• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Jaga Independensi Organisasi, IGI Kukuh Terapkan Prinsip Kepemimpinan oleh Guru

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 25 Juni 2026 - 18:46
in Nasional
depan

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI) Danang Hidayatullah (tengah), dalam senuah kesempatan belum lama ini. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ikatan Guru Indonesia (IGI) menegaskan kembali posisinya sebagai organisasi profesi yang menempatkan guru sebagai aktor utama dalam tata kelola organisasi. Mulai dari tingkat pusat hingga daerah, kepengurusan IGI dipastikan berada di tangan para pendidik sebagai bentuk konsistensi terhadap prinsip profesionalisme sekaligus kepatuhan pada regulasi yang berlaku.

Ketua Umum Pengurus Pusat IGI, Danang Hidayatullah, menyampaikan kebijakan tersebut bukan sekadar pilihan organisasi, melainkan implementasi dari ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen yang mengatur organisasi profesi guru didirikan dan dikelola oleh guru.

BacaJuga:

DPR Apresiasi Relaksasi Belanja Pegawai Daerah, Nilai TKD 2027 Lebih Fleksibel Hadapi Tekanan Fiskal

Masyarakat Diajak Tentukan Logo HUT ke-81 RI, Pemerintah Tekankan Rasa Memiliki

Pansus DPR Dorong RUU HPI Gantikan Hukum Kolonial, Dobrak Ekonomi Nasional hingga Perlindungan Diaspora

“Kami menyusun AD/ART (anggaran dasar/anggaran rumah tangga) IGI berpedoman pada peraturan hukum yang berlaku saat ini, yaitu UUGD No.14 Tahun 2005 yang menyatakan bahwa organisasi profesi guru diurus oleh guru,” ujar Danang dalam keterangannya, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, IGI tetap membuka ruang kontribusi bagi kalangan non-guru, namun keterlibatan tersebut ditempatkan pada posisi strategis yang tidak masuk dalam struktur kepengurusan inti. Mereka berperan sebagai Dewan Pembina, Dewan Pakar, maupun Dewan Kehormatan untuk mendukung pengembangan organisasi.

Dalam berbagai kunjungan ke daerah, Danang mengaku terus mengingatkan pentingnya menjaga identitas IGI sebagai organisasi yang lahir dari kebutuhan para guru. Ia juga menekankan bahwa sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan tetap menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem pendidikan.

“Dalam kesempatan saya berkeliling ke daerah, ada dua hal yang saya tegaskan bahwa IGI harus diurus oleh guru dan mengedepankan sinergi kolaborasi dengan berbagai pihak. Apabila organisasi profesi dipimpin oleh kalangan di luar guru, dikhawatirkan orientasi kebijakan akan bias dan terseret ke dalam kepentingan politik birokrasi,” jelas Danang.

dalem
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI) Danang Hidayatullah (tengah berdiri kopiah hitam), dalam senuah kesempatan belum lama ini. Foto: Istimewa

Lebih lanjut, ia menilai kepemimpinan yang berasal dari kalangan guru menjadi jaminan agar arah organisasi selalu berpijak pada realitas yang dihadapi tenaga pendidik di lapangan.

“Ini dilakukan demi menjamin agar setiap program kerja, mulai dari skala daerah hingga nasional, selalu berbasis pada kebutuhan riil guru dan dinamika yang terjadi di dalam ruang-ruang kelas,” tambahnya.

Selama ini, semangat “Dari Guru, Oleh Guru, dan Untuk Guru” menjadi landasan utama perjalanan IGI. Prinsip tersebut dinilai mampu menjaga independensi organisasi sekaligus memperkuat posisinya sebagai wadah profesional yang berfokus pada peningkatan kompetensi dan kualitas guru tanpa terpengaruh kepentingan politik praktis.

IGI sendiri berawal dari inisiatif pendirian Klub Guru Indonesia pada tahun 2000 di bawah kepemimpinan Ahmad Rizali. Organisasi ini kemudian memperoleh status badan hukum pada 26 November 2009 melalui Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM Nomor AHU-125.AH.01.06 Tahun 2009.

Saat ini, IGI memiliki sekitar 201.745 anggota yang tersebar di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, serta menjangkau Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), dengan visi membangun organisasi profesi guru yang mandiri, profesional, inklusif, berwawasan global, dan berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. (rmn)

Tags: guruigiIkatan Guru IndonesiaUU Guru dan Dosen

Berita Terkait.

dde
Nasional

DPR Apresiasi Relaksasi Belanja Pegawai Daerah, Nilai TKD 2027 Lebih Fleksibel Hadapi Tekanan Fiskal

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:19
hadi
Nasional

Masyarakat Diajak Tentukan Logo HUT ke-81 RI, Pemerintah Tekankan Rasa Memiliki

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:18
deeson
Nasional

Pansus DPR Dorong RUU HPI Gantikan Hukum Kolonial, Dobrak Ekonomi Nasional hingga Perlindungan Diaspora

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:20
Budi
Nasional

KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono sebagai Tersangka Gratifikasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:27
Nasarudin
Nasional

10 Muharam Bakal Jadi Lebaran Anak Yatim Nasional, Menag: Bebaskan Mereka dari Kesulitan Hidup

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:07
Rahmat-Saleh
Nasional

Dua Peserta SPPI Tewas Saat Latsarmil, DPR Desak Pemerintah Evaluasi Total Program Pelatihan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1602 shares
    Share 641 Tweet 401
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1477 shares
    Share 591 Tweet 369
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1134 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Hasil Piala Dunia: Kuasai Bola 78 Persen tapi Mandul, Tuchel Akui Inggris Bermain Terlalu Hati-hati Kontra Ghana

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
Maseko
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Korsel Tumbang dari Afrika Selatan, Hong Myung-bo: Ini Tanggung Jawab Saya!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 25 Juni 2026 - 12:14

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Korea Selatan Hong Myungbo tidak puas setelah timnya kalah 0-1 atas Timnas Afrika Selatan pada laga...

SelengkapnyaDetails
Timnas-Afsel

Hasil Piala Dunia Grup A: Meksiko Tak Terbendung, Afsel Ukir Sejarah

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:43
Cunha

Hasil Piala Dunia : Bantai Skotlandia 3-0, Matheus Cunha: Kepercayaan Diri Brasil Telah Kembali

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:52
Pemain-Maroko

Hasil Piala Dunia Grup C: Maroko Temani Brasil ke 32 Besar, Skotlandia Menanti Keajaiban

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:41
Promise-David

Kanada Kalah dari Swiss, Jesse Marsch Tetap Puji Aksi Pemain Cadangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:21
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.