• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pansus DPR Dorong RUU HPI Gantikan Hukum Kolonial, Dobrak Ekonomi Nasional hingga Perlindungan Diaspora

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 25 Juni 2026 - 16:20
in Nasional
deeson

Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU Hukum Perdata Internasional (HPI) DPR RI, Soedeson Tandra saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Pansus di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (24/6/2026). Foto: Biro pemberitaan DPR RI/Zulfikar/Alma

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Panitia Khusus (Pansus) RUU Hukum Perdata Internasional (HPI) DPR RI mendorong percepatan pembaruan regulasi hukum perdata internasional di Indonesia yang dinilai sudah tidak lagi relevan dengan kebutuhan zaman. Regulasi yang masih merujuk pada aturan kolonial seperti Algemene Bepalingen van Wetgeving voor Indonesie (AB) Staatsblad 1847:23 dianggap menghambat kepastian hukum di era globalisasi.

Wakil Ketua Pansus RUU HPI DPR RI, Soedeson Tandra, menegaskan bahwa pembaruan hukum ini penting untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional, terutama dalam memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha internasional.

BacaJuga:

BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepatuhan di Sumbarriau-Kepri

UKW JMSI, Wartawan Didorong Tak Terjebak “Jebakan Optik Algoritma”

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Dorong Semangat Gotong Royong

“Pihak luar negeri membutuhkan kepastian hukum dan proses yang tidak berbelit-belit. Ini menjadi bagian penting dari ease of doing business. Kita harus meramu undang-undang ini agar menjadi daya saing ekonomi,” ujar Soedeson saat kunjungan kerja spesifik Pansus di Semarang, Jawa Tengah, dikutip dari laman DPR RI, Kamis (25/6/2026).

Dalam pembahasan tersebut, Pansus DPR RI menerima berbagai masukan dari Kadin, pengadilan, imigrasi, hingga akademisi. Salah satu usulan yang mengemuka adalah perlunya desentralisasi penanganan sengketa perdata internasional agar tidak terpusat di Jakarta.

Soedeson mencontohkan model pengadilan niaga yang membagi wilayah hukum ke beberapa zona besar seperti Makassar, Surabaya, Semarang, Jakarta, dan Medan, untuk meningkatkan efisiensi penyelesaian perkara lintas wilayah maupun negara.

Selain aspek ekonomi, RUU HPI juga dinilai penting dalam memperkuat perlindungan hukum bagi perempuan dan anak hasil perkawinan campuran. Pansus menerima banyak masukan terkait dampak kekosongan hukum yang kerap menimbulkan ketidakpastian status hukum anak.

“Status hukum yang tidak jelas dapat berdampak pada hak waris anak. Padahal undang-undang seharusnya melindungi seluruh warga negara,” ujar Soedeson.

Ia menegaskan, pembaruan RUU HPI diharapkan mampu memberikan kepastian hukum yang lebih kuat, termasuk dalam perlindungan hak anak dari perkawinan campuran yang selama ini sering terhambat oleh tumpang tindih regulasi.

RUU ini juga dipandang strategis dalam menjaga potensi ekonomi diaspora Indonesia di luar negeri. Keterbatasan regulasi kewarganegaraan saat ini dinilai membuat sebagian WNI harus kehilangan status kewarganegaraan setelah usia tertentu, sehingga berpotensi mengurangi kontribusi sumber daya manusia Indonesia di tingkat global.

Anggota Pansus RUU HPI DPR RI, Andreas Hugo Pareira, menambahkan bahwa pembahasan regulasi ini juga berkaitan erat dengan perlindungan Pekerja Migran Indonesia melalui skema kerja sama bilateral dan prinsip resiprokal antarnegara.

“Ketika terjadi peristiwa hukum di luar negeri, harus jelas mekanisme penyelesaiannya. Ini penting untuk memberikan perlindungan yang kuat bagi WNI di luar negeri,” ujarnya.

Pansus DPR RI menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembahasan RUU HPI agar menghasilkan sistem hukum yang lebih modern, manusiawi, dan adaptif terhadap perkembangan global, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku ekonomi. (dil)

Tags: Diasporapansus dprPerkawinan CampuranRUU HPI

Berita Terkait.

bpjs
Nasional

BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepatuhan di Sumbarriau-Kepri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:19
jmsi
Nasional

UKW JMSI, Wartawan Didorong Tak Terjebak “Jebakan Optik Algoritma”

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:05
UMK Binaan Pertamina Dibekali Strategi Menangkan Buyer Global
Nasional

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Dorong Semangat Gotong Royong

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:51
Pemulihan UMKM di Pulau Terluar, Pemerintah Perkuat Ketangguhan Wirausaha Siberut
Nasional

Hilirisasi Nikel Pacu Ekonomi Sulawesi, Pengamat Ingatkan Pentingnya Keberlanjutan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:37
Jumhur Soroti Ekowisata yang Memuliakan Lingkungan, dari Dusun Bambu hingga EIGER Nature
Nasional

Jumhur Soroti Ekowisata yang Memuliakan Lingkungan, dari Dusun Bambu hingga EIGER Nature

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:06
Ole Romeny Ungkap Kunci Sukses Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup
Nasional

Wamenkeu Ungkap Strategi APBN 2027: Ekspansif, Tapi Tetap Terukur

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:56

OLAHRAGA

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia
Olahraga

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Indonesia Justin Hubner memberikan sindiran tajam kepada suporter Timnas Malaysia seusai membawa skuad Garuda melangkah ke...

SelengkapnyaDetails
MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:28
Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36
Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:07
Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3894 shares
    Share 1558 Tweet 974
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3921 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1135 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.