• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Belajar Kelola Sampah dan Lestarikan Mangrove, Siswa Bunyu Diajak Jadi Penjaga Lingkungan

Pertamina EP Bunyu

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 11 Juni 2026 - 13:13
in Nusantara
PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menggandeng Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 di Pulau Bunyu Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara dalam kegiatan edukasi lingkungan dan penanaman pohon, pada Sabtu (30/5/2026). Foto: Dokumen PEP Bunyu Field

PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menggandeng Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 di Pulau Bunyu Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara dalam kegiatan edukasi lingkungan dan penanaman pohon, pada Sabtu (30/5/2026). Foto: Dokumen PEP Bunyu Field

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya menjaga lingkungan tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah dan dunia usaha. Kesadaran juga perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda agar tercipta perubahan yang berkelanjutan.

Berangkat dari semangat tersebut, PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field menggandeng Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Bunyu dalam program edukasi lingkungan dan penanaman pohon untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

BacaJuga:

Gempa Bumi Berturut-turut Guncang Tapanuli Selatan Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

BNPB Catat Sejumlah Karhutla di Jawa Timur Saat Musim Kemarau Tahun Ini

Menkop Melakukan Pencanangan Revitalisasi Tugu Koperasi Tasikmalaya

Mengusung tema global #NowforClimate – Saatnya Bekerja untuk Iklim, kegiatan yang berlangsung di Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, itu melibatkan 28 siswa dan tiga guru dalam berbagai aktivitas edukatif yang bertujuan meningkatkan literasi lingkungan (eco-literacy) generasi muda.

Para siswa mendapatkan pemahaman mengenai dampak sampah terhadap lingkungan, pentingnya penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R), serta peran vital ekosistem mangrove dalam menjaga keseimbangan kawasan pesisir.

Tidak hanya menerima materi di ruang kelas, para peserta juga diajak memahami bagaimana pengelolaan sampah yang baik dapat mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pulau Bunyu. Mereka diperkenalkan pada pemanfaatan sampah organik menjadi kompos serta potensi daur ulang sampah anorganik seperti plastik yang memiliki nilai ekonomi.

Bagi PEP Bunyu, edukasi lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun budaya peduli lingkungan sejak usia sekolah. Terlebih, generasi muda akan menjadi aktor utama yang menentukan kualitas lingkungan hidup di masa depan.

Pjs Senior Manager Bunyu Field, Riza Akbar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa komitmen PEP Bunyu tidak hanya pada ketahanan energi, tetapi juga pada kelestarian lingkungan, terutama di sekitar wilayah operasional,” ujarnya, dikutip Kamis (11/6/2026).

Selain isu pengelolaan sampah, konservasi mangrove menjadi fokus utama dalam kegiatan tersebut. Mangrove dinilai memiliki peran strategis sebagai benteng alami kawasan pesisir dari ancaman abrasi sekaligus penyerap karbon biru (blue carbon) yang efektif dalam mitigasi perubahan iklim.

Bagi dunia pendidikan, keberadaan hutan mangrove juga dapat dimanfaatkan sebagai laboratorium alam yang membantu siswa memahami hubungan antara manusia dan lingkungan secara langsung.

PEP Bunyu menilai bahwa pengenalan fungsi ekologis mangrove sejak dini dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membuka wawasan mengenai peluang ekonomi kreatif berbasis konservasi di masa depan.

Dalam sesi diskusi interaktif, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan menyampaikan berbagai pertanyaan dan ide terkait penghijauan, pengelolaan sampah, hingga perlindungan lingkungan pesisir. Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan aksi penanaman pohon di lingkungan sekolah sebagai simbol komitmen bersama menjaga kelestarian alam Pulau Bunyu.

Riza berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami isu lingkungan, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi muda sebagai agen perubahan yang membawa kebiasaan baik dalam menjaga lingkungan ke rumah dan masyarakat sekitarnya,” katanya.

Apresiasi terhadap program tersebut juga disampaikan Kepala SMP Negeri 2 Bunyu, Muhammad Nakir. Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor industri menjadi langkah positif dalam membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada perusahaan atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup di sekolah kami,” ujarnya.

Nakir menambahkan, melalui kegiatan edukasi dan penanaman pohon, para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam melakukan aksi pelestarian lingkungan.

“Kami berharap sinergi yang baik ini dapat terus berlanjut dalam membentuk generasi yang peduli lingkungan dan berkarakter,” tuturnya.

Di tengah tantangan perubahan iklim yang makin nyata, langkah kecil dari ruang kelas seperti yang dilakukan di Pulau Bunyu menjadi investasi penting untuk masa depan. Sebab, membangun kesadaran lingkungan sejak dini berarti menyiapkan generasi yang mampu menjaga bumi sekaligus menciptakan kehidupan yang lebih berkelanjutan. (srv)

Tags: Hari Lingkungan Hidup Seduniaindustri hulu migasLiterasi LingkunganPEP Bunyu FieldPertamina EP Bunyu Field

Berita Terkait.

gempa
Nusantara

Gempa Bumi Berturut-turut Guncang Tapanuli Selatan Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

Senin, 27 Juli 2026 - 08:15
karhutla
Nusantara

BNPB Catat Sejumlah Karhutla di Jawa Timur Saat Musim Kemarau Tahun Ini

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:19
menkop
Nusantara

Menkop Melakukan Pencanangan Revitalisasi Tugu Koperasi Tasikmalaya

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:17
Kelola SPPG, Yayasan Jaya Sehat Nusantara Fokus Dukung Program Gizi Nasional
Nusantara

Kelola SPPG, Yayasan Jaya Sehat Nusantara Fokus Dukung Program Gizi Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:32
Dedikasi Mantri BRI Hadirkan Layanan Keuangan bagi Masyarakat Pedalaman Toraja Utara
Nusantara

Dedikasi Mantri BRI Hadirkan Layanan Keuangan bagi Masyarakat Pedalaman Toraja Utara

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:06
AMMAN Tuntaskan Smelter Tembaga Terintegrasi, Siap Dongkrak Nilai Tambah Mineral Nasional
Nusantara

PHI Dorong Kualitas SDM Sejak Dini Melalui Program Kesehatan dan Pendidikan Anak di Kalimantan

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:06

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1425 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2941 shares
    Share 1176 Tweet 735
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.