• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Sambut Lebaran, Waspadai Penipuan Online Shop Mengatasnamakan Bea Cukai

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 27 Februari 2026 - 11:47
in Nasional
Gerakan Stop, Cek, Lapor dalam mencegah penipuan berkedok mengatasnamakan Bea Cukai. Foto: Humas Bea Cukai

Gerakan Stop, Cek, Lapor dalam mencegah penipuan berkedok mengatasnamakan Bea Cukai. Foto: Humas Bea Cukai

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Belanja online jelang Lebaran seharusnya jadi momen menyenangkan, mulai dari berburu baju baru di marketplace, hampers untuk kerabat, hingga promo Hari Raya yang menggiurkan. Namun di balik euforia itu, muncul ancaman penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai melalui modus online shop fiktif.

Dalam hal ini, korban diminta membayar “bea masuk” atau “biaya penahanan paket” atas barang yang sebenarnya tidak pernah ada. Uang THR melayang, barang tak datang. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk menerapkan gerakan STOP, CEK, LAPOR! agar tak terjebak skenario yang merugikan.

BacaJuga:

Kementerian UMKM Optimistis PEWIRA Percepat Terciptanya Wirausaha Berdaya Saing

Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 

Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, mengungkapkan bahwa pola ini berulang setiap tahun. “Data historis menunjukkan penipuan mengatasnamakan Bea Cukai dengan modus online shop meningkat menjelang libur Hari Raya Idul Fitri. Pelaku memanfaatkan tingginya aktivitas belanja masyarakat dan kondisi psikologis yang cenderung kurang waspada,” ujar Budi Prasetiyo dalam keterangannya, dikutip Jumat (27/2/2026).

Berdasarkan data historis laporan pengaduan penipuan tahun 2025, terlihat jelas adanya pola pemanfaatan momentum tertentu oleh pelaku. Peningkatan laporan terjadi pada Maret 2025, bertepatan dengan momentum hari raya. Modus online shop mendominasi, melonjak dari 342 laporan pada Februari menjadi 505 laporan pada Maret. Pergeseran ini menunjukkan bahwa pelaku aktif menyesuaikan modus dengan konteks sosial yang sedang berlangsung.

Momentum Hari Raya dimanfaatkan karena banyak masyarakat sedang fokus pada persiapan mudik dan kebutuhan Lebaran. Di sisi lain, periode libur panjang kerap dimanfaatkan penipu karena korban kesulitan melakukan verifikasi langsung ke kantor resmi. Pelaku biasanya mengirimkan tangkapan layar invoice palsu, resi pengiriman fiktif, atau surat elektronik berlogo Bea Cukai yang tampak meyakinkan. Korban lalu diminta mentransfer sejumlah uang ke rekening pribadi dengan dalih biaya kepabeanan.

Bea Cukai menegaskan bahwa seluruh pembayaran kewajiban kepabeanan dilakukan melalui mekanisme resmi dan tidak pernah meminta transfer ke rekening pribadi atas nama individu. Masyarakat perlu curiga apabila menerima pesan mendesak yang meminta pembayaran cepat dengan ancaman paket disita atau dikembalikan.

Untuk itu, gerakan STOP, CEK, LAPOR! menjadi langkah perlindungan yang relevan, khususnya di masa jelang Idul Fitri. Stop, jangan panik atau terburu-buru mentransfer dana. Cek, pastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi Bea Cukai. Lapor, sampaikan dugaan penipuan agar dapat segera ditindaklanjuti dan mencegah korban lainnya.

Informasi mengenai berbagai modus penipuan dan kanal pelaporan dapat diakses melalui laman resmi www.beacukai.go.id/amanbersama. Edukasi publik menjadi kunci agar masyarakat tidak mudah terkecoh oleh tampilan dokumen palsu yang sekilas terlihat resmi.

Budi menegaskan pentingnya kewaspadaan kolektif. “Kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan sebelum melakukan pembayaran apa pun yang mengatasnamakan Bea Cukai. Jangan ragu untuk melapor jika menemukan indikasi penipuan. Dengan STOP, CEK, LAPOR!, kita bisa menjaga momen Lebaran tetap aman dan penuh makna,” pungkasnya. Jangan sampai semangat menyambut hari kemenangan berubah jadi kerugian. (ipo)

Tags: Bea CukailebaranOnline Shoppenipuanpenipuan onlineRamadan 2026

Berita Terkait.

Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 
Nasional

Kementerian UMKM Optimistis PEWIRA Percepat Terciptanya Wirausaha Berdaya Saing

Senin, 27 Juli 2026 - 23:31
Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 
Nasional

Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 

Senin, 27 Juli 2026 - 23:01
Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 
Nasional

Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 

Senin, 27 Juli 2026 - 22:45
Kasus Eks Jampidsus, Ketua PBNU: Jangan Surutkan Semangat Berantas Korupsi
Nasional

Kasus Eks Jampidsus, Ketua PBNU: Jangan Surutkan Semangat Berantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 - 22:32
Head & Shoulders Gelar Super Cool Run 2026, Padukan Olahraga dan Edukasi Perawatan Kulit Kepala
Nasional

Uni Eropa Dukung 90 Mahasiswa Indonesia Lanjut Studi Magister Lewat Erasmus Mundus

Senin, 27 Juli 2026 - 22:04
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 
Nasional

Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI 

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2979 shares
    Share 1192 Tweet 745
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.