• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mendiktisaintek Dorong Generasi Muda Bangun Industri Nasional Berbasis Teknologi

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 10 September 2026 - 22:04
in Nasional
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto. Foto: Dok Kemendiktisaintek

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto. Foto: Dok Kemendiktisaintek

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong generasi muda memiliki visi beyond nationalism untuk membawa Indonesia menjadi negara maju. Nasionalisme, menurut dia, tidak cukup diwujudkan melalui simbol, tetapi harus dibuktikan lewat karya anak bangsa yang mampu digunakan dan dibutuhkan masyarakat dunia.

Brian mengatakan, Indonesia membutuhkan keberanian menetapkan target besar untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah. Upaya tersebut harus ditopang pembangunan sumber daya manusia (SDM), kebangkitan industri nasional, serta penguasaan teknologi dan inovasi.

BacaJuga:

DPR Soroti Rencana Rekening Massal untuk Bansos: Data Adminduk Harus Valid

Sekjen Kemendagri: Pemeriksaan BPK Jadi Momentum Perkuat Akuntabilitas dan Evaluasi Pengelolaan Anggaran

5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Ketua DPR Minta Operasi SAR Dimaksimalkan

“Nasionalisme kita jangan berhenti sampai kita menghormati bendera atau menyanyikan lagu kebangsaan. Kita harus bangga ketika karya anak bangsa digunakan dan ditunggu oleh dunia,” ujar Brian dalam keterangan, Kamis (10/9/2026).

Dia menilai industrialisasi menjadi keharusan bagi Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu indikator yang perlu dikejar adalah pendapatan per kapita di atas USD15 ribu agar Indonesia dapat keluar dari kelompok negara berpendapatan menengah.

Saat ini, dikatakan dia, pendapatan per kapita Indonesia masih berada di kisaran USD5.400–USD5.500. Karena itu, diperlukan transformasi ekonomi yang lebih mendasar, bukan hanya mengandalkan konsumsi maupun ekspor sumber daya alam.

“Ini adalah ukuran dignity bangsa kita, ukuran kebanggaan bangsa kita di depan bangsa lain. Kita harus membangun kepercayaan diri bahwa bangsa kita mampu. Dan industrialisasi ini adalah sebuah keharusan bagi kita. Kita harus membangun industri sebanyak-banyaknya,” tegasnya.

Menurut Brian, industrialisasi dapat menjadi lokomotif untuk meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekspor, sekaligus menghasilkan nilai tambah di dalam negeri.

Namun, lanjutnya, Indonesia saat ini menghadapi tantangan deindustrialisasi. Dia menyebut selama sekitar dua dekade jumlah industri di Indonesia mengalami penurunan.

Ia menuturkan, kondisi tersebut perlu segera dibalik. Sebab, penguatan industri nasional memiliki dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

Brian menegaskan pembangunan industri tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perguruan tinggi, akademisi, dunia usaha, profesional, birokrasi, dan masyarakat harus bergerak secara bersama-sama.

“Teknologi dan inovasi menjadi faktor penting. Industrialisasi tidak boleh sekadar membuat Indonesia mampu memproduksi barang, tetapi juga harus diikuti kemampuan menguasai teknologi yang menjadi fondasi produk tersebut,” terangnya.

Brian mencontohkan Jepang, Korea Selatan, dan China yang mampu membangun kekuatan ekonomi melalui pengembangan industri secara konsisten. Indonesia, kata dia, juga memiliki kapasitas untuk melakukan hal serupa.

Ia menegaskan, pengembangan pesawat N250 menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia pernah memiliki kemampuan dalam membangun teknologi industri strategis. Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi pijakan untuk kembali membangun kepercayaan diri nasional.

“Indonesia harus bangkit. Kita harus membangun keyakinan bahwa kita mampu menjadi bangsa maju, dan kedaulatan Indonesia harus tercermin dari karya-karya anak bangsa yang digunakan oleh dunia,” katanya.

Brian juga mengingatkan besarnya bonus demografi yang dimiliki Indonesia. Jumlah penduduk usia produktif yang besar merupakan modal penting untuk melakukan lompatan ekonomi.

Namun, peluang tersebut memiliki batas waktu. Dia menyebut jendela kesempatan Indonesia untuk keluar dari kelompok negara berpendapatan menengah hanya terbuka hingga sekitar 2040.

Karena itu, menurutnya, generasi produktif saat ini harus memanfaatkan momentum tersebut dengan meningkatkan kualitas SDM, produktivitas, penguasaan teknologi, serta memperkuat industrialisasi nasional.

“Potensi terbesar Indonesia bukan hanya kekayaan sumber daya alam, tetapi juga talenta manusianya,” ujarnya.

“Contohnya talenta asal Indonesia yang dipercaya menjadi salah satu arsitek desain di NVIDIA, perusahaan teknologi global yang berperan penting dalam pengembangan komputasi untuk kecerdasan artifisial,” imbuhnya. (nas)

Tags: Industri NasionalMendiktisaintekTeknologi

Berita Terkait.

DPR Soroti Rencana Rekening Massal untuk Bansos: Data Adminduk Harus Valid
Nasional

DPR Soroti Rencana Rekening Massal untuk Bansos: Data Adminduk Harus Valid

Kamis, 10 September 2026 - 23:24
5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Ketua DPR Minta Operasi SAR Dimaksimalkan
Nasional

Sekjen Kemendagri: Pemeriksaan BPK Jadi Momentum Perkuat Akuntabilitas dan Evaluasi Pengelolaan Anggaran

Kamis, 10 September 2026 - 22:34
5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Ketua DPR Minta Operasi SAR Dimaksimalkan
Nasional

5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Ketua DPR Minta Operasi SAR Dimaksimalkan

Kamis, 10 September 2026 - 21:44
Kemenkes Ogah Dorong Evaluasi MBG usai Kasus Keracunan di Karo
Nasional

Kemenkes Ogah Dorong Evaluasi MBG usai Kasus Keracunan di Karo

Kamis, 10 September 2026 - 21:04
DPR: Aturan Penahanan di KUHAP Baru Perkuat Kepastian Hukum dan Cegah Kesewenang-wenangan Aparat
Nasional

DPR: Aturan Penahanan di KUHAP Baru Perkuat Kepastian Hukum dan Cegah Kesewenang-wenangan Aparat

Kamis, 10 September 2026 - 20:28
Presiden PKS Dorong Budaya Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Nasional

Presiden PKS Dorong Budaya Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Kamis, 10 September 2026 - 17:36

OLAHRAGA

lc
Olahraga

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 10 September 2026 - 10:50

INDOPOSCO.ID – Liga Champions 2026/2027 langsung menyajikan pesta gol dan drama pada matchday pertama fase liga. Paris Saint-Germain (PSG) dan...

SelengkapnyaDetails
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07
wo

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 06:06
bowo

Rela Bertanding saat Cedera Rusuk, Prabowo Minta Semangat Atlet Equestrian Dicontoh

Kamis, 10 September 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Jadwal Liga Champions: Bayern-MU Jumpa Lawan Mudah, Wakil Italia Siap Debut

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    632 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Bea Cukai Sumbagbar dan Bea Cukai Bandar Lampung Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar dan Catat Kinerja Positif hingga September 2026

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.