• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Aplikasi Grok Diblokir, DPR: Platform AI Wajib Patuhi Hukum RI

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 16 Januari 2026 - 14:20
in Nasional
Ilustrasi Aplikasi AI Grok-X. Foto: Istimewa

Ilustrasi Aplikasi AI Grok-X. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi I DPR RI, Andina Thresia Narang, menegaskan bahwa seluruh platform digital dan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang beroperasi di Indonesia wajib tunduk pada regulasi nasional. Penegasan ini disampaikannya menyusul langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memblokir aplikasi AI Grok di platform X karena dinilai berpotensi menimbulkan dampak negatif di ruang siber.

Menurut Andina, kehadiran platform digital lintas negara tidak boleh mengabaikan kedaulatan hukum Indonesia. Setiap penyedia layanan digital, kata dia, harus menghormati undang-undang yang berlaku, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan warga negara.

BacaJuga:

Bukan Sekadar Hujatan di Medsos, Ketua DPR Ingatkan Dampak Cyberbullying pada Anak

Momentum Sumpah Pemuda, Ketum KNPI: Pemuda Indonesia Bersatu Dukung Pemerintahan Prabowo

Wamendagri: Pusat dan Daerah Harus Bergerak Bersama Menuju Indonesia Emas 2045

“Semua aplikasi maupun vendor yang beroperasi di Indonesia wajib tunduk pada regulasi nasional. Kita memiliki undang-undang yang bertujuan melindungi warga negara Indonesia,” ujar Andina, dikutip dari laman DPR RI, Jumat (16/1/2026).

Ia menilai, pemblokiran terhadap Grok tidak boleh berhenti sebagai langkah sementara tanpa kejelasan tindak lanjut. Untuk itu, Komisi I DPR RI akan meminta penjelasan resmi dari Komdigi terkait arah kebijakan pemerintah pascapemblokiran, termasuk langkah konkret agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Nanti akan kami bahas dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komdigi. Kami ingin tahu, setelah pemblokiran sementara ini, langkah berikutnya akan seperti apa,” tegasnya.

Lebih jauh, legislator Fraksi Partai NasDem tersebut menyoroti masih adanya celah dalam kerangka regulasi digital nasional. Ia mengakui, sejumlah aturan hukum saat ini masih berada di wilayah abu-abu, sehingga menyulitkan penegakan hukum ketika terjadi pelanggaran oleh platform digital.

“Undang-undang yang ada masih memiliki grey area. Ini perlu dipertajam agar ruang digital benar-benar terlindungi dan masyarakat, khususnya generasi muda, aman dari kejahatan siber,” ujar politisi asal daerah pemilihan Kalimantan Tengah itu.

Dalam konteks tersebut, Andina mendorong penguatan regulasi digital yang bersifat preventif sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, negara harus hadir sejak awal dengan aturan yang jelas dan tegas agar tidak selalu tertinggal oleh laju inovasi digital global.

Ia juga mengingatkan, potensi korban akan semakin besar jika aplikasi digital yang tidak bertanggung jawab dibiarkan beroperasi tanpa pengawasan ketat. Karena itu, koordinasi lintas sektor antara pemerintah, DPR, dan para pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan ruang siber nasional.

“Jika aplikasi yang tidak patuh regulasi terus dibiarkan, ke depan pasti akan muncul lebih banyak korban. Perlindungan di ruang siber harus menjadi perhatian bersama,” tandasnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mendukung langkah pemerintah yang mendesak platform X agar membenahi sistemnya, termasuk dengan menerapkan moderasi konten secara ketat sebelum konten diunggah. Ia juga mendorong adanya penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang memproduksi dan menyebarluaskan konten negatif tersebut.

Menurutnya, langkah X yang hanya membatasi penggunaan Grok untuk pelanggan berbayar belum cukup. “Pembatasan tidak boleh setengah-setengah. Harus ada filter yang sangat ketat agar tidak ada celah, baik bagi pengguna berbayar maupun nonberbayar, untuk menghasilkan konten negatif,” tegasnya.

Sukamta juga menekankan pentingnya upaya maksimal dari X untuk menekan peredaran konten pornografi yang terlanjur beredar di platform tersebut. “Pencegahan terhadap penyebaran konten pornografi yang sudah ada juga harus dilakukan secara serius,” tambahnya. (dil)

Tags: AIAplikasi GrokArtificial IntelegenceDPR RIKomisi I DPR RIPlatform X

Berita Terkait.

anak
Nasional

Bukan Sekadar Hujatan di Medsos, Ketua DPR Ingatkan Dampak Cyberbullying pada Anak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:08
knpi
Nasional

Momentum Sumpah Pemuda, Ketum KNPI: Pemuda Indonesia Bersatu Dukung Pemerintahan Prabowo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:37
bima
Nasional

Wamendagri: Pusat dan Daerah Harus Bergerak Bersama Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17
hutan
Nasional

Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:26
mendagri
Nasional

Hari Sumpah Pemuda, Kemendagri Tekankan Generasi Muda Harus Patriotik dan Gigih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:06
Ada Demo di Thamrin Hari Ini, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Situasional
Nasional

UMKM Pascabencana Tak Cukup Pulih, Pemerintah Bidik Produksi hingga Akses Modal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:05

OLAHRAGA

liverpool
Olahraga

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Editor Nasuha
Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

INDOPOSCO.ID – Liverpool bersiap menghadapi Chelsea pada babak 16 besar Carabao Cup 2026/2027 di Anfield, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB....

SelengkapnyaDetails
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5126 shares
    Share 2050 Tweet 1282
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1257 shares
    Share 503 Tweet 314
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    983 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.