• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dua Peserta SPPI Tewas Saat Latsarmil, DPR Desak Pemerintah Evaluasi Total Program Pelatihan

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45
in Nasional
Rahmat-Saleh

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh. Dok. DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kematian dua peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dan Kampung Nelayan Merah Putih saat mengikuti latihan dasar militer (latsarmil) menuai sorotan dari DPR RI. Tragedi tersebut dinilai harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap desain dan pelaksanaan program pelatihan yang digagas pemerintah melalui Kementerian Pertahanan.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, menilai insiden tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai manajemen pelatihan, standar keselamatan peserta, serta proporsi materi yang diberikan selama proses pembekalan berlangsung.

BacaJuga:

Masyarakat Diajak Tentukan Logo HUT ke-81 RI, Pemerintah Tekankan Rasa Memiliki

Pansus DPR Dorong RUU HPI Gantikan Hukum Kolonial, Dobrak Ekonomi Nasional hingga Perlindungan Diaspora

KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono sebagai Tersangka Gratifikasi

Menurut Rahmat, tujuan utama program SPPI adalah menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan manajerial dan pemahaman mendalam mengenai tata kelola koperasi. Karena itu, ia menilai porsi pelatihan fisik dan kemiliteran tidak boleh mendominasi substansi utama program.

“Kita harus paham bahwa tujuan dasar kita untuk memberikan pembekalan terhadap manajer-manajer yang sedang dilatih ini adalah bagaimana mereka memiliki kemampuan dan pemahaman yang utuh terkait koperasi,” ujar Rahmat kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Ia menegaskan bahwa peserta memang perlu dibekali kedisiplinan, semangat kebangsaan, serta jiwa militansi dalam membangun masyarakat. Namun, pendekatan tersebut harus tetap proporsional dan disesuaikan dengan karakter peserta yang dipersiapkan sebagai pengelola koperasi, bukan sebagai personel militer.

Rahmat mengingatkan bahwa pelatihan fisik yang terlalu berat berpotensi menimbulkan risiko serius, terutama bagi peserta yang mungkin belum memiliki kesiapan fisik maupun mental untuk menjalani latihan dengan intensitas tinggi.

“Jangan sampai porsi fisik dan militernya itu yang lebih besar. Mereka dipersiapkan sebagai manajer, bukan sebagai orang yang mengandalkan kekuatan fisik semata,” tegas legislator asal Sumatra Barat tersebut.

Ia mengaku khawatir terdapat ketidakseimbangan dalam komposisi materi pelatihan yang pada akhirnya berkontribusi terhadap munculnya korban. Karena itu, pemerintah diminta segera melakukan evaluasi mendalam terhadap seluruh aspek penyelenggaraan program.

Fraksi PKS, lanjut Rahmat, juga meminta agar aktivitas latihan fisik yang berisiko tinggi dihentikan sementara sampai proses evaluasi dan investigasi selesai dilakukan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya korban baru selama pelatihan berlangsung.

“Ini harus menjadi evaluasi bagi penyelenggara agar risiko dapat diminimalisir. Apalagi jika sudah menyangkut korban jiwa. Satu nyawa sangat berharga bagi kita semua,” katanya.

Rahmat menegaskan pihaknya akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga penyebab pasti kematian kedua peserta dapat diungkap secara transparan. Ia berharap hasil evaluasi nantinya menjadi dasar perbaikan sistem pelatihan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Jangan sampai ini baru beberapa hari pelatihan berjalan, tetapi sudah menimbulkan dua korban meninggal dunia. Kami turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Peristiwa ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh penyelenggara,” pungkasnya. (dil)

Tags: DPR RIkemhanKomisi VIKopdes Merah PutihLatsarmilSPPI

Berita Terkait.

hadi
Nasional

Masyarakat Diajak Tentukan Logo HUT ke-81 RI, Pemerintah Tekankan Rasa Memiliki

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:18
deeson
Nasional

Pansus DPR Dorong RUU HPI Gantikan Hukum Kolonial, Dobrak Ekonomi Nasional hingga Perlindungan Diaspora

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:20
Budi
Nasional

KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono sebagai Tersangka Gratifikasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:27
Nasarudin
Nasional

10 Muharam Bakal Jadi Lebaran Anak Yatim Nasional, Menag: Bebaskan Mereka dari Kesulitan Hidup

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:07
Rico-Ricardo-Sirait
Nasional

Peserta Latsarmil SPPI Kembali Meninggal, Kemhan Buka Suara

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:25
Petugas
Nasional

Bea Cukai Setujui Izin Perlakuan Tertentu bagi PT Doocheon Automotive Indonesia

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:24

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1592 shares
    Share 637 Tweet 398
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1450 shares
    Share 580 Tweet 363
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1134 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Maseko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Korsel Tumbang dari Afrika Selatan, Hong Myung-bo: Ini Tanggung Jawab Saya!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 25 Juni 2026 - 12:14

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Korea Selatan Hong Myungbo tidak puas setelah timnya kalah 0-1 atas Timnas Afrika Selatan pada laga...

SelengkapnyaDetails
Timnas-Afsel

Hasil Piala Dunia Grup A: Meksiko Tak Terbendung, Afsel Ukir Sejarah

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:43
Cunha

Hasil Piala Dunia : Bantai Skotlandia 3-0, Matheus Cunha: Kepercayaan Diri Brasil Telah Kembali

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:52
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia Grup C: Maroko Temani Brasil ke 32 Besar, Skotlandia Menanti Keajaiban

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:41
Promise-David

Kanada Kalah dari Swiss, Jesse Marsch Tetap Puji Aksi Pemain Cadangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:21
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.