• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menteri PANRB Dorong MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 14 Juni 2026 - 17:05
in Nasional
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, meninjau sejumlah pelayanan yang ada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (11/6/2026). Foto: Dokumen Kementerian PANRB

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, meninjau sejumlah pelayanan yang ada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (11/6/2026). Foto: Dokumen Kementerian PANRB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah terus memperkuat transformasi pelayanan publik dengan menjadikan Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai pusat solusi yang mampu menyelesaikan kebutuhan masyarakat secara tuntas dalam satu tempat. Hal tersebut ditegaskan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini saat meninjau layanan di MPP Provinsi DKI Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Menurut Rini, masyarakat yang datang ke MPP pada dasarnya ingin menyelesaikan urusan mereka dengan cepat dan mudah tanpa harus memahami secara rinci instansi mana yang berwenang menangani setiap layanan. Karena itu, keberadaan MPP harus mampu menghilangkan praktik birokrasi berbelit yang selama ini kerap menjadi keluhan masyarakat.

BacaJuga:

Revitalisasi Pangan Lokal Jadi Sorotan, DPR Minta Peran Bulog Dievaluasi

Menangkap Pergeseran Dunia

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

“Dengan adanya Mal Pelayanan Publik, masyarakat mendapatkan kepastian bahwa layanan yang mereka butuhkan dapat diselesaikan secara tuntas. Mereka tidak lagi dipingpong dari satu loket ke loket lain atau dari satu instansi ke instansi lainnya,” ujarnya.

Rini menegaskan, konsep MPP bukan sekadar mengumpulkan berbagai instansi dalam satu gedung, melainkan menghadirkan layanan yang terintegrasi sehingga masyarakat memperoleh pengalaman pelayanan yang lebih sederhana, cepat, dan efektif.

Sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi nasional, DKI Jakarta dinilai memiliki peran strategis dalam menjadi model pelayanan publik modern yang dapat dijadikan rujukan oleh daerah lain di Indonesia.

“Jakarta merupakan etalase pelayanan publik nasional. Kualitas layanan yang diberikan akan menjadi referensi bagi pemerintah daerah lainnya. Karena itu, yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasakan pengalaman layanan yang baik ketika datang ke MPP Provinsi DKI Jakarta,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PANRB juga menyoroti penerapan layanan publik berbasis omnichannel yang telah dikembangkan MPP DKI Jakarta. Pendekatan ini mengintegrasikan berbagai kanal layanan, baik secara tatap muka, digital, layanan jemput bola, maupun anjungan mandiri, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam mengakses layanan pemerintah.

Menurutnya, kondisi MPP yang tidak terlalu ramai bukan berarti rendahnya minat masyarakat terhadap layanan publik. Sebaliknya, hal itu menunjukkan semakin optimalnya pemanfaatan layanan digital yang memungkinkan masyarakat mengurus berbagai keperluan tanpa harus datang langsung ke lokasi pelayanan.

“Sekarang masyarakat sudah banyak memanfaatkan layanan digital. Namun bagi yang membutuhkan layanan secara langsung, fasilitas itu juga tetap tersedia dan mudah diakses,” jelasnya.

MPP Provinsi DKI Jakarta sendiri merupakan salah satu pelopor Mal Pelayanan Publik di Indonesia yang diresmikan pada 12 Oktober 2017. Saat ini, sebanyak 305 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia telah memiliki MPP sebagai bagian dari upaya reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan publik.

Berdasarkan data terbaru, MPP Provinsi DKI Jakarta menghadirkan 328 jenis layanan dari 15 instansi yang terintegrasi dalam satu lokasi. Kehadiran berbagai layanan tersebut dinilai mampu mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi secara lebih efisien.

Rini juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas pelayanan yang menjadi garda terdepan birokrasi. Menurutnya, kualitas pelayanan yang diberikan aparatur akan sangat menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Saya memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran MPP Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Semoga masyarakat terus mendapatkan kemudahan dalam memperoleh layanan publik yang berkualitas,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi I Bidang Politik, Keamanan, Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Kantor Staf Presiden (KSP) Heru Kreshna Reza, menegaskan bahwa MPP merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melayani masyarakat.

Ia menyatakan KSP mendukung penuh penguatan MPP sebagai bagian dari agenda reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pengembangan layanan digital dan sistem omnichannel perlu terus diperkuat agar layanan publik semakin inklusif dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.

Dengan semakin luasnya penerapan MPP di berbagai daerah serta penguatan layanan digital yang terintegrasi, pemerintah berharap pelayanan publik di Indonesia dapat menjadi lebih cepat, mudah, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (rmn)

Tags: kementerian panrbmal pelayanan publikPelayanan Publikrini widyantini

Berita Terkait.

jagung
Nasional

Revitalisasi Pangan Lokal Jadi Sorotan, DPR Minta Peran Bulog Dievaluasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:08
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Nasional

Menangkap Pergeseran Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:06
Meutya Hafid
Nasional

Menkomdigi Soroti Ilusi Algoritma: Linimasa Bukan Gambaran Utuh Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:04
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Campuspreneur Dibuka di IPB

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:21
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nasional

43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:21

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    4455 shares
    Share 1782 Tweet 1114
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1381 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    983 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1530 shares
    Share 612 Tweet 383
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.