• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Wujudkan Asta Cita dan Target 3 Juta Rumah, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5 Persen

Dilianto Editor Dilianto
Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:48
in Ekonomi
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam kegiatan bertajuk “Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat” yang digelar di Sumedang pada Jumat (13/2/2026). Foto: Humas BRI

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam kegiatan bertajuk “Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat” yang digelar di Sumedang pada Jumat (13/2/2026). Foto: Humas BRI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – BRI Group menegaskan komitmennya mendukung program Asta Cita Pemerintah serta target 3 Juta Rumah melalui penguatan ekosistem pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembiayaan berbasis Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta Kredit Program Perumahan (KPP) sebagai fasilitas kredit modal kerja bersubsidi pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan bertajuk “Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat” yang digelar di Sumedang pada Jumat (13/2/2026). Dalam momentum itu, BRI Group mengumumkan penurunan suku bunga pembiayaan Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar hingga 5 persen, serta melakukan penyerahan simbolis pembiayaan FLPP dan KPP.

BacaJuga:

Hak 735 Eks Pekerja Belum Tuntas, Kasus Newcrest Jadi Preseden Buruk Divestasi Asing

Pertalite dan BioSolar Tetap, Pertamina Jelaskan Penyesuaian Harga Pertamax

Bukit Asam Tebar Dividen Rp1,32 Triliun, Perkuat Modal Hadapi Tantangan Industri Energi

Acara tersebut dihadiri Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya, Direktur Utama PNM Arief Mulyadi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo, Sekda Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, serta Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi. Kegiatan ini juga diikuti sekitar 700 nasabah mikro, termasuk penerima pembiayaan PNM Mekaar, FLPP, dan KPP.

Riko Tasmaya menyampaikan bahwa untuk pertama kalinya dalam 10 tahun perjalanan program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), suku bunga yang sebelumnya tidak pernah berubah kini diturunkan hingga 5% dari biaya bunga sebelumnya. Kebijakan tersebut secara langsung menurunkan besaran angsuran nasabah dan memberikan ruang lebih luas bagi perempuan pelaku usaha ultra mikro untuk mengembangkan usahanya.

Menurut Riko, langkah ini bukan sekadar kebijakan pembiayaan, tetapi bentuk keberpihakan nyata kepada perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro di seluruh Indonesia. Dengan akses pembiayaan formal yang semakin terjangkau dan berkelanjutan, diharapkan para nasabah dapat naik kelas serta terhindar dari praktik kredit informal maupun pinjaman online berbunga tinggi yang membebani.

Langkah tersebut selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta (13/2/2026). Presiden menegaskan strategi Indonesia Incorporated sebagai pendekatan nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dari berbagai skala.

Dalam mendukung target 3 Juta Rumah, BRI juga memperluas penyaluran FLPP. Pada 2025, kuota FLPP BRI meningkat dari 32.000 unit menjadi 60.000 unit atau tumbuh hampir 100 persen secara tahunan. Hingga 11 Februari 2025, BRI telah menyalurkan pembiayaan FLPP untuk 3.174 unit rumah, menempatkannya sebagai salah satu bank dengan penyaluran FLPP tertinggi secara nasional.

Selain itu, pada 2026 BRI telah menyerap kuota KPP sebesar Rp2,30 triliun yang disalurkan kepada 17.443 debitur atau mencapai 28,75 persen dari target Rp8 triliun tahun ini. Capaian tersebut menjadikan BRI sebagai bank dengan penyaluran KPP tertinggi, berkontribusi sekitar 52,2 persen dari total penyaluran nasional.

Riko menambahkan, backlog kepemilikan rumah yang masih mencapai 32,3 juta unit menjadi tantangan bersama yang perlu ditangani secara kolaboratif. Karena itu, BRI berkomitmen mengintegrasikan pembiayaan perumahan inklusif dengan penguatan ekonomi keluarga agar kesejahteraan masyarakat dapat terjaga dalam jangka panjang.

Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi langkah BRI Group, khususnya penurunan suku bunga PNM Mekaar yang dinilai sebagai jawaban konkret atas kebutuhan masyarakat ultra mikro. Menurutnya, kepemilikan rumah harus diiringi akses pembiayaan yang terjangkau agar keluarga tetap mampu memenuhi kebutuhan hidup sekaligus menjaga ketahanan ekonomi.

“Terima kasih BRI. Presiden Prabowo tentu sangat senang karena setiap kebijakan harus berbuah baik bagi rakyat. Dengan bunga yang lebih ringan, keluarga tetap mampu menjalankan usaha dan menjaga ketahanan ekonomi jangka panjang,” ujar Maruarar.

Melalui sinergi pembiayaan perumahan dan pemberdayaan ultra mikro, BRI Group menegaskan perannya sebagai enabler pembangunan nasional dalam memperkuat ekonomi rakyat dan mewujudkan hunian terjangkau bagi masyarakat Indonesia. (adv)

Tags: 3 Juta RumahAsta Cita Presiden PrabowobriHunian Terjangkau

Berita Terkait.

big
Ekonomi

Hak 735 Eks Pekerja Belum Tuntas, Kasus Newcrest Jadi Preseden Buruk Divestasi Asing

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:43
pertamax
Ekonomi

Pertalite dan BioSolar Tetap, Pertamina Jelaskan Penyesuaian Harga Pertamax

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:23
asam
Ekonomi

Bukit Asam Tebar Dividen Rp1,32 Triliun, Perkuat Modal Hadapi Tantangan Industri Energi

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:03
btn
Ekonomi

BTN Siapkan Generasi Muda Tangguh Finansial, Gandeng Unpad untuk Edukasi dan Pengembangan Karier

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:46
purbaya
Ekonomi

DPR dan Pemerintah Ketok Palu Fiskal 2027, Jalan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dibuka

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:32
kemendag
Ekonomi

BUMN Pegang Kunci Ekspor Batu Bara hingga Sawit, Pengusaha Cuma Numpang Lewat

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:02

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1217 shares
    Share 487 Tweet 304
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1454 shares
    Share 582 Tweet 364
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.