• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kisah Inspiratif Kader Posyandu Air Jamban Bangun Dapur Sehat untuk Generasi Bebas Stunting

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 6 April 2026 - 12:13
in Nusantara
Kader

Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau menginisiasi dapur sehat dalam upaya menghadirkan makanan bergizi pencegahan stunting. Foto: PHR

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah gencarnya upaya penurunan angka stunting di Riau, kisah inspiratif datang dari seorang kader Posyandu di Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Namanya Yulianti. Lebih dari tiga dekade ia mengabdikan diri di Pos Pelayanan Terpadu, menjadi saksi sekaligus pejuang kesehatan ibu dan anak di lingkungannya.

Namun perjuangan Yulianti tidak berhenti pada rutinitas Posyandu. Bersama kader lain, ia kini menginisiasi Dapur Sehat Ruko Permata, gerakan swadaya yang mengolah makanan bergizi bagi balita dan ibu hamil sebagai langkah nyata melawan stunting.

BacaJuga:

PHM Gelar SHU Ecovation Day, Bantu Anak di Delta Mahakam Jaga Kesehatan Mata

Transportasi NTT Diguncang Gempa, Menhub: Pelabuhan dan Bandara Terdampak

Pasca-Gempa M 7,7 NTT: Jalan Macet dan Listrik Padam, BNPB Kirim Helikopter

Langkah ini lahir dari kegelisahan panjang

Selama bertahun-tahun, Yulianti menghadapi tantangan rendahnya pemahaman masyarakat tentang gizi seimbang. Tidak jarang ia mendapat penolakan halus saat melakukan kunjungan rumah. Di sisi lain, keterbatasan ekonomi membuat pangan bergizi bukan menjadi prioritas banyak keluarga.

“Dulu kami sering bingung harus mulai dari mana, bahkan sempat menghadapi penolakan saat datang ke rumah warga,” kenang Yulianti.

Perubahan mulai terasa saat hadirnya dukungan dari PT Pertamina Hulu Rokan melalui Program PHR Peduli Stunting (PENTING). Para kader mendapatkan pelatihan pengolahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis komunitas serta pendampingan intensif.

Dukungan ini mengubah pola kerja kader Posyandu di Air Jamban. Mereka tidak lagi sekadar menjalankan rutinitas pelayanan, tetapi mampu mengolah PMT secara mandiri melalui dapur sehat. Pendekatan personal yang dilakukan secara sabar pun perlahan menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

Hasilnya mulai terlihat nyata. Kader Posyandu kini lebih solid, aktif, dan memiliki kapasitas dalam mengedukasi serta mengolah nutrisi lokal. Masyarakat semakin terbuka terhadap edukasi gizi dan rutin memantau tumbuh kembang anak di Posyandu.

Di wilayah Air Jamban saja, upaya ini telah menjangkau 22 penerima manfaat langsung, terdiri dari 15 balita dan 7 ibu hamil. Secara lebih luas, Program PENTING telah memberikan manfaat kepada 908 orang di 22 desa di Riau melalui edukasi pencegahan stunting untuk masyarakat umum, ibu hamil, hingga remaja sekolah.

Distribusi PMT dan PKMK bahkan telah menjangkau 395 penerima manfaat langsung, meliputi 301 balita stunting atau berisiko stunting serta 94 ibu hamil dengan kondisi KEK atau berisiko tinggi.
Bagi Yulianti, hasil paling berharga bukanlah angka, melainkan perubahan nyata di lingkungan sekitarnya.

“Saat melihat anak-anak mulai tumbuh lebih sehat dan para ibu semakin peduli dengan gizi keluarganya, rasanya semua proses, lelah, dan tantangan yang kami lalui benar-benar terbayar,” ujarnya.

Manager Community Involvement & Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal, menilai perjuangan kader di Air Jamban menjadi pelajaran nyata tentang ketangguhan masyarakat akar rumput.

“Menyaksikan perjuangan Ibu Yulianti dan rekan-rekan kader di Air Jamban adalah pelajaran nyata tentang ketangguhan. Dari sebuah dapur swadaya, mereka bukan hanya menyiapkan menu tambahan, tetapi membangun benteng pertahanan untuk masa depan generasi yang lebih baik,” katanya, Senin (6/4/2026).

Momentum Hari Kesehatan Internasional pada 7 April 2026 menjadi refleksi bahwa akses kesehatan dan kesadaran gizi bukan sekadar teori. Di Air Jamban, hal itu telah menjelma menjadi aksi nyata yang lahir dari kemandirian masyarakat, dimulai dari dapur sederhana yang kini menjadi harapan besar bagi generasi bebas stunting. (srv)

Tags: Dapur SehatKader PosyanduPHRPHR Peduli Stuntingposyandustunting

Berita Terkait.

SHU-Ecovation-Day
Nusantara

PHM Gelar SHU Ecovation Day, Bantu Anak di Delta Mahakam Jaga Kesehatan Mata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:07
Petugas
Nusantara

Transportasi NTT Diguncang Gempa, Menhub: Pelabuhan dan Bandara Terdampak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:35
Warga
Nusantara

Pasca-Gempa M 7,7 NTT: Jalan Macet dan Listrik Padam, BNPB Kirim Helikopter

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25
Petugas-BNPB
Nusantara

BNPB Ralat Data Korban Gempa NTT: Meninggal Dunia 1 Orang, 4 Luka-luka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:04
Gempa
Nusantara

Gempa M 7 Guncang NTT, 2 Ribu Warga Nagekeo Mengungsi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:02
Seismograf
Nusantara

Kondisi Muka Laut Aman, Peringatan Dini Tsunami Pasca-Gempa NTT Berakhir

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:01

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1168 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3744 shares
    Share 1498 Tweet 936
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.