• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Komnas HAM Soroti Dugaan Penganiayaan Bripda DP, Minta Polri Utamakan HAM

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 24 Februari 2026 - 16:16
in Headline
anis

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Komnas HAM RI, Jakarta, Selasa (24/2/2026). Foto: ANTARA/Fath Putra Mulya

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komnas HAM Anis Hidayah menegaskan bahwa nilai dan prinsip hak asasi manusia harus terus diarusutamakan di internal Polri.

Pernyataan itu disampaikan Anis menyusul dugaan penganiayaan terhadap anggota Polri berpangkat Bripda berinisial DP yang meninggal dunia di Asrama Polisi, kompleks Polda Sulawesi Selatan.

BacaJuga:

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

3 Jurus Baru JKN Diluncurkan, BPJS Watch: Jangan Reformasi Cuma Ganti Nama Masalah

Tersangka Korupsi MBG Bertambah, Komisaris Penyedia Motor Listrik Ditahan

Menurut Anis, praktik kekerasan di lingkungan aparat tidak boleh lagi dianggap sebagai hal biasa atau bagian dari kultur institusi. Ia mengingatkan bahwa Indonesia telah meratifikasi Konvensi Internasional Menentang Penyiksaan hampir tiga dekade lalu, sehingga komitmen terhadap HAM seharusnya menjadi pedoman dalam setiap tindakan aparat.

“Praktik seperti itu harus dihentikan. Internalisasi HAM harus terus diarusutamakan di institusi Polri,” ujarnya saat diwawancarai di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Anis menambahkan, dalam berbagai forum bersama Komisi Percepatan Reformasi Polri, pihaknya telah menyampaikan sejumlah catatan terkait aduan dugaan pelanggaran HAM oleh aparat kepolisian. Ia menilai praktik penganiayaan dan tindakan represif kerap muncul, baik dalam konteks penegakan hukum maupun dalam relasi internal dan interaksi dengan masyarakat.

Komnas HAM berharap Komisi Percepatan Reformasi Polri dapat menghasilkan rekomendasi yang berorientasi pada perlindungan HAM untuk memperbaiki sistem dan kultur di tubuh kepolisian.

Sementara itu, kasus kematian Bripda DP masih dalam proses penyelidikan. Kabid Propam Polda Sulsel Zulham Effendi menyatakan pihaknya telah memeriksa sedikitnya enam orang, termasuk rekan satu angkatan dan senior korban.

“Kita belum bisa pastikan korban pengeroyokan atau bukan. Yang pasti sudah dilakukan pemeriksaan terhadap enam orang dan kemungkinan akan bertambah,” ujarnya di Makassar.

Peristiwa ini terungkap setelah adanya laporan bahwa korban mengeluhkan kondisi kesehatannya usai salat subuh. Korban sempat dilarikan ke RSUD Daya, namun nyawanya tidak tertolong.

Keluarga korban kemudian menemukan kejanggalan berupa memar pada tubuh dan darah di bagian mulut, sehingga jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum guna memastikan ada atau tidaknya unsur kekerasan.

Pihak kepolisian menyatakan pemeriksaan medis dilakukan secara menyeluruh dan transparan guna memastikan penyebab kematian korban. (dam)

Tags: Bripda DPHAMKomnas HAMPenganiayaan Bripda DPPolri

Berita Terkait.

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus
Headline

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:57
Jumat Bersih ala Penghulu, GEMAH Jadi Bekal Ekoteologi hingga Pelayanan Nikah Modern
Headline

3 Jurus Baru JKN Diluncurkan, BPJS Watch: Jangan Reformasi Cuma Ganti Nama Masalah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:31
Syarief-Sulaeman-Nahdi
Headline

Tersangka Korupsi MBG Bertambah, Komisaris Penyedia Motor Listrik Ditahan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:46
Analisis
Headline

Indonesia Punya Laboratorium Uji Cesium Produk Perikanan Pertama di Asia Tenggara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:06
Aparat
Headline

Kawal Demo di Monas hingga DPR, Polres Jakpus Kerahkan 3.099 Personel

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:04
SPBU
Headline

DPR Soroti Kenaikan Pertamax, Minta Tarif Listrik hingga Gas Melon Tetap Terjangkau

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:41

BERITA POPULER

  • tj

    Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1520 shares
    Share 608 Tweet 380
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.