• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

AHY: Pemulihan Korban Bencana Sumatera Harus Dimulai dari Rumah

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 23 Januari 2026 - 06:19
in Nasional
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kedua kanan) bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) meninjau rumah hunian sementara (huntara) yang dibangun Kementerian PU untuk korban bencana hidrometeorologi di Desa Bundar, Aceh Tamiang, Kamis (22/1/2026). Foto: ANTARA

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kedua kanan) bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) meninjau rumah hunian sementara (huntara) yang dibangun Kementerian PU untuk korban bencana hidrometeorologi di Desa Bundar, Aceh Tamiang, Kamis (22/1/2026). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan pemulihan korban bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh dan Sumatera harus dimulai dari rumah, karena itu segala-galanya.

“Rumah adalah segala-galanya bagi masyarakat, namun banyak rumah warga rusak, hancur bahkan hilang. Karena itu, proses pemulihan korban bencana Sumatera harus dimulai dari rumah,” ucap AHY, di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (22/1/2026).

BacaJuga:

SPMB 2026 Diawasi Ketat, Kemendikdasmen Minta Pemda Tutup Celah Titipan dan Pungutan

Indonesia-Brasil Perkuat Riset Semikonduktor, Unicamp Siap Tampung 10 Mahasiswa Pascasarjana

Data WNA Dinilai Belum Transparan, DPR Dorong Sistem Imigrasi Terbuka

Pernyataan itu disampaikan AHY saat menghadiri peresmian hunian sementara (Huntara) yang dibangun Kementerian PU di lahan Kompleks Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak 84 unit.

Atas arahan dari Presiden Prabowo Subianto, pihaknya bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan lainnya berada di garis depan dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) pascabencana.

AHY mengaku salut dengan bahan konstruksi Huntara yang materialnya bisa bertahan 10 tahun, setelah tak diperlukan bisa dibongkar dan dipakai pada lokasi lain. Standar hunian ini, juga sudah sesuai arahan Presiden untuk iklim tropis dengan sirkulasi ventilasi udara.

Kemudian, di bawah atap dilapisi dengan alumunium foil untuk memantulkan panas matahari. Selain itu di atas atap dipasang turbin manual untuk alirkan hawa panas dari plafon.

Sementara untuk ukuran kamar 3×6 tersedia dua bed dan satu lemari serta kipas angin. Adapun luas lahan Huntara di belakang Gedung DPRK Aceh Tamiang itu 5.427 M2 dengan luas bangunan mencapai 12.418 meter terdiri dari tujuh blok dan berkapasitas 336 orang.

Proyek Huntara ini telah menyerap 600 orang tenaga kerja, 250 dari luar dan 250 lagi lokal. Waktu pelaksanaan pembangunan dikerjakan selama dua minggu atau 18 hari waktu pembersihan lahan.

“Di tanah kurang lebih luasnya 5 ribu meter persegi, kemudian ada tujuh blok, saya mendengar setiap blok itu bisa untuk 12 keluarga, sehingga ada 84 kepala keluarga kalau dikalikan empat kurang lebih bisa menampung 336 jiwa,” ujarnya.

Selama ini, lanjut AHY, Kementerian PU fokus pada upaya perbaikan pembangunan kembali infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan agar tidak ada lagi daerah terisolir atau sulit ditembus untuk mengantar logistik serta kebutuhan lainnya.

Selain itu, sarana dan prasarana lain juga penting seperti pendidikan, kesehatan rumah-rumah ibadah untuk menata kembali agar semua bisa beraktivitas seperti sediakala.

“Namun demikian kembali lagi, rumah itu sangat mendasar, tempat tinggal harus disiapkan walaupun sifatnya sementara tetapi mudah-mudahan jauh lebih baik dibandingkan kondisi di pengungsian,” katanya.

Dalam kesempatan ini, AHY mengapresiasi kinerja Kementerian PU yang berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga lainnya dalam mendukung pemerintah membangun soliditas kemanusiaan, serta solidaritas bersama masyarakat terdampak bencana.

Secara pribadi, AHY mengaku senang karena Huntara ini bukan hanya untuk tidur lebih layak saja, tetapi juga terdapat fasilitas pendukung utama lainnya, termasuk kamar mandi atau toilet dan dapur bersama, taman ceria untuk anak-anak dan keluarga agar tidak jenuh berada dalam bilik hunian.

“Selain pulih secara fisik, juga proses healing ini sudah dimulai dari hunian, dan ini penting,” tegas AHY.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi mengatakan untuk Huntara modular yang baru saja diresmikan Kementerian PU ini akan segera ditempati 84 KK yang kehilangan tempat tinggal sepenuhnya akibat banjir bandang.

“Total warga yang tertampung mencapai 336 jiwa. Mereka adalah saudara-saudara kita yang rumahnya hilang disapu dahsyatnya banjir bandang,” kata dia.(ney)

Tags: AHYBencana SumateraKemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahankorban bencana

Berita Terkait.

siswa
Nasional

SPMB 2026 Diawasi Ketat, Kemendikdasmen Minta Pemda Tutup Celah Titipan dan Pungutan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:06
mendikti
Nasional

Indonesia-Brasil Perkuat Riset Semikonduktor, Unicamp Siap Tampung 10 Mahasiswa Pascasarjana

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:20
wna
Nasional

Data WNA Dinilai Belum Transparan, DPR Dorong Sistem Imigrasi Terbuka

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:02
foto
Nasional

Selain Sekolah dan Orang Tua, Platform Wajib Ciptakan Ruang Digital Ramah Anak

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:55
forum
Nasional

Perlindungan Anak Jadi Agenda Bersama, Pengasuh Pesantren Nusantara Rumuskan Langkah Strategis

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:31
spmb
Nasional

SPMB 2026 Diserbu Pendaftar, SCALA by Metranet Klaim Sistemnya Mampu Tangani Lonjakan Akses

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:21

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1486 shares
    Share 594 Tweet 372
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.