• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pertamina Bawa Energi Surya ke Laut, Emisi Kapal Turun 79 Ton per Tahun

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 15 Juni 2026 - 04:44
in Ekonomi
pertamina

Implementasi PLTS pada Kapal OB Patra 2303 menjadi inovasi Pertamina dalam mendukung dekarbonisasi sektor pelayaran, dengan potensi pengurangan emisi hingga 79,2 ton CO₂ per tahun dan penghematan penggunaan diesel. Foto: Dokumen Pertamina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya menekan jejak karbon kini tidak lagi hanya berlangsung di fasilitas darat. Pertamina mulai membawa transformasi energi bersih ke sektor pelayaran melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kapal Oil Barge (OB) Patra 2303 yang dioperasikan PT Pertamina Trans Kontinental (PTK).

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus meningkatkan efisiensi operasional armada pendukung distribusi energi nasional. Sistem PLTS yang dipasang di kapal itu diperkirakan mampu memangkas emisi hingga 79,2 ton CO₂ setiap tahun dan menghemat konsumsi diesel sekitar 28,08 kiloliter per tahun.

BacaJuga:

Mendag: HET dan Harga Acuan Jadi Penyeimbang Produsen-Konsumen

Aturan Baru, Impor dan Ekspor Sementara dengan Returnable Package Kini Semakin Mudah

Bea Cukai Morowali Layani Impor dalam Rangka Pembangunan Industri Hilirisasi Kelapa Senilai Rp158 Miliar

Pemasangan sekaligus pengoperasian fasilitas tersebut dilakukan di galangan kapal Pangkal Pinang, Bangka Belitung, pada Kamis (11/6/2026), dengan pemantauan langsung dari Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono.

Menurut Agung, penggunaan tenaga surya di lingkungan maritim menjadi bukti bahwa upaya mengurangi penggunaan bahan bakar berbasis fosil dapat diterapkan secara lebih luas.

“Pemanfaatan energi surya yang dipadukan dengan baterai menunjukkan bahwa dedieselisasi tidak hanya dapat dilakukan di darat, tetapi juga di laut. Ini menjadi bukti bahwa Pertamina siap mendukung percepatan transisi energi,” kata Agung.

Ia menjelaskan, proyek tersebut merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Pertamina dalam mengejar target Net Zero Emission 2060 atau bahkan lebih cepat melalui berbagai program penurunan emisi di seluruh lini bisnis.

Agung juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas anak usaha dalam mewujudkan inovasi tersebut.

“Kolaborasi antara PNRE sebagai pengembang solusi energi terbarukan, PTK sebagai operator armada yang didukung oleh PIS sebagai induk usaha, memungkinkan lahirnya inovasi yang memberikan manfaat operasional sekaligus mendukung target transisi energi nasional,” tambahnya.

Di sisi teknis, Direktur Utama PT Pertamina New & Renewable Energy (PNRE), John Anis, menjelaskan bahwa sistem yang diterapkan berupa PLTS off-grid berkapasitas 11,5 kWp yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 32 kWh.

Energi yang dihasilkan panel surya digunakan untuk menopang kebutuhan daya auxiliary engine kapal sehingga sebagian beban yang sebelumnya dipenuhi diesel dapat dialihkan ke sumber energi terbarukan.

“PLTS pada kapal OB Patra 2303 mampu mensubstitusi kebutuhan energi hingga enam jam operasional kapal. Dengan implementasi ini, konsumsi bahan bakar dapat ditekan secara signifikan,” jelas John.

Implementasi tersebut dinilai menjadi contoh konkret bahwa teknologi energi bersih dapat diterapkan pada moda transportasi laut dan berkontribusi terhadap agenda dekarbonisasi nasional.

Direktur Perencanaan Bisnis PIS, Eka Suhendra, menyebut proyek ini sebagai salah satu pencapaian penting dalam upaya menurunkan emisi di sektor maritim. Selain mengadopsi berbagai perangkat hemat energi pada armada, pemanfaatan PLTS dinilai membuka peluang baru bagi operasional pelayaran yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Keberhasilan proyek ini memperlihatkan bahwa transisi energi dapat berjalan melalui kolaborasi, inovasi, dan keberanian menghadirkan teknologi baru,” tutup Eka. (her)

Tags: Emisi KapalEnergi SuryalautPertamina

Berita Terkait.

mendag
Ekonomi

Mendag: HET dan Harga Acuan Jadi Penyeimbang Produsen-Konsumen

Senin, 21 September 2026 - 18:24
bc2
Ekonomi

Aturan Baru, Impor dan Ekspor Sementara dengan Returnable Package Kini Semakin Mudah

Senin, 21 September 2026 - 17:27
Bea Cukai Morowali Layani Impor dalam Rangka Pembangunan Industri Hilirisasi Kelapa Senilai Rp158 Miliar
Ekonomi

Bea Cukai Morowali Layani Impor dalam Rangka Pembangunan Industri Hilirisasi Kelapa Senilai Rp158 Miliar

Senin, 21 September 2026 - 14:38
Penataan Jabatan Kementerian Keuangan Tuntas, Menkeu Tekankan Integritas dan Koordinasi
Ekonomi

Penataan Jabatan Kementerian Keuangan Tuntas, Menkeu Tekankan Integritas dan Koordinasi

Senin, 21 September 2026 - 12:08
Kapolri Bangga Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Konferensi Polwan Dunia
Ekonomi

Dorong Elektrifikasi Sektor Industri, Polytron Suplai 325 Motor Listrik ke Rentokil

Minggu, 20 September 2026 - 15:35
pertamina
Ekonomi

Pertamina Kembali Puncaki Fortune Indonesia 100, Pendapatan Tembus Rp1.189 Triliun

Minggu, 20 September 2026 - 13:13

OLAHRAGA

ole
Olahraga

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Dilianto
Senin, 21 September 2026 - 20:12

INDOPOSCO.ID - Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny dan penjaga gawang Maarten Paes sudah berada di Jakarta pada Senin (21/9/2026). Kehadiran...

SelengkapnyaDetails
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    892 shares
    Share 357 Tweet 223
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.