• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Talent DNA Dinilai Jadi Fondasi Pembinaan Kebudayaan Nasional Berkelanjutan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 12 Januari 2026 - 19:19
in Nasional
esq
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pendiri ESQ Group, Ary Ginanjar Agustian, menegaskan pentingnya pemetaan talenta seni berbasis data sebagai fondasi utama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) kebudayaan nasional yang lebih objektif dan berkelanjutan. Melalui pendekatan Talent DNA, potensi seni siswa Indonesia dinilai dapat dikenali sejak dini tanpa lagi bergantung pada asumsi maupun penilaian subjektif.

Hal tersebut disampaikan Ary Ginanjar dalam rapat pembahasan pemetaan SDM kebudayaan dan manajemen talenta yang digelar di Gedung Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Menurutnya, Talent DNA dirancang untuk memfasilitasi siswa dalam menggali minat, bakat, dan potensi seni secara terukur.

BacaJuga:

ICE Institute Percepat Transformasi Pembelajaran Digital, Ribuan Mahasiswa Nikmati Kampus Tanpa Batas

KPU Jakarta Soroti Dua “Gap” Pengaturan Lembaga Survei dalam WAPOR Asia Pacific

Pengamat Lempar Sindiran “Londo Ireng”: Jangan Sedikit-Sedikit Pengkritik Dicap Antek Asing

“Objektif pengisian Talent DNA ini adalah memfasilitasi siswa untuk menggali minat, bakat, dan potensi talenta seni, lalu melakukan seleksi untuk mengidentifikasi potensi seni yang paling menonjol sebagai dasar pembinaan lanjutan,” ujar Ary.

Pemetaan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara ESQ Group dan Kementerian Kebudayaan yang telah berlangsung sekitar enam bulan sebelumnya. Dalam tahap awal, pemetaan dilakukan terhadap siswa SMA Labschool Kebayoran, SMPN 1 Megamendung, dan SMAN 31 Jakarta melalui pengisian instrumen Talent DNA.

Ary menjelaskan, pendekatan Talent DNA tidak hanya memetakan bakat, tetapi juga menganalisis Drive Network Action setiap individu. Dari analisis tersebut, dapat diketahui motif, pola interaksi, serta kecenderungan potensi seseorang di berbagai bidang.

“Motif manusia itu berbeda-beda, cara bergaulnya juga berbeda. Dari situ kita bisa melihat kecenderungan potensi, termasuk siapa yang kuat di seni, matematika, fisika, riset, dan bidang lainnya,” jelasnya.

Pemetaan talenta seni ini mencakup enam bidang utama, yakni seni pertunjukan, seni rupa, desain, kriya, sastra, serta seni media, film, dan animasi. Dengan pendekatan ini, pembinaan diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah sesuai potensi masing-masing individu.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut positif pemetaan talenta berbasis Talent DNA tersebut. Ia menilai pemetaan SDM kebudayaan perlu dilakukan secara menyeluruh dan sistematis agar dapat menjadi dasar kuat dalam perumusan kebijakan pengembangan kebudayaan nasional.

“Kalau ini menjadi program nasional, kita bisa mengetahui bakat terpendam siswa di seluruh Indonesia,” ujar Menbud Fadli.

Ia juga menekankan pentingnya menempatkan seni sejajar dengan bidang lain dalam pembangunan talenta nasional. Pemerintah, lanjutnya, berencana mengembangkan pendekatan STEAM dengan menambahkan unsur arts ke dalam konsep STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

Selain itu, Fadli Zon menyoroti pentingnya pengakuan terhadap kompetensi non-akademik. Menurutnya, banyak maestro dan pelaku budaya yang keahliannya terbentuk melalui pengalaman panjang, bukan semata melalui jalur pendidikan formal.

“Ada orang yang sekolahnya tidak tinggi, tapi sudah sangat mahir di bidangnya. Itu juga bentuk kompetensi yang harus kita hargai,” katanya.

Kementerian Kebudayaan terus mendorong pembangunan sistem manajemen talenta kebudayaan yang berbasis data, berorientasi pada potensi, serta mendukung pembinaan seni yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan zaman. Ke depan, hasil pemetaan Talent DNA ini diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan dan program pembinaan kebudayaan yang lebih tepat sasaran, baik di tingkat pusat maupun daerah. (rmn)

Tags: Ary Ginanjar AgustianESQ GroupFadli ZonKementerian KebudayaanTalent DNA

Berita Terkait.

ice
Nasional

ICE Institute Percepat Transformasi Pembelajaran Digital, Ribuan Mahasiswa Nikmati Kampus Tanpa Batas

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:40
dody
Nasional

KPU Jakarta Soroti Dua “Gap” Pengaturan Lembaga Survei dalam WAPOR Asia Pacific

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:23
bowo
Nasional

Pengamat Lempar Sindiran “Londo Ireng”: Jangan Sedikit-Sedikit Pengkritik Dicap Antek Asing

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:12
sutan
Nasional

Ketua DPD RI Sambut Skema Top Up Anggaran Daerah, Dinilai Ringankan Beban Fiskal

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:02
dokter
Nasional

Kasus Tewasnya Dokter Internship, DPR RI: Harus Jadi Momentum Penguatan Perlindungan Tenaga Kesehatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:11
DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika
Nasional

DPR: Jangan Tutupi Kasus Dugaan Kasat Narkoba Tangsel Terlibat Jaringan Narkotika

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:56

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1434 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1382 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3016 shares
    Share 1206 Tweet 754
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.