• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenkes Verifikasi Temuan 13 Kasus Stunting di Wilayah Bencana

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 24 Desember 2025 - 10:49
in Nasional
WhatsApp Image 2025-12-24 at 10.17.50

edung Kementerian Kesehatan RI, Jakarta. Foto: Dokumen Humas Kemenkes

Share on FacebookShare on Twitter

INDPOSCO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah memverifikasi laporan temuan kasus stunting di Desa Toweren, Kabupaten Aceh Tengah, yang merupakan salah satu wilayah terdampak bencana di Sumatera.

“Saya masih konfirmasi ke lapangan kondisi tersebut,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman kepada INDOPOSCO melalui gawai, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

BacaJuga:

Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”

Dugaan Pelecehan Puluhan Santri di Pati, DPR Desak Hukuman Maksimal: Ini Kejahatan Serius!

Tak Sekadar Populis, Program MBG Kunci Kualitas SDM Masa Depan

Ia mengklaim bantuan dari Kemenkes dan Dinkes setempat sudah tersalurkan, dari Pemberian Makanan Tambahan (PMT) atau MPASI dan vitamin A hingga program edukasi tumbuh kembang anak serta dukungan bagi ibu menyusui.

“Yang jelas Kemenkes dan dinkes sudah kirimkan bantuan PMT/MPASI, vitamin A dan edukasi kesehatan tumbuh kembang anak serta pendampingan kepada Ibu Menyusui (busui),” ujar Aji.

Ia menjelaskan stunting merupakan hasil dari proses panjang yang penyebabnya bahkan dapat bermula sebelum masa pernikahan dan kehamilan. Oleh karena itu, intervensi dilakukan sejak dini pada remaja putri melalui pemberian tablet tambah darah.

“(Stunting) bisa dimulai penyebabnya sblm menikah dan hamil. Makanya kita intervensi sejak remaja putri dengan tablet tambah darah,” jelas Aji.

Berdasar data yang dikantonginya mengenai kasus stunting di Aceh menunjukkan terdapat penurunan kasus stunting cukup signifikan, dari sekitar 31,2 persen (2022) menjadi 29,4 persen (2023), meskipun masih di atas ambang batas WHO (<20 persen) dan menempatkan Aceh di posisi ketujuh tertinggi nasional pada 2023, lebih baik dari peringkat keempat tahun sebelumnya.Ia mengaku masih menantikan informasi valid dari daerah untuk memastikan kebenaran kasus tersebut. "Saya masih nunggu konfirmasi dari daerah tentang kasus tersebut," imbuh Aji.Kasus stunting di wilayah terdampak bencana Sumatera pertama kali diungkapkan Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aceh, dr. Sulasmi.Ia mengungkapkan salah satu wilayah memiliki cukup banyak anak stunting adalah Desa Toweren. Terdapat 13 anak yang mengalami stunting."Kebetulan balita stunting yang kami temui di Desa Toweren itu adalah salah satu desa yang jauh dari Aceh tengah ini. Kebetulan kami sempat menemui 13 anak tersebut dan sudah melakukan beberapa edukasi," kata dr Sulasmi terpisah dalam konferensi daring IDAI, Senin (22/12/2025).(dan)

Tags: Banjir SumateraBencana SumateraKemenkesstuntingWilayah Bencana

Berita Terkait.

Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”
Nasional

Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:31
Dugaan Pelecehan Puluhan Santri di Pati, DPR Desak Hukuman Maksimal: Ini Kejahatan Serius!
Nasional

Dugaan Pelecehan Puluhan Santri di Pati, DPR Desak Hukuman Maksimal: Ini Kejahatan Serius!

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:55
Tak Sekadar Populis, Program MBG Kunci Kualitas SDM Masa Depan
Nasional

Tak Sekadar Populis, Program MBG Kunci Kualitas SDM Masa Depan

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:31
99 Persen Kader Internal Isi Kepengurusan Baru, Jazuli: PB Mathla’ul Anwar Siap Melesat Lebih Tinggi
Nasional

51 Jemaah Haji Ilegal Ditangkap di Soetta Selama April – Mei 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:32
Christina-Aryani
Nasional

Cegah Kekerasan Pekerja Migran, Kemen P2MI Perkuat Peran Posbakum

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:25
MayDay
Nasional

Fakta di Balik Video May Day: Buruh Tak Tolak MBG, Begini Penjelasan KSPSI

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:14

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3687 shares
    Share 1475 Tweet 922
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.