• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Yaqut Ditahan, Nama-Nama Lain Mulai Terkuak dalam Skandal Kuota Haji

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 17 Maret 2026 - 15:05
in Headline
Yaqut-Cholil-Qoumas

Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas (tengah) mengenakan rompi tahanan setelah diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/3/2026). Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj/pri.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 12 Maret 2026 menjadi perhatian luas masyarakat.

Sebagian publik mengapresiasi langkah tersebut sebagai bentuk keseriusan penegakan hukum dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.

BacaJuga:

Dasco Serukan Semangat 1928, Pengamat Politik Minta Persatuan Dibuktikan Lewat Kerja Negara

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra Dorong Kementerian Terkait Buka Suara

Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Usai Digerebek, Mafirion Desak LPSK Turun Tangan

Namun di sisi lain, muncul pertanyaan yang tak kalah penting: mengapa baru Yaqut yang ditahan?

Padahal, sebelumnya KPK telah menyebut sejumlah nama yang diduga terlibat dalam perkara ini.

Daftar Nama yang Disebut KPK

Dalam konferensi pers, KPK menyebut beberapa pihak yang diduga memiliki peran dalam kasus tersebut, di antaranya Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex), Staf Khusus Menag; Fuad Hasan Masyhur, Dewan Pembina Forum SATHU sekaligus pemilik biro haji; Hilman Latief, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah; Rizky Fisa Abadi, eks Kasubdit Kemenag; dan M Agus Syafi’, Kasubdit Kemenag periode 2024.

Nama-nama tersebut kini menjadi perhatian publik dan dinilai sebagai “pekerjaan rumah” bagi KPK untuk dijelaskan lebih lanjut.

Peran Kunci di Balik Skema Kuota

KPK mengungkap bahwa dugaan penyimpangan bermula dari pengaturan kuota haji tambahan dari Arab Saudi yang seharusnya digunakan untuk mengurangi antrean panjang jemaah reguler.

Namun dalam praktiknya, kuota tambahan justru dibagi dengan skema 50:50 antara haji reguler dan haji khusus, berbeda dari ketentuan undang-undang yang mengatur komposisi 92 persen untuk reguler dan 8 persen untuk khusus.

Peran Gus Alex hingga Dugaan Aliran Dana

Gus Alex disebut memiliki peran sentral sejak 2023 hingga 2024. Ia diduga mengarahkan perubahan skema kuota menjadi 50:50, mengatur aspek administratif agar tidak terlihat melanggar aturan, dan memerintahkan pengumpulan dana percepatan haji khusus.

Dana tersebut dikumpulkan dari biro haji dengan nilai mencapai ribuan dolar AS per jemaah. Sebagian dana diduga mengalir ke sejumlah pihak, termasuk pejabat di Kementerian Agama.

Peran Biro Haji dan Pejabat Kemenag

Sementara itu, Fuad Hasan Masyhur disebut aktif mendorong agar kuota haji khusus mendapatkan porsi lebih besar.

Ia diduga memperoleh keuntungan dari upaya tersebut melalui jaringan biro haji.

Di sisi lain, Hilman Latief disebut terlibat dalam pengusulan skema pembagian kuota, termasuk menyusun draf kerja sama dengan Arab Saudi.

Sedangkan Rizky Fisa Abadi dan M Agus Syafi’ diduga berperan dalam pengumpulan dana percepatan haji khusus dari biro haji.

Dugaan Uang untuk Pansus DPR

KPK juga mengungkap adanya dugaan upaya pemberian dana sekitar 1 juta dolar AS kepada Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR RI.

Namun, upaya tersebut disebut tidak berhasil. KPK menyatakan detail lebih lanjut akan diungkap dalam persidangan.

Dalam penjelasannya, KPK menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan keagamaan tidak terlibat, meski ada individu yang terseret. Presiden saat itu hanya berperan dalam upaya penambahan kuota haji, bukan pada teknis pembagian.

“Masalah pembagian kuota itu teknis dan menjadi kewenangan menteri terkait,” ujar Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu.

Publik Menunggu Ketegasan KPK

Kasus ini menyangkut harapan jutaan calon jemaah haji reguler yang harus menunggu hingga puluhan tahun, bahkan mencapai 47 tahun di beberapa daerah.

Karena itu, publik berharap KPK tidak berhenti pada satu tersangka saja. Transparansi dan kejelasan perkembangan penyidikan menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Jika tidak, penanganan kasus ini berpotensi menimbulkan tanda tanya besar di tengah publik yang menunggu keadilan ditegakkan secara menyeluruh. (dam)

Tags: korupsiKPKkuota hajiyaqut cholil qoumas

Berita Terkait.

Dasco
Headline

Dasco Serukan Semangat 1928, Pengamat Politik Minta Persatuan Dibuktikan Lewat Kerja Negara

Minggu, 1 November 2026 - 10:16
DPR: RUU Perampasan Aset Harus Pastikan Korban Kejahatan Ekonomi Mendapat Ganti Rugi
Headline

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra Dorong Kementerian Terkait Buka Suara

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:03
Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Usai Digerebek, Mafirion Desak LPSK Turun Tangan
Headline

Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Usai Digerebek, Mafirion Desak LPSK Turun Tangan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:21
Soroti Kehadiran Raffi Ahmad Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Andovi da Lopez: Jangan Sembunyi di Balik Ketidaktahuan
Headline

Soroti Kehadiran Raffi Ahmad Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Andovi da Lopez: Jangan Sembunyi di Balik Ketidaktahuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:59
Andovi da Lopez Kritik Keras Raffi Ahmad Hadir Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Dinilai Deligitimasi Aksi Murni
Headline

Andovi da Lopez Kritik Keras Raffi Ahmad Hadir Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Dinilai Deligitimasi Aksi Murni

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:26
tohir
Headline

Film The Longest Wait Pukau Erick Thohir, Ungkap Kesan di Balik Kisah Pengorbanan Skuad Garuda

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:43

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5157 shares
    Share 2063 Tweet 1289
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1006 shares
    Share 402 Tweet 252
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.