• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tak Cukup Beras, Komisi IV DPR Dorong Swasembada Gula, Kedelai, hingga Bawang Putih

Dilianto - Editor Dilianto -
Senin, 9 Februari 2026 - 21:30
in Nasional
titik

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi. Foto: dok DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, menegaskan pentingnya perluasan agenda swasembada pangan nasional. Menurutnya, Indonesia tidak boleh hanya fokus pada beras dan jagung, tetapi juga harus serius mengejar kemandirian komoditas strategis lain seperti gula, kedelai, bawang putih, hingga garam.

“Saya mendorong swasembada gula, bawang putih, sampai kedelai,” ujar politisi yang akrab disapa Titiek Soeharto, Senin (9/2/2026).

BacaJuga:

Penutupan Prodi Bayangi Hardiknas 2026, Pengamat Ingatkan Risiko “Genosida” Intelektual

Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Titiek menilai ketergantungan Indonesia terhadap impor sejumlah komoditas pangan masih terlalu tinggi. Karena itu, penguatan produksi dalam negeri harus menjadi prioritas agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara berkelanjutan dari hasil pertanian nasional.

Ia mencontohkan komoditas kedelai yang selama ini menjadi bahan baku utama pangan rakyat seperti tempe dan tahu, namun sebagian besar masih bergantung pada impor. Menurutnya, pengurangan impor harus dimulai dari peningkatan penanaman kedelai di dalam negeri.

Indonesia sendiri telah mencatat capaian penting dengan meraih swasembada beras pada 2025, yang diumumkan langsung Presiden Prabowo Subianto di Karawang, Jawa Barat, pada 7 Januari lalu. Keberhasilan tersebut, kata Titiek, harus menjadi modal untuk mendorong swasembada komoditas pangan lainnya.

Ia juga menegaskan kegagalan dalam budi daya kedelai di masa lalu tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah. Justru, pengalaman tersebut harus dijadikan pelajaran untuk terus memperbaiki pola tanam dan pendampingan petani.

“Kalau pernah gagal, jangan berhenti. Harus diulang lagi. Kita punya banyak akademisi dari universitas yang bisa menemukan solusi. Enggak perlu bibit impor, pakai bibit lokal saja karena sudah sesuai iklim Indonesia,” tegasnya.

Titiek menyebut sejumlah perguruan tinggi telah menghasilkan bibit kedelai unggul lokal yang sesuai dengan kondisi tanah dan iklim di berbagai daerah. Ia menilai riset dan inovasi menjadi kunci untuk menjawab tantangan produksi pangan nasional secara bertahap dan berkelanjutan.

Terkait target waktu, Titiek berharap swasembada komoditas selain beras dapat diwujudkan secepat mungkin, terutama untuk bawang putih dan kedelai yang tingkat impornya masih sangat tinggi.

“Impornya kebanyakan, yang menikmati impor juga sudah kebanyakan. Sekarang saatnya kita benar-benar kerja untuk rakyat,” pungkasnya. (dil)

Tags: DPR RIGulaKedelaiKomisi IVswasembada beras

Berita Terkait.

Riset
Nasional

Penutupan Prodi Bayangi Hardiknas 2026, Pengamat Ingatkan Risiko “Genosida” Intelektual

Senin, 27 April 2026 - 10:30
Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat
Nasional

Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 05:45
PP-Tunas
Nasional

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Minggu, 26 April 2026 - 19:27
riset
Nasional

Mendiktisaintek: Generasi Muda Harus Perkuat Inovasi Berbasis Riset dan Teknologi

Minggu, 26 April 2026 - 18:08
jamaah
Nasional

28.274 Jemaah Haji Telah Berangkat ke Tanah Suci, 125 Ribu Nikmati Fast Track

Minggu, 26 April 2026 - 17:07
phi
Nasional

PHI Gulirkan APEKA 2026, Perkuat Peran Media dalam Industri Hulu Migas

Minggu, 26 April 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.