• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Dinkes Jatim Uji Sampel Jajanan Takjil Ramadhan PKL di Kota Madiun

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 10 Maret 2026 - 06:01
in Daerah
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur bersama Dinkes PPKB Kota Madiun melakukan uji sampel guna memeriksa kandungan bahan makanan takjil yang dijual para pedagang di Taman Bantaran Kota Madiun, Senin (9/3/2026). ANTARA/Louis Rika

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur bersama Dinkes PPKB Kota Madiun melakukan uji sampel guna memeriksa kandungan bahan makanan takjil yang dijual para pedagang di Taman Bantaran Kota Madiun, Senin (9/3/2026). ANTARA/Louis Rika

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur bersama Dinkes PPKB Kota Madiun melakukan uji sampel untuk memeriksa kandungan bahan makanan takjil yang dijual para pedagang kaki lima (PKL) di Taman Bantaran dalam momentum Ramadhan 1447 Hijriah.

Sanitarian Dinkes Provinsi Jawa Timur Yenni Dwi Kurniawaty di Madiun, Senin (9/3/2026), mengatakan sidak tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Kesehatan terkait pengawasan makanan takjil. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahan pangan yang dijual aman dikonsumsi oleh masyarakat.

BacaJuga:

Kian Meluas, BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Papua Selatan

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Meriahkan HUT ke-6, Pemprov Banten Gelar Festival Jawara UMKM dan Kuliner

“Pemeriksaan takjil ini pada dasarnya rutin dilakukan setiap tahun. Hari ini kami melakukan pemeriksaan di Taman Bantaran sebagai titik sampling, karena sebelumnya Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun sudah melakukan pemeriksaan di kawasan Bunderan Taman,” ujar Yenni.

Menurutnya, dalam sidak tersebut timnya mengambil sampel dari 10 jenis makanan dan minuman secara acak yang dijual pedagang. Beberapa di antaranya es buah, pentol bakso, risol mayo, cilok, jelly, hingga minuman dalam kemasan.

Dari jumlah tersebut, enam sampel langsung diperiksa secara kimia menggunakan metode uji cepat di lokasi. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif dari kandungan bahan berbahaya.

“Enam sampel yang diuji secara kimia di tempat hasilnya negatif semua,” kata Yenni.

Sementara itu, empat sisa sampel lainnya akan menjalani pemeriksaan mikrobiologi di laboratorium. Proses tersebut membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua hari, karena harus melalui tahap pengembangbiakan bakteri.

“Kami berharap seluruh hasil pemeriksaan sampel takjil yang diambil hari ini juga menunjukkan hasil negatif,” katanya.

Ia menambahkan melalui kegiatan tersebut timnya juga melakukan edukasi kepada pedagang untuk menjual makanan dan minuman dengan menggunakan bahan yang sehat dan tidak berbahaya. Pengujian secara metode rapid test atau uji cepat tersebut guna mengantisipasi pada empat parameter bahan berbahaya, yakni metanil yellow, rhodamin B, boraks, dan formalin.

Pihaknya juga mengedukasi para konsumen agar teliti dan bijak dalam membeli jajanan. Ia meminta konsumen mengantisipasi jajanan yang memiliki warna terlalu mencolok, karena rawan menggunakan pewarna yang berbahaya.

Sementara, dalam kegiatan itu petugas juga menemukan pedagang yang menjual jajanan Ciki bull yang menggunakan dry ice di kawasan Bantaran.

Menurut Yenni, temuan tersebut menjadi perhatian, karena penggunaan nitrogen cair atau dry ice sempat menjadi sorotan pada 2024 dan telah dilarang. Saat itu, pemerintah telah mengeluarkan surat edaran dari Kementerian Kesehatan, BPOM, dan Pemprov Jatim yang melarang konsumsi makanan tersebut.

Karenanya, temuan penjualan dry ice akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pembinaan bagi pelaku usaha. Pihaknya juga akan berkoordinasi lintas daerah, karena produk tersebut diketahui diproduksi di luar Kota Madiun.

Dinas Kesehatan terus melakukan pengawasan dan pembinaan keamanan pangan seiring banyaknya penjual takjil dadakan selama Ramadhan guna memastikan warga Kota Madiun mengonsumsi makanan yang aman dan sehat. (ney)

Tags: Dinkes JatimJawa timurTakjil Ramadan

Berita Terkait.

Kian Meluas, BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Papua Selatan
Daerah

Kian Meluas, BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Papua Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:01
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Daerah

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:17
Meriahkan HUT ke-6, Pemprov Banten Gelar Festival Jawara UMKM dan Kuliner
Daerah

Meriahkan HUT ke-6, Pemprov Banten Gelar Festival Jawara UMKM dan Kuliner

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:43
bc2
Daerah

Operasi di Tol Semarang-Solo, Bea Cukai Tindak Truk Bermuatan 1,8 Juta Batang Rokok Ilegal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:02
bc
Daerah

Bea Cukai Tegal Musnahkan 5 Juta Batang Rokok dan 43,2 Liter Minuman Beralkohol Ilegal Senilai Rp7,93 Miliar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:38
bpom
Daerah

Polda Jatim Tetapkan Tersangka Penanganan Kasus Dugaan Penyalahgunaan NA BPOM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:26

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5157 shares
    Share 2063 Tweet 1289
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1152 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1004 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.