INDOPOSCO.ID – Ketua Parlemen Iran melontarkan sindiran tajam terhadap upaya Amerika Serikat dalam misi pencarian pilot jet tempur F-15 yang jatuh di wilayah Iran.
“Setelah mengalahkan Iran 37 kali berturut-turut, perang brilian tanpa strategi yang mereka mulai ini kini telah diturunkan statusnya dari ‘pergantian rezim’ menjadi ‘hei! Adakah yang bisa menemukan pilot kami? Tolong?’,” tulis Mohammad Bagher Ghalibaf dalam akun X miliknya @mb_ghalibaf, Sabtu (4/4/2026).
Hal itu tampaknya merujuk pada narasi yang dibangun Amerika Serikat selama perang; Presiden Donald Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth berulang kali menegaskan bahwa Iran telah ‘dihancurkan’.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat sesumbar telah mengembalikan Iran kembali ke zaman batu. “Kami telah membuat mereka mundur 15-20 tahun,” tutur Trump terpisah awal pekan ini.
“Mereka tidak punya angkatan laut, tidak punya militer, tidak punya,” tambahnya.
Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim telah menembak jatuh jet tempur F-35 Amerika Serikat untuk kedua kalinya di atas wilayah udara Iran tengah.
Dalam unggahan di kanal Telegram resminya, Kantor Berita Fars melaporkan jet tersebut hancur total saat jatuh. Hingga kini, belum ada informasi mengenai nasib pilot akibat parahnya kerusakan pada badan pesawat.
Sementara itu, laporan lainnya dari Kantor Berita Mehr Iran menyebutkan ledakan dahsyat yang menyertai kecelakaan itu memperkecil peluang pilot untuk menyelamatkan diri menggunakan kursi pelontar.
“Kemungkinan kecil pilot berhasil melontarkan diri akibat ledakan hebat dari kecelakaan tersebut,” tulis laporan Kantor Berita Mehr Iran seperti dilansir dari Al Jazeera, Jumat (3/4/2026). (dan)










