• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengawasan Diperketat, Harga Beras Premium-Medium Diklaim Kian Terkendali

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 28 Desember 2025 - 15:07
in Nasional
bulog

Ilustrasi - Stok beras medium di gudang Perum Bulog, salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga harga beras agar tetap sesuai HET. Foto: Dok. Bapanas

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga beras mulai menunjukkan hasil yang nyata di lapangan. Setelah dua bulan bekerja intensif, Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras berhasil menekan harga beras di berbagai wilayah agar semakin mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET).

Satgas Pengendalian Harga Beras resmi dibentuk sejak 20 Oktober 2025 melalui Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Nomor 375 Tahun 2025. Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menertibkan harga beras di seluruh rantai distribusi, mulai dari produsen hingga pedagang eceran.

BacaJuga:

Jangan Cuma Bergelar, Guru Besar Ditantang Jadi Mesin Solusi Bangsa

Sekolah Rakyat Tak Berhenti di Bangku SMA, 35 Lulusannya Dijamin Kuliah Gratis

Kekeringan Meluas, Daerah Bekasi, Banjarnegara dan Bima Mulai Krisis Air Bersih

Dalam kurun waktu dua bulan, Satgas telah melaksanakan sebanyak 45.715 kegiatan pemantauan yang menjangkau 38 provinsi serta 514 kabupaten dan kota. Dari hasil pengawasan tersebut, tercatat sebanyak 987 pelaku usaha perberasan menerima teguran tertulis karena ditemukan praktik harga yang tidak sesuai ketentuan HET.

Capaian ini merupakan buah dari kerja sama lintas sektor yang solid. Satgas melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Bapanas, Polri, Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perdagangan (Kemendag), pemerintah daerah, hingga Perum Bulog.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari semangat gotong royong yang dijalankan secara konsisten di lapangan.

“Dalam dua bulan terakhir, kami telah menerapkan pengawasan intensif ke semua lini pelaku usaha perberasan. Ini supaya agar harga beras di masyarakat dapat lebih terkendali, karena sesuai arahan Bapak Kepala Bapanas (Andi Amran Sulaiman) bahwa pemerintah harus mampu menjadi pengendali harga, terutama untuk beras,” kata Ketut dalam keterangannya, dikutip pada Minggu (28/12/2025).

Ia menambahkan, dampak pengawasan Satgas mulai terasa di berbagai zona HET, baik untuk beras medium maupun premium.

“Impak positifnya kita lihat semenjak ada Satgas Pengendalian Harga Beras, harga beras medium dan premium di sebagian besar Zona HET telah mengalami penurunan. Termasuk Zona 3 telah ada penurunan harga, tapi masih perlu ada upaya lebih agar dapat mendekati HET, karena di sana ada tantangan geografis,” tambahnya.

Data Panel Harga Pangan Bapanas menunjukkan tren penurunan harga yang cukup signifikan. Untuk beras premium, per 20 Oktober 2025 rerata harga nasional di Zona 1 tercatat sebesar Rp 15.248 per kilogram (kg), Zona 2 Rp 16.303 per kg, dan Zona 3 mencapai Rp 19.371 per kg.

Namun, per 24 Desember 2025, harga beras premium di Zona 1 turun menjadi Rp 14.828 per kg atau menurun 2,75 persen. Zona 2 juga mengalami penurunan menjadi Rp 16.025 per kg atau turun 1,7 persen. Sementara itu, Zona 3 mencatatkan penurunan paling tajam sebesar 7,51 persen menjadi Rp 17.916 per kg.

Penurunan serupa juga terjadi pada harga beras medium. Pada 20 Oktober, rerata harga beras medium di Zona 1 berada di angka Rp 13.369 per kg, Zona 2 Rp 13.960 per kg, dan Zona 3 Rp 16.500 per kg. Setelah pengawasan Satgas berjalan, per 24 Desember harga di Zona 1 turun menjadi Rp 13.067 per kg, Zona 2 menjadi Rp 13.735 per kg, dan Zona 3 turun ke Rp 15.566 per kg.

Ke depan, pemerintah memastikan pengawasan akan terus diperkuat agar harga beras semakin stabil dan terjangkau bagi masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa intervensi yang terukur, kolaboratif, dan berkelanjutan mampu memberikan dampak langsung bagi ketahanan pangan nasional. (her)

Tags: BapanasberasBulog

Berita Terkait.

Jangan Cuma Bergelar, Guru Besar Ditantang Jadi Mesin Solusi Bangsa
Nasional

Jangan Cuma Bergelar, Guru Besar Ditantang Jadi Mesin Solusi Bangsa

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:36
Sekolah Rakyat Tak Berhenti di Bangku SMA, 35 Lulusannya Dijamin Kuliah Gratis
Nasional

Sekolah Rakyat Tak Berhenti di Bangku SMA, 35 Lulusannya Dijamin Kuliah Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:01
Kekeringan Meluas, Daerah Bekasi, Banjarnegara dan Bima Mulai Krisis Air Bersih
Nasional

Kekeringan Meluas, Daerah Bekasi, Banjarnegara dan Bima Mulai Krisis Air Bersih

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:31
Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi
Nasional

1.035 Prajurit Infanteri Resmi Sandang Baret Usai Ikuti Prosesi Pembaretan di Pantai Jangkar 

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:51
AI Makin Canggih, Menaker Ingatkan SDM Tak Cukup Jago Teknologi
Nasional

FFI 2026 Bergulir, Penguatan Ekosistem Perfilman Masih Jadi PR Pemerintah

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:01
FTA Kecam Penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa: Alarm Bahaya bagi Demokrasi dan Kebebasan Bersuara
Nasional

FTA Kecam Penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa: Alarm Bahaya bagi Demokrasi dan Kebebasan Bersuara

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:31

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1128 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7146 shares
    Share 2858 Tweet 1787
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    791 shares
    Share 316 Tweet 198
Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran
Olahraga

Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran

Editor Laurens Dami
Minggu, 21 Juni 2026 - 20:52

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 semakin memanas. Empat pertandingan penting akan digelar pada Minggu (21/6/2026) malam hingga...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:16
Gakpo

Cetak Brace ke Gawang Swedia, Brobbey dan Gakpo Masuk Buku Sejarah Oranje

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:42
Floranus

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.