• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ancam Tindak Tegas Spekulan, Pemerintah Jamin Harga Pangan Stabil Jelang Ramadan

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 14 Februari 2026 - 23:15
in Nasional
PT

Penjual daging ayam karkas di Pasar Klender, Jakarta Timur melakukan transaksi dengan pembeli. Foto: Dok Bapanas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memberikan peringatan keras kepada para pelaku usaha agar tidak mempermainkan harga pangan, terutama menjelang momentum Ramadan dan Idulfitri 2026.

“Kalau ada yang mencoba menaikkan harga, pemerintah bersama Satgas Pangan akan menindak tegas,” kata Andi Amran Sulaiman dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

BacaJuga:

Ungkap Sindikat Penadah Motor Curian, Polisi: Di Jaksel Kirim 99 Ribu Unit Sejak 2022

Hantavirus Jadi Perbincangan, BRIN: Belum Ada Kasus Andes Virus di Indonesia

Tak Pandang Para Lansia sebagai Beban Sosial, GKR Hemas: Penuhi Hak Mereka

Ia menegaskan bahwa fokus pengawasan bukan menyasar pedagang kecil, melainkan pada titik distribusi besar seperti pabrik, distributor utama, hingga ke rantai pasok bagian hulu.

“Pengawasan difokuskan pada sumber distribusi besar, bukan pedagang kecil. Yang diperiksa adalah pabrik, distributor utama, dan rantai pasok hulunya,” ujar Amran.

Bapanas bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Pangan wilayah hukum Polda Metro Jaya melakukan pemantauan langsung harga daging ayam karkas di Pasar Klender, Jakarta Timur baru-baru ini. Langkah itu dilakukan untuk memastikan harga di tingkat konsumen tetap terkendali menjelang Ramadan.

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, harga jual ayam karkas masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp40.000 per kilogram.

Pemantauan lanjutan terhadap sejumlah pedagang lainnya menunjukkan harga ayam karkas berkisar antara Rp31.000 hingga Rp35.000 per kilogram, bergantung pada ukuran dan kualitas. Angka tersebut masih dalam rentang aman dan tidak melampaui HAP sesuai Keputusan Badan Pangan Nasional Nomor 529 Tahun 2024.

Satgas Saber Pelanggaran Pangan akan menelusuri rantai distribusi hingga ke tingkat hulu guna memastikan faktor penyebab kenaikan harga serta mencegah adanya praktik yang berpotensi merugikan pasar dan masyarakat. Tim juga mengimbau pedagang dan pengelola pasar untuk tetap menjaga stabilitas harga dan memastikan penjualan tidak melampaui HAP.

Pemantauan berkala akan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. (dan)

Tags: andi amran sulaimanBapanaspanganRamadan

Berita Terkait.

Ungkap Sindikat Penadah Motor Curian, Polisi: Di Jaksel Kirim 99 Ribu Unit Sejak 2022
Nasional

Ungkap Sindikat Penadah Motor Curian, Polisi: Di Jaksel Kirim 99 Ribu Unit Sejak 2022

Senin, 11 Mei 2026 - 21:15
PLN EPI Digitalisasi Rumah Bibit Biomassa untuk Dukung Cofiring PLTU dan Ekonomi Desa
Nasional

Hantavirus Jadi Perbincangan, BRIN: Belum Ada Kasus Andes Virus di Indonesia

Senin, 11 Mei 2026 - 20:40
Tak Pandang Para Lansia sebagai Beban Sosial, GKR Hemas: Penuhi Hak Mereka
Nasional

Tak Pandang Para Lansia sebagai Beban Sosial, GKR Hemas: Penuhi Hak Mereka

Senin, 11 Mei 2026 - 20:30
Santri
Nasional

Kasus Ponpes Pati Jadi Momentum Evaluasi, MUI Dorong Kanal Pengaduan Aman bagi Santri

Senin, 11 Mei 2026 - 18:48
Muhammad-Khozin
Nasional

Soroti Polemik Guru Honorer Terancam Tak Bisa Mengajar, DPR Usul Solusi Skema PPPK dan Dukungan Pusat

Senin, 11 Mei 2026 - 18:28
Zainut-Tauhid-Sa’adi
Nasional

MUI Soroti Pentingnya Menjaga Kesucian Pesantren di Tengah Kasus Ponpes Pati

Senin, 11 Mei 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • madura

    Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    958 shares
    Share 383 Tweet 240
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    777 shares
    Share 311 Tweet 194
  • PSIM vs Malut United: Laskar Kie Raha Enggan Terkecoh Tren Buruk Tuan Rumah

    707 shares
    Share 283 Tweet 177
  • Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Pelaku Curanmor, Ketua Komisi III: Polisi Teladan, Insya Alloh Syahid

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Lisa Blackpink dan Ningning aespa Tuai Kontroversi, Seruan Boikot Menguat

    668 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.