INDOPOSCO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan tinggi masih akan mengguyur wilayah barat Sumatera hingga Jawa dalam beberapa waktu ke depan. Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Miming Saepudin menyebut kondisi itu dipicu oleh aktivitas bibit siklon tropis 92S yang terpantau di barat daya Sumatera.
Meskipun bibit siklon tersebut diprediksi semakin menjauhi wilayah Indonesia, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi dalam dua-tiga hari ke depan.
Adapun wilayah yang perlu meningkatkan kesiapsiagaan di antaranya Sumatera bagian tengah dan selatan hingga lampung, kemudian Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Jawa bagian tengah dan selatan.
“Meski semakin menjauh, tapi yang harus dipahami bahwa dampak fenomena ini dapat mempengaruhi kondisi cuaca ekstrem secara lokal,” kata Miming dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
“Sumatera bagian tengah, selatan hingga lampung, kemudian Jawa bagian barat dan tengah hingga DKI Jakarta ini curah hujan tinggi di sore hari sangat berpotensi terjadi,” tambahnya.
Dampak bibit siklon 92S memicu banjir di dua wilayah Indonesia. Di Jawa Tengah, Kota Surakarta (Solo) terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah Solo Raya sejak Selasa (14/4/2026) malam. Berdasarkan data sementara, sebanyak 1.083 kepala keluarga (KK) terdampak musibah tersebut.
Pada periode yang sama, banjir juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi dan peningkatan debit Sungai Cisunggalah hingga menyebabkan tanggul jebol pada Selasa (14/4/2026).
Banjir berdampak pada dua kecamatan, yaitu Majalaya dan Bojongsoang, mencakup empat desa yakni Bojong, Bojongsoang, Bojongsari, dan Tegalluar. Data sementara mencatat sekitar 95 KK atau 250 jiwa terdampak serta 95 unit rumah terdampak. (dan)










