• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Internet Bak Pisau Bermata Dua, Menkomdigi Ajak Komunitas Muda Bangun Ruang Digital Positif

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 14 Juni 2026 - 22:02
in Nasional
komdigi

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan sambutan dalam acara Kumpul Komunitas Waspada Kejahatan Digital di Medan, Sabtu (13/6/2026). Foto: Dok. Komdigi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga berbagai bentuk kejahatan siber mendorong Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, mengajak generasi muda mengambil peran lebih besar dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan bertanggung jawab.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Kumpul Komunitas Waspada Kejahatan Digital di Medan, Sabtu (13/6/2026). Dalam kesempatan itu, Meutya menilai pemerintah tidak bisa bekerja sendirian menjaga kualitas ruang digital karena sebagian besar aktivitas internet berlangsung di ranah pribadi masyarakat.

BacaJuga:

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

Viral Video Kekerasan 3 PMI di Malaysia, Kementerian P2MI Turun Tangan

Karena itu, ia berharap kalangan muda dapat menjadi agen perubahan yang mengampanyekan penggunaan internet secara bijak sekaligus melawan penyebaran informasi palsu, ujaran kebencian, narkoba, dan berbagai tindak kejahatan di dunia maya.

“Kami mohon dibantu. Bagaimana adik-adik menjadi duta-duta untuk internet yang lebih baik, internet yang lebih sehat,” ujar Meutya.

Menurutnya, kemajuan teknologi digital telah membuka banyak peluang, mulai dari akses informasi yang lebih luas hingga pengembangan sektor pendidikan, ekonomi, dan jejaring sosial. Namun, manfaat tersebut dapat berubah menjadi ancaman apabila pengguna tidak memiliki kesadaran dan literasi digital yang memadai.

Meutya juga menyoroti dinamika media sosial yang kini kerap dipenuhi konten bernada provokatif, hujatan, fitnah, hingga informasi yang tidak benar. Ia menyebut mekanisme algoritma pada platform digital sering kali membuat konten kontroversial lebih mudah tersebar karena mampu menarik perhatian publik.

“Internet itu seperti pisau bermata dua. Banyak manfaatnya, tetapi juga banyak dampak buruknya jika tidak digunakan dengan bijak,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan berpotensi mengurangi keterlibatan generasi muda dalam aktivitas organisasi dan kehidupan bermasyarakat. Padahal, interaksi langsung melalui komunitas dinilai penting untuk menumbuhkan kepedulian sosial, kemampuan berpikir kritis, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan yang sama, Meutya turut meluruskan isu mengenai gangguan layanan Instagram yang sempat memicu spekulasi di media sosial. Ia menegaskan bahwa kendala tersebut merupakan masalah teknis yang terjadi secara global dan tidak berkaitan dengan kebijakan pemerintah Indonesia.

“Tidak betul Instagram ditutup. Gangguan itu terjadi di banyak negara di dunia, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan sejumlah negara ASEAN,” tegasnya.

Menutup pesannya, Meutya mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar di media sosial. Verifikasi fakta dan peningkatan literasi digital, menurutnya, menjadi kunci untuk mencegah penyebaran hoaks serta narasi provokatif yang dapat menyesatkan publik. (her)

Tags: internetKomunitas MudaMenkomdigimeutya hafidRuang Digital Positif

Berita Terkait.

gibran
Nasional

Demo di Patung Kuda, Perwakilan Mahasiswa Temui Gibran

Senin, 15 Juni 2026 - 19:07
imei
Nasional

Jemaah Haji Pulang Lebih Nyaman, Bea Cukai Hadirkan Layanan Registrasi IMEI di Debarkasi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:20
udin
Nasional

Viral Video Kekerasan 3 PMI di Malaysia, Kementerian P2MI Turun Tangan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:04
Dedi-Prasetyo
Nasional

Sambut Hari Bhayangkara, Wakapolri Minta Jajaran Dekat dengan Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:27
Pengawalan
Nasional

Presiden Jerman ke Jakarta, Pengaturan Lalin Jalur Protokol Bersifat Situasional

Senin, 15 Juni 2026 - 09:07
Presiden-Jerman
Nasional

585 Personel Gabungan Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman di Jakarta

Senin, 15 Juni 2026 - 08:26

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6454 shares
    Share 2582 Tweet 1614
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1698 shares
    Share 679 Tweet 425
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1022 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    959 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.