INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memberikan peringatan keras kepada para pelaku usaha agar tidak mempermainkan harga pangan, terutama menjelang momentum Ramadan dan Idulfitri 2026.
“Kalau ada yang mencoba menaikkan harga, pemerintah bersama Satgas Pangan akan menindak tegas,” kata Andi Amran Sulaiman dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Ia menegaskan bahwa fokus pengawasan bukan menyasar pedagang kecil, melainkan pada titik distribusi besar seperti pabrik, distributor utama, hingga ke rantai pasok bagian hulu.
“Pengawasan difokuskan pada sumber distribusi besar, bukan pedagang kecil. Yang diperiksa adalah pabrik, distributor utama, dan rantai pasok hulunya,” ujar Amran.
Bapanas bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Pangan wilayah hukum Polda Metro Jaya melakukan pemantauan langsung harga daging ayam karkas di Pasar Klender, Jakarta Timur baru-baru ini. Langkah itu dilakukan untuk memastikan harga di tingkat konsumen tetap terkendali menjelang Ramadan.
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, harga jual ayam karkas masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp40.000 per kilogram.
Pemantauan lanjutan terhadap sejumlah pedagang lainnya menunjukkan harga ayam karkas berkisar antara Rp31.000 hingga Rp35.000 per kilogram, bergantung pada ukuran dan kualitas. Angka tersebut masih dalam rentang aman dan tidak melampaui HAP sesuai Keputusan Badan Pangan Nasional Nomor 529 Tahun 2024.
Satgas Saber Pelanggaran Pangan akan menelusuri rantai distribusi hingga ke tingkat hulu guna memastikan faktor penyebab kenaikan harga serta mencegah adanya praktik yang berpotensi merugikan pasar dan masyarakat. Tim juga mengimbau pedagang dan pengelola pasar untuk tetap menjaga stabilitas harga dan memastikan penjualan tidak melampaui HAP.
Pemantauan berkala akan terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. (dan)











