• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pesan Penting Pengamat di Tengah Kebijakan Efisiensi Nasional

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 3 April 2026 - 10:38
in Headline
mbg

Ilustrasi - Implementasi program MBG di sekolah dasar, diharapkan memberi dampak nyata dan berkelanjutan, bukan sekadar solusi jangka pendek. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah dinamika geopolitik global yang semakin tak menentu, respons pemerintah yang terkesan kalem justru menuai apresiasi dari analis komunikasi politik Hendri Satrio. Ia melihat langkah pemerintah dalam merilis delapan kebijakan efisiensi dan transformasi budaya kerja nasional per 1 April 2026 sebagai sinyal ketenangan yang penting.

Meski demikian, pria yang akrab disapa Hensa itu mengingatkan bahwa sikap tenang tidak boleh berhenti sebagai tampilan komunikasi semata. Ia menekankan perlunya kebijakan yang tidak hanya rapi di permukaan, tetapi juga matang secara perhitungan dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

BacaJuga:

Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Tewas, Polisi Pastikan Penyelidikan Belum Rampung

Sanksi Pidana untuk Perilaku LGBT Dapat Diterapkan Jika Ada Konsensus Nasional

Pemidanaan Pelaku LGBT Bisa Diterapkan, Jika Jadi Kesepakatan Nasional

“Apresiasi dengan ketenangan pemerintah dalam menyampaikan kebijakan di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu ini,” ujar Hensa melalui gawai, Jumat (3/4/2026).

“Tapi yang diharapkan ini adalah sebuah ketenangan yang dibarengi dengan kebijakan yang strategis, yang di mana hitung-hitungannya itu tepat dan sustain, sehingga memang dalam jangka waktu lama, kita bisa bertahan dengan fundamental ekonomi yang baik dan masyarakat tetap sejahtera,” lanjutnya.

Lebih jauh, Hensa menyoroti agar langkah komunikasi pemerintah tidak berhenti pada efek menenangkan publik sesaat. Ia mengingatkan bahwa publik membutuhkan lebih dari sekadar rasa aman jangka pendek—yakni kepastian arah kebijakan yang konsisten.

Menurutnya, keberlanjutan kebijakan menjadi kunci utama agar masyarakat tidak hanya merasa tenang, tetapi juga benar-benar merasakan hasil nyata dari kebijakan tersebut.

“Jangan sampai kemudian press conference kemarin itu hanya sebatas menenangkan dalam jangka waktu tertentu, jadinya kan nggak sustain karena kita semua mengharapkan pemerintah setelah press conference kemarin itu membuat kebijakan-kebijakan yang ujungnya adalah kebijakan yang sustain dengan hitungan-hitungan tepat dan tidak bersifat sementara,” terangnya.

Di sisi lain, Hensa juga menyinggung pentingnya strategi komunikasi pemerintah dalam membangun kesadaran publik. Ia menilai bahwa menyampaikan pesan kewaspadaan bukanlah hal yang harus dihindari.

Baginya, masyarakat justru perlu sesekali diingatkan agar tetap siaga menghadapi kemungkinan perubahan besar yang datang tiba-tiba.

“Sebenarnya tidak apa-apa membuat masyarakat waspada dengan gaya komunikasi tertentu, pesan waspada itu nggak akan bikin panik. Tapi jangan meninabobokan masyarakat,” jelas founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

“Kenapa? Pada saat nanti masyarakat ketiduran, lengah, kemudian terjadi perubahan geopolitik yang cukup dahsyat, justru masyarakatnya kaget dan gelagapan seperti tahun 1998, kasihan yang tidak siap,” tambahnya.

Sebagai informasi, pemerintah sebelumnya telah merilis delapan kebijakan strategis sebagai respons atas situasi global. Di antaranya adalah penerapan kerja dari rumah (WFH) bagi ASN setiap hari Jumat, pengurangan penggunaan kendaraan dinas hingga 50 persen, serta pemangkasan perjalanan dinas baik dalam negeri maupun luar negeri.

Selain itu, ada penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan fokus pada makanan segar lima hari dalam sepekan, keberlanjutan pembelajaran tatap muka di sekolah, refocusing anggaran non-prioritas yang berpotensi menghemat Rp130,2 triliun, serta langkah di sektor energi melalui efisiensi nasional dan percepatan implementasi biodiesel B50. (her)

Tags: Analis Komunikasi PolitikEfisiensiHendri SatrioHensambg

Berita Terkait.

Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak dan Pesan Terakhir
Headline

Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Tewas, Polisi Pastikan Penyelidikan Belum Rampung

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:12
lgbt
Headline

Sanksi Pidana untuk Perilaku LGBT Dapat Diterapkan Jika Ada Konsensus Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:08
md
Headline

Pemidanaan Pelaku LGBT Bisa Diterapkan, Jika Jadi Kesepakatan Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:54
Pelibatan KPK dalam Kasus Febrie Adriansyah Jadi Sinyal Prabowo Serius Berantas Korupsi, tapi…
Headline

Pelibatan KPK dalam Kasus Febrie Adriansyah Jadi Sinyal Prabowo Serius Berantas Korupsi, tapi…

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:47
Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah
Headline

Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:15
Febrie ke Presiden: Saya Mohon Maaf, Siap Mempertanggungjawabkan Diri
Headline

Febrie ke Presiden: Saya Mohon Maaf, Siap Mempertanggungjawabkan Diri

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1424 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2931 shares
    Share 1172 Tweet 733
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.