaku pada pukul 10 malam waktu Inggris. Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio kini akan bekerja sama dengan kedua negara guna mewujudkan perdamaian yang langgeng.
Trump mengklaim telah berhasil mempertemukan pemimpin Lebanon dan Israel untuk berunding, sebuah momen yang ia sebut sangat dinantikan mengingat kedua pihak sudah tidak saling bicara selama beberapa dekade.
“Sudah lama sekali sejak kedua pemimpin itu berbicara, sekitar 34 tahun lalu. Itu akan terjadi besok. Bagus!,” celetuk Trump melalui platform Truth Social pribadinya, pada Rabu (15/4/2026).
Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Lebanon pada 8 April 2026, tepat saat Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua pekan untuk meredam ketegangan di Timur Tengah.
Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 254 hingga 357 orang dalam satu hari di berbagai wilayah Lebanon, termasuk Beirut. Menanggapi situasi yang kian genting, sejumlah pemimpin dunia mendesak gencatan senjata segera guna mencegah bertambahnya korban jiwa. (dan)










