• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dompet Dhuafa Gelar Diskusi Warisan Naskah Nusantara, Membaca Masa Lalu untuk Menyongsong Masa Depan

Dilianto Editor Dilianto
Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:41
in Nasional
Diskusi

Dompet Dhuafa bersama Lingkar Filologi Ciputat (LFC) menggelar diskusi tentang isu filantropi dalam naskah Nusantara bertajuk “Merawat Spirit Filantropi dan Keagamaan dalam Naskah Nusantara” pada Selasa (27/1/2026). Foto: dok Dompet Dhuafa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dompet Dhuafa bersama Lingkar Filologi Ciputat (LFC) menggelar diskusi tentang isu filantropi dalam naskah Nusantara bertajuk “Merawat Spirit Filantropi dan Keagamaan dalam Naskah Nusantara” pada Selasa (27/1/2026). Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Yudi Latif (Pembina Dompet Dhuafa, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Periode 2017-2018), Agus Iswanto (Peneliti BRIN, Ketua Masyarakat Pernaskahan Nusantara), serta Rahmatia Ayu Widyaningrum (Pengurus Manassa).

Direktur Lingkar Filologi Ciputat, Muhamad Abror, mengatakan bahwa banyak naskah Nusantara yang merekam praktik dan gagasan filantropi. Karena itu, kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi ikhtiar untuk membahas persoalan kontemporer dengan berpijak pada nilai-nilai lokal masa lalu.

BacaJuga:

DPR Soroti Rencana Rekening Massal untuk Bansos: Data Adminduk Harus Valid

Sekjen Kemendagri: Pemeriksaan BPK Jadi Momentum Perkuat Akuntabilitas dan Evaluasi Pengelolaan Anggaran

Mendiktisaintek Dorong Generasi Muda Bangun Industri Nasional Berbasis Teknologi

“Ada banyak naskah Nusantara yang memuat isu-isu filantropi. Semoga kolaborasi ini menjadi salah satu ikhtiar dalam membahas isu-isu kontemporer dengan melihat nilai-nilai lokal masa lalu yang sangat penting,” ujarnya pada Rabu (28/1/2026).

Pembina Lingkar Filologi Ciputat sekaligus Guru Besar Filologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Oman Fathurahman, turut mengapresiasi kerja sama yang terjalin dan menilai ini sebagai langkah strategis. Sebab menurutnya, isu-isu filantropi merupakan salah satu tema penting yang banyak ditemukan dalam naskah-naskah Nusantara.

“Ini namanya filologi plus. Artinya, ketika berbicara manuskrip, tidak hanya membahas filologi murni, tetapi juga diintegrasikan dengan disiplin ilmu lain, termasuk filantropi,” tuturnya.

Program diskusi kolaboratif ini memiliki sejumlah tujuan, antara lain meningkatkan literasi filantropi berbasis naskah Nusantara bagi pegawai Dompet Dhuafa, pegiat manuskrip, dan masyarakat umum; memperkuat identitas bangsa di tengah arus globalisasi; membangun jejaring kolaborasi antara praktisi filantropi dan akademisi; serta menyediakan arsip pengetahuan yang dapat dikembangkan menjadi serial publikasi atau kelas lanjutan.

Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Pembina Yayasan Dompet Dhuafa dan Kurator Sasana Budaya Dompet Dhuafa Andi Makmur Makka; Pengawas Yayasan Dompet Dhuafa, Yayat Supriyatna; Pembina Yayasan Dompet Dhuafa, Rahmad Riyadi; Kepala Pusat Studi Arsip Statis Kepresidenan Arsip Nasional Republik Indonesia, Agus Santoso; para pemangku kepentingan, serta ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, peneliti, dan masyarakat umum.

Yudi Latif membicarakan tentang “Membaca Peran Nusantara bagi Masa Depan Global”, sementara Agus Iswanto memaparkan materi bertajuk “Spirit Filantropi dan Kesadaran Ekologi: Belajar dari Manuskrip Kisah Kiai Kanugrahan Qomaruddin Gresik”, dan Rahmatia Ayu Widyaningrum membahas “Lontara’ Pabbura dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Bugis: Membaca Naskah Pengobatan sebagai Pengetahuan Bersama”.

“Jika kita tidak mampu membaca warisan masa lalu, maka kita seperti meraba dalam gelap. Satu-satunya cara untuk menyongsong masa depan adalah dengan berbekal ingatan, warisan, keteladanan, dan pelajaran dari masa lalu,” ujar Yudi Latif.

Guru Besar Filologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus Pembina Lingkar Filologi Ciputat, Prof Oman Fathurahman, menegaskan bahwa Nusantara telah memainkan peran penting dalam membentuk cara berpikir, cara hidup, dan cara berpengetahuan dunia Arab sejak abad ke-8 Masehi. Pernyataan ini sekaligus mengoreksi narasi sejarah yang selama ini lebih banyak menempatkan dunia Arab sebagai pihak yang memengaruhi Nusantara secara satu arah.

“Narasi yang harus diubah adalah bukan dunia Arab banyak mempengaruhi Nusantara, tapi Nusantara itu sudah mempengaruhi cara hidup dan cara berpikir serta cara berpengetahuan masyarakat Arab,” paparnya saat memberikan sambutan dan pidato kefilologian pada Selasa (27/01/2026).

Peraih penghargaan Habibie Prize itu menjelaskan bahwa rekonstruksi sejarah Nusantara melalui teks sebelum abad ke-14 harus bertumpu pada sumber-sumber eksternal, khususnya karya para geografer dan pelancong Arab-Persia, seperti ‘Ajā’ib al-Hind dan Rihlah al-Sīrāfī. Karya-karya tersebut menggambarkan Nusantara sebagai “negeri di bawah angin” yang telah dikenal luas dalam imajinasi geografis dunia Islam abad pertengahan.

“Dalam konteks manuskrip, tidak tepat mencari naskah Nusantara sebelum abad ke-14. Untuk menelusuri sejarah Nusantara pada periode sebelumnya, rujukan justru dapat ditemukan dalam sumber-sumber Arab, seperti ‘Ajā’ib al-Hind dan Rihlah al-Sīrāfī, yang merekam gambaran Nusantara dari perspektif para pelancong dan geografer pada masanya,” sebut Prof Oman.

Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih tiga dekade (32 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR. Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran) dan memastikan organisasi berjalan sesuai regulasi, kepatuhan syariah dan ketentuan-ketentuan lainnya. (adv)

Tags: Dompet DhuafaFilantropi IslamLingkar Fisologi Ciputat

Berita Terkait.

DPR Soroti Rencana Rekening Massal untuk Bansos: Data Adminduk Harus Valid
Nasional

DPR Soroti Rencana Rekening Massal untuk Bansos: Data Adminduk Harus Valid

Kamis, 10 September 2026 - 23:24
5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Ketua DPR Minta Operasi SAR Dimaksimalkan
Nasional

Sekjen Kemendagri: Pemeriksaan BPK Jadi Momentum Perkuat Akuntabilitas dan Evaluasi Pengelolaan Anggaran

Kamis, 10 September 2026 - 22:34
Mendiktisaintek Dorong Generasi Muda Bangun Industri Nasional Berbasis Teknologi
Nasional

Mendiktisaintek Dorong Generasi Muda Bangun Industri Nasional Berbasis Teknologi

Kamis, 10 September 2026 - 22:04
5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Ketua DPR Minta Operasi SAR Dimaksimalkan
Nasional

5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Ketua DPR Minta Operasi SAR Dimaksimalkan

Kamis, 10 September 2026 - 21:44
Kemenkes Ogah Dorong Evaluasi MBG usai Kasus Keracunan di Karo
Nasional

Kemenkes Ogah Dorong Evaluasi MBG usai Kasus Keracunan di Karo

Kamis, 10 September 2026 - 21:04
DPR: Aturan Penahanan di KUHAP Baru Perkuat Kepastian Hukum dan Cegah Kesewenang-wenangan Aparat
Nasional

DPR: Aturan Penahanan di KUHAP Baru Perkuat Kepastian Hukum dan Cegah Kesewenang-wenangan Aparat

Kamis, 10 September 2026 - 20:28

OLAHRAGA

Hasil Liga Champions: Bayern-MU Menang Telak, Como Ukir Debut Manis
Olahraga

Hasil Liga Champions: Bayern-MU Menang Telak, Como Ukir Debut Manis

Editor Ali Rachman
Jumat, 11 September 2026 - 08:50

INDOPOSCO.ID – Matchday pertama fase liga Liga Champions 2026/2027 ditutup dengan pesta gol dan sejumlah kejutan. Enam pertandingan yang berlangsung...

SelengkapnyaDetails
Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Jumat, 11 September 2026 - 02:21
lc

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Kamis, 10 September 2026 - 10:50
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    785 shares
    Share 314 Tweet 196
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    643 shares
    Share 257 Tweet 161
  • Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

    639 shares
    Share 256 Tweet 160
  • Bea Cukai Kediri Amankan 804 Ribu Batang Rokok Ilegal yang Disembunyikan di Balik Karung Garam

    638 shares
    Share 255 Tweet 160
  • Hasil Liga Champions: Bayern-MU Menang Telak, Como Ukir Debut Manis

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.