• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kasus Alumni Ditindak, LPDP Tegaskan Pengawasan Ketat Jaga Integritas Dana Abadi

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 26 Februari 2026 - 10:02
in Nasional
Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto memberikan keterangan pers usai media briefing di Jakarta, Rabu (25/2/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto memberikan keterangan pers usai media briefing di Jakarta, Rabu (25/2/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan memperkuat pengawasan dan tata kelola program beasiswa sebagai bagian dari komitmen menjaga integritas dana abadi pendidikan dan memastikan kontribusi nyata penerima beasiswa bagi pembangunan nasional.

Pengawasan dilakukan melalui laporan akademik berkala selama masa studi, pemantauan mobilitas internasional bersama Direktorat Jenderal Imigrasi, serta koordinasi dengan perwakilan RI di luar negeri, termasuk KBRI dan KJRI.

BacaJuga:

DPD RI Desak Prabowo Bentuk Satgas Antipungli di Kantor Imigrasi

Menteri Rini Tancap Gas, Birokrasi Dibikin Makin Lincah dan Serba Digital

Penghulu Diperkuat, KUA Didorong Jadi Simpul Pembangunan Masyarakat

Selain itu, LPDP menyediakan kanal pengaduan publik untuk meningkatkan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan program.

Direktur Utama LPDP Sudarto menegaskan bahwa orientasi program kini bukan hanya pada akses pendidikan, tetapi dampak konkret bagi daya saing bangsa.

“Mulai 2021–2026, program beasiswa diarahkan secara lebih terukur pada bidang-bidang strategis, termasuk STEM, industri pangan dan maritim, energi, kesehatan, pertahanan, digitalisasi—termasuk kecerdasan buatan dan semikonduktor—serta hilirisasi, manufaktur, material maju, kewirausahaan, dan industri kreatif,” ujar Sudarto dalam media briefing di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Terkait kasus yang melibatkan alumni DS dan AP, LPDP menyatakan sedang memproses penindakan sesuai ketentuan. Terhadap AP, LPDP telah menjatuhkan sanksi berupa kewajiban mengembalikan seluruh dana beasiswa yang diterima beserta tambahan denda bunga.

LPDP menegaskan bahwa setiap langkah penindakan dilakukan secara objektif, proporsional, dan transparan, serta mendorong masyarakat memanfaatkan kanal pengaduan resmi jika memiliki informasi relevan.

“LPDP juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kanal pengaduan resmi apabila memiliki informasi yang relevan, sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga nama baik dan kepercayaan publik terhadap program beasiswa negara,” ucap Sudarto.

LPDP mencatat alumni telah berkiprah di berbagai sektor strategis, mulai dari pemerintahan, akademisi, riset, tenaga kesehatan, industri kreatif, hingga kewirausahaan inovatif. Di tingkat daerah, alumni berperan sebagai penggerak pembangunan, penguatan layanan publik, serta inovasi berbasis lokal.

“Untuk memperkuat dampak alumni, LPDP mengembangkan integrasi antara beasiswa, riset, dan industri, serta platform Talenta LPDP guna mempercepat penyerapan lulusan di sektor prioritas nasional,” ungkap Sudarto.

Dengan penguatan tata kelola, pengawasan, dan transformasi kebijakan berbasis dampak, LPDP menegaskan posisinya sebagai instrumen strategis negara dalam membangun ekosistem talenta nasional.

“LPDP terus melakukan perbaikan di sisi regulasi, sistem aplikasi, dan organisasi, serta memperkuat jejaring (network) baik di dalam negeri maupun luar negeri. Dengan strategi tersebut, LPDP berharap mampu mempercepat lahirnya SDM kelas dunia yang menjadi lokomotif inovasi dan daya saing Indonesia menuju 2045,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, masyarakat Indonesia beberapa hari ini digemparkan dengan video viral penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas, yang menyatakan “cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan”. Video itu pun sampai mencuri perhatian khusus Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Sebagaimana diketahui, LPDP merupakan badan layanan umum (BLU) di bawah pengelolaan Kementerian Keuangan yang dipimpin oleh Purbaya.

Awalnya, Dwi Sasetyaningtyas mengunggah video yang memamerkan dirinya telah mendapatkan surat dari Home Office Britania Raya soal kewarganegaraan Inggris bagi anak keduanya.

Dalam video tersebut, dia mengungkapkan: “I know the world seems unfair. Tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu.”

Warganet pun meradang terkait dengan pernyataannya tersebut karena seperti diketahui, Dwi dan suaminya, Arya Iwantoro juga merupakan penerima beasiswa LPDP.

Seusai videonya viral dan mendapat respons dari masyarakat tanah air, Dwi menyatakan permohonan maaf. Dia mengatakan pernyataan yang viral itu lahir sepenuhnya dari rasa kecewa, lelah, dan frustrasi pribadi sebagai Warga Negara Indonesia terhadap berbagai kondisi yang dia rasakan. (her)

Tags: BeasiswaDana Abadi PendidikanKasus Alumni LPDPKemenkeuLPDPSudarto

Berita Terkait.

Filep
Nasional

DPD RI Desak Prabowo Bentuk Satgas Antipungli di Kantor Imigrasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:40
Rini
Nasional

Menteri Rini Tancap Gas, Birokrasi Dibikin Makin Lincah dan Serba Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:08
Short-Course
Nasional

Penghulu Diperkuat, KUA Didorong Jadi Simpul Pembangunan Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:25
Aher
Nasional

Soroti Ketidakpastian Aturan Fasum-Fasos, BAM DPR Siap Kawal Nasib Sekolah Swasta

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:15
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Nasional

Pimpinan DPD Dorong Pembenahan Menyeluruh MBG, Ingatkan Jangan Timbulkan Masalah Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:05
Rantang
Nasional

Kasus BGN Jadi Alarm Keras, Said Didu: MBG Jangan Sampai Jadi Bancakan Pejabat

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:39

BERITA POPULER

  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1430 shares
    Share 572 Tweet 358
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    839 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.