• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KPAI: Temuan 70 Anak Terpapar Neo-Nazi dan White Supremacy adalah Lonceng Bahaya

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:04
in Nasional
Senpi

Senjata yang digunakan terduga pelaku saat terjadi ledakan di SMAN 72 Jakarta. Foto: Dokumentasi pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merespons temuan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan 70 anak di berbagai wilayah Indonesia terpapar paham radikalisme, white supremacy, hingga Neo-Nazi. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal bahaya bagi sistem perlindungan anak saat ini.

“Jumlah 70 anak-anak terpapar radikalisme, tentu ini lonceng keras ya, di dunia perlindungan anak kita,” kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

BacaJuga:

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

Paparan itu diduga menyebar melalui grup percakapan internasional bernama True Crime Community. Berdasar keterangan Kepolisian, mereka direkrut di rentang umur 11 sampai dengan 18 tahun.

“Artinya orang tua harus memperhatikan anak-anak mereka yang berada di umur tersebut. Ada perekrutan ada pelatihan, ada pengawalan dan ada pendanaan karena perekrutan yang sistematis ini,” ucap Jasra.

Berkaca dari temuan tersebut, semua pihak diingatkan agar tidak bersikap permisif bahkan permisfisme, terhadap sikap radikalisme, ekstrimisme dan terorisme.

“Jangan dipelihara, mengabaikan dan membiarkan (menganggap) sikap sikap radikalisme (biasa). Dengan peristiwa tersebut, kita bisa menyampaikan,” jelas Jasra.

Menurutnya, sikap hidup sehari hari radikal dan ekstrimis jangan terlalu lama dibiarkan, sebab dapat dicontoh anak-anak. “Yang artinya sikap radikalisme, sikap ekstrimisme itu kejahatan luar biasa, tidak hanya terorisme itu sendiri. Ini dulu yang harus sama di kepala,” tutur Jasra.

“Di balik peristiwa, kita tahu, dunia maya secara underground, dark web, senyap, sedang terus bergerak menghabisi generasi kita. Ini yang sangat mengerikan,” tambahnya.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Mayndra Eka Wardhana mengatakan, paparan radikalisme maupun paham kekerasan di media sosial tersebut sangatlah cepat dalam mempengaruhi perilaku, emosi, serta pola pikir anak-anak.

“Adapun sebaran wilayah yang teridentifikasi sebagai member group True Crime Community, ada 70 anak di 19 provinsi ya,” kata Mayndra Eka Wardhana terpisah di Jakarta, Rabu (8/1/2026). (dan)

Tags: Densus 88 Antiteror PolriKPAIperlindungan anakRadikalisme

Berita Terkait.

ribka
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Rabu, 9 September 2026 - 22:42
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 22:22
dasco
Nasional

DPR Minta Pencarian Optimal Hilangnya 5 Jurnalis saat Liputan Erupsi Anak Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 22:12
pelajar
Nasional

PISA 2025 Indonesia Naik, P2G Sorot Tingginya Angka Perundungan Murid

Rabu, 9 September 2026 - 20:02
kasal
Nasional

Kapal Selam Indonesia Terancam “Bolong”, Kasal Buka Opsi Beli Interim

Rabu, 9 September 2026 - 19:29
p2mi
Nasional

Baru 3.879 Peserta, Program SMK Go Global Masih Jauh dari Target 40.000 di 2026

Rabu, 9 September 2026 - 19:09

OLAHRAGA

games
Olahraga

Badai dan Banjir Terjang Nagoya, Latihan Kontingen Indonesia Asian Games 2026 Terancam Terganggu

Editor Dilianto
Rabu, 9 September 2026 - 21:21

INDOPOSCO.ID - Badai yang menerjang Nagoya, Jepang, berdampak langsung terhadap aktivitas Kontingen Indonesia jelang Asian Games 2026 di Negeri Matahari...

SelengkapnyaDetails
tohir

Erick Thohir Kerucutkan Perburuan Medali Asian Games 2026, 21 Cabor Jadi Fokus

Rabu, 9 September 2026 - 21:11
liga

Jadwal Liga Champions: Liverpool-Arsenal Hadapi Ujian Berat, Barca-PSG Jumpa Lawan “Mudah”

Rabu, 9 September 2026 - 18:18
menpora

Pesan Menpora Jelang Asian Games 2026: Kejar Emas, Jangan Main-Main dengan Anggaran

Rabu, 9 September 2026 - 18:08
Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Rabu, 9 September 2026 - 09:57

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.