• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Prabowo Pidato di WEF Tegaskan Perdamaian dan Stabilitas Aset Berharga

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 23 Januari 2026 - 05:25
in Headline
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato khusus pada World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Foto: ANTARA

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato khusus pada World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan perdamaian dan stabilitas merupakan aset paling berharga bagi suatu negara, sekaligus menjadi prasyarat utama bagi pertumbuhan dan kemakmuran, dalam pidatonya pada World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026) waktu setempat.

“Pada masa yang penuh ketidakpastian, masa ketika perang terus meletus, masa ketika kepercayaan antarnegara semakin rapuh, sejarah mengajarkan kita bahwa perdamaian dan stabilitas adalah aset paling berharga. Perdamaian dan stabilitas merupakan prasyarat utama bagi pertumbuhan dan kemakmuran. Tidak akan ada kemakmuran tanpa perdamaian,” ujar Prabowo.

BacaJuga:

Tanda Tangan Massal, Peserta Aksi Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Bencana Nasional

Pengamanan Demo Sumpah Pemuda, Kapolri Dorong Penggunaan Body Cam

BNPB dan Malaysia Kaji Tawaran Bantuan Operasional dan Teknologi Penanganan Karhutla

Prabowo menyampaikan dunia saat ini menghadapi kondisi penuh tantangan, ditandai dengan terus terjadinya konflik serta melemahnya kepercayaan antarnegara, antarinstitusi, dan antarbangsa.

Dalam konteks tersebut, Presiden menekankan bahwa tidak akan ada kemakmuran tanpa perdamaian, dan stabilitas menjadi fondasi penting bagi pembangunan ekonomi jangka panjang.

Dalam pidatonya, Presiden juga menyinggung penilaian Dana Moneter Internasional (IMF) yang menggambarkan Indonesia sebagai salah satu titik terang ekonomi global.

Penilaian tersebut didasarkan pada kinerja ekonomi Indonesia yang tetap kuat di tengah tekanan eksternal, termasuk ketegangan perdagangan, pengetatan kondisi keuangan global, serta ketidakpastian politik internasional.

Prabowo menjelaskan bahwa perekonomian Indonesia mencatat pertumbuhan lebih dari 5 persen per tahun selama beberapa dekade terakhir.

Presiden optimis bahwa pertumbuhan ekonomi pada tahun berjalan akan lebih tinggi, dengan inflasi yang tetap terjaga di kisaran 2 persen serta defisit anggaran pemerintah yang berhasil ditekan di bawah 3 persen.

Menurut Presiden, pengakuan lembaga internasional terhadap ketahanan ekonomi Indonesia tidak didasarkan pada optimisme yang tidak berdasar, melainkan pada bukti kinerja ekonomi yang nyata.

Prabowo menilai kebijakan ekonomi nasional selama ini disusun dan dijalankan secara terkalibrasi.

Prabowo juga menegaskan bahwa perdamaian dan stabilitas yang terjaga di Indonesia selama bertahun-tahun tidak terjadi secara kebetulan maupun karena faktor keberuntungan.

Kondisi tersebut, menurut dia, merupakan hasil dari pilihan bangsa Indonesia untuk mengedepankan persatuan dibandingkan fragmentasi, serta persahabatan dan kolaborasi dibandingkan konfrontasi.

“Perdamaian dan stabilitas di Indonesia selama bertahun-tahun tidak terjadi secara kebetulan. Tidak pula terjadi karena keberuntungan. Itu terjadi karena kami, bangsa Indonesia, selalu dan akan terus memilih persatuan dibandingkan fragmentasi, persahabatan dan kolaborasi dibandingkan konfrontasi. Kredibilitas, sekali hilang, sangat mahal untuk dipulihkan,” ucapnya.

World Economic Forum merupakan pertemuan tingkat dunia yang rutin digelar tiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss.

Forum ekonomi tersebut mempertemukan ahli, pakar, praktisi, ekonom, akademisi, dan pemimpin dunia dalam satu acara yang sama untuk berdialog membahas tantangan ekonomi masa kini dan proyeksi tantangan ekonomi ke depan.

World Economic Forum, selaku penyelenggara, merupakan organisasi non-pemerintah dan think tank yang berpusat di Cologny, Jenewa, Swiss. (ney)

Tags: Aset BerhargapidatoPrabowo SubiantoPresiden PrabowoWEFWorld Economic Forum

Berita Terkait.

ttd
Headline

Tanda Tangan Massal, Peserta Aksi Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Bencana Nasional

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:18
Jakarta Kucurkan Rp4,67 Miliar Bantuan Tebus Ijazah untuk 2.810 Warga
Headline

Pengamanan Demo Sumpah Pemuda, Kapolri Dorong Penggunaan Body Cam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:25
BNPB dan Malaysia Kaji Tawaran Bantuan Operasional dan Teknologi Penanganan Karhutla
Headline

BNPB dan Malaysia Kaji Tawaran Bantuan Operasional dan Teknologi Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:18
Oakwood Premier Cozmo Jakarta Hadirkan Pasar Keliling Signature Bazaar, Angkat Karya Pengrajin Lokal
Headline

Komdigi Akui Takedown Konten Demo Agustus 2026, Serahkan Penjelasan ke Meta

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:40
wo
Headline

Prabowo-Jokowi Bisa Berpisah di 2029, Putusan MK dan Manuver PSI Jadi Indikasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:02
Kentamin
Headline

Penyelundupan Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun Digagalkan, DPR Desak Bongkar Jaringan Internasional

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:19

OLAHRAGA

liverpool
Olahraga

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Editor Nasuha
Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

INDOPOSCO.ID – Liverpool bersiap menghadapi Chelsea pada babak 16 besar Carabao Cup 2026/2027 di Anfield, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB....

SelengkapnyaDetails
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5132 shares
    Share 2053 Tweet 1283
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1258 shares
    Share 503 Tweet 315
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    984 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.