• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Sudirman Said Sebut Indonesia Bisa “Unstoppable” Menuju Kehancuran

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 12 Januari 2026 - 17:30
in Nasional
said

Rektor Universitas Harkat Negeri sekaligus mantan Menteri ESDM, Sudirman Said (dua dari kanan) menjadi narasumber dalam diskusi Survei KedaiKOPI bertajuk “Mencari Sosok Pemimpin Ideal Indonesia: Apa Kata Rakyat?” yang digelar di Jakarta, Minggu (11/1/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia berada di persimpangan jalan sejarah, antara menjadi bangsa yang tak terbendung kemajuannya, atau sebaliknya, tak terbendung kemundurannya.

Pernyataan reflektif itu disampaikan Sudirman Said dalam diskusi Survei KedaiKOPI bertajuk “Mencari Sosok Pemimpin Ideal Indonesia: Apa Kata Rakyat?” yang digelar pada Minggu (11/1/2026). Dalam pandangannya, masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan yang dihasilkan hari ini.

BacaJuga:

DPR Soroti Rencana Rekening Massal untuk Bansos: Data Adminduk Harus Valid

Sekjen Kemendagri: Pemeriksaan BPK Jadi Momentum Perkuat Akuntabilitas dan Evaluasi Pengelolaan Anggaran

Mendiktisaintek Dorong Generasi Muda Bangun Industri Nasional Berbasis Teknologi

“Kita masih sangat optimistis. Indonesia bahkan bisa menjadi bangsa yang unstoppable. Tapi unstoppable ini seperti dua sisi mata pisau,” kata Sudirman.

Menurutnya, jika kepemimpinan Indonesia diisi oleh figur-figur dengan empat karakter universal, yakni jujur, kompeten, inspiratif, dan visioner, maka kemajuan dan kebaikan akan bergerak tanpa hambatan. Namun, jika yang terpilih justru antitesis dari karakter tersebut, kehancuran pun akan berlangsung tanpa rem.

“Kalau pemimpinnya salah, maka negeri ini juga akan unstoppable dalam keburukan dan keambrukannya,” jelas Sudirman.

Sudirman mengingatkan bahwa sejarah dunia telah memberi pelajaran mahal tentang jatuh bangunnya peradaban. Dari Tiongkok lintas dinasti, Kekaisaran Romawi, Ottoman, Mongol, hingga Mataram dan VOC di Nusantara, semuanya tak lepas dari kualitas kepemimpinan.

“Peradaban besar bertahan karena pemimpinnya adil, hukumnya tegak, pemerintahannya bersih, dan rakyatnya terlibat mengawasi,” tuturnya.

Sebaliknya, ketika kekuasaan jatuh ke tangan pemimpin yang lalim dan antikritik, hukum berubah menjadi alat kekuasaan, tata kelola hancur, korupsi merajalela, dan rakyat disingkirkan dari ruang partisipasi.

“Kekaisaran sebesar apa pun tidak runtuh karena diserang dari luar, tapi karena sistemnya tak lagi sanggup menyangga dirinya sendiri,” tegas Sudirman.

Dalam konteks Indonesia hari ini, Sudirman menilai terdapat sinyal bahaya yang tidak boleh diabaikan. Praktik nepotisme dan politik kekerabatan dinilai merusak sendi meritokrasi dan menghancurkan kepercayaan publik.

“Rekam jejak tidak lagi penting. Integritas dianggap penghalang. Yang dekat kekuasaan atau yang mampu membayar bisa melompat jauh dalam jabatan,” ungkapnya.

Karena itu, Sudirman secara khusus menyerukan peran strategis kaum muda. Ia meminta generasi muda tidak larut dalam polarisasi dan politik penumpulan akal sehat.

“Kaum muda harus bersiap: membangun jembatan, bukan meruntuhkan; berserikat, bukan terpecah-belah; mengasah ide, bukan menjadi pendengung; dan menjadi tangguh, bukan takut,” harapnya.

Sudirman juga mendorong agar survei kepemimpinan tidak hanya bertumpu pada opini publik umum, tetapi diperluas dengan menggali pandangan para pemikir dan praktisi yang kompeten.

“Angkat pesan-pesan penting dari mereka agar masyarakat makin terdidik dalam memilih pemimpin,” tutupnya.

Di ujung diskusi itu, pesan Sudirman terasa sederhana namun menentukan, masa depan Indonesia bukan ditentukan oleh nasib, melainkan oleh pilihan sadar rakyatnya hari ini, tentang siapa yang layak memimpin dan nilai apa yang ingin dijaga bersama. (her)

Tags: Karakter PemimpinRektorrisetSudirman SaidUnstoppable

Berita Terkait.

DPR Soroti Rencana Rekening Massal untuk Bansos: Data Adminduk Harus Valid
Nasional

DPR Soroti Rencana Rekening Massal untuk Bansos: Data Adminduk Harus Valid

Kamis, 10 September 2026 - 23:24
5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Ketua DPR Minta Operasi SAR Dimaksimalkan
Nasional

Sekjen Kemendagri: Pemeriksaan BPK Jadi Momentum Perkuat Akuntabilitas dan Evaluasi Pengelolaan Anggaran

Kamis, 10 September 2026 - 22:34
Mendiktisaintek Dorong Generasi Muda Bangun Industri Nasional Berbasis Teknologi
Nasional

Mendiktisaintek Dorong Generasi Muda Bangun Industri Nasional Berbasis Teknologi

Kamis, 10 September 2026 - 22:04
5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Ketua DPR Minta Operasi SAR Dimaksimalkan
Nasional

5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Ketua DPR Minta Operasi SAR Dimaksimalkan

Kamis, 10 September 2026 - 21:44
Kemenkes Ogah Dorong Evaluasi MBG usai Kasus Keracunan di Karo
Nasional

Kemenkes Ogah Dorong Evaluasi MBG usai Kasus Keracunan di Karo

Kamis, 10 September 2026 - 21:04
DPR: Aturan Penahanan di KUHAP Baru Perkuat Kepastian Hukum dan Cegah Kesewenang-wenangan Aparat
Nasional

DPR: Aturan Penahanan di KUHAP Baru Perkuat Kepastian Hukum dan Cegah Kesewenang-wenangan Aparat

Kamis, 10 September 2026 - 20:28

OLAHRAGA

Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur
Olahraga

Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Editor Dilianto
Jumat, 11 September 2026 - 02:21

INDOPOSCO.ID – Target besar dipasang cabang olahraga esports Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dari delapan nomor yang diikuti, Kontingen...

SelengkapnyaDetails
lc

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Kamis, 10 September 2026 - 10:50
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07
wo

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    639 shares
    Share 256 Tweet 160
  • Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

    638 shares
    Share 255 Tweet 160
  • Bea Cukai Kediri Amankan 804 Ribu Batang Rokok Ilegal yang Disembunyikan di Balik Karung Garam

    638 shares
    Share 255 Tweet 160
  • Jadwal Liga Champions: Bayern-MU Jumpa Lawan Mudah, Wakil Italia Siap Debut

    633 shares
    Share 253 Tweet 158
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.