• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

HeiDai Gou, dari Tambang Hitam Menuju Kawasan Hijau

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 21 Desember 2025 - 15:07
in Internasional
tambang

Foto yang diambil oleh drone menunjukkan pepohonan di area rehabilitasi tambang batubara Jungar Banner di Ordos, Mongolia Dalam (Tiongkok utara), pada 19 September 20

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pada musim dingin, area reklamasi seluas 99.500 mu (1 mu=0,067 hektare) di Tambang Batu Bara HeiDai Gou di Mongolia Dalam tetap menunjukkan vitalitas.8

Pemeliharaan di masa musim dingin merupakan garis pertahanan utama bagi restorasi ekologi.

BacaJuga:

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Tambang Batu Bara Heidai Gou telah membentuk tim pemeliharaan profesional untuk memberikan perlindungan yang tepat bagi lebih dari 240 jenis vegetasi asli.

Qin Shaohua, wakil manajer tambang di Tambang Batu Bara HeiDai Gou, menyampaikan bahwa melalui penerapan mode pencegahan pembekuan (anti-freezing) berupa “dinding penahan tanah dari karung anyam berisi tanah + penutup jerami”, sistem perakaran vegetasi lereng seluas lebih dari 1.700 hektare telah terlindungi.

Saat ini, tingkat tutupan vegetasi di area pertambangan tersebut telah melonjak dari semula di bawah 25 persen menjadi 85 persen, dengan kapasitas fiksasi pasir tahunan mencapai 200 ribu ton.

Bahkan pada musim dingin terdingin sekalipun, sabuk vegetasi di area timbunan limbah tetap dapat secara efektif menghalau angin dan pasir, sementara jumlah kehilangan tanah dan air telah merosot 88 persen dibandingkan sebelum dilakukan penanganan.

Sebagai tambang batu bara terbuka berskala super besar dengan output tahunan mencapai lebih dari 30 juta ton, tingkat pemulihan sumber dayanya tetap stabil di atas 98 persen untuk waktu yang lama.

Melalui penerapan proses peledakan lempar bertingkat tinggi (high-step throwing blasting), aktivitas penambangan pada musim dingin mampu menghemat lebih dari 20 ribu ton batu bara standar setiap tahunnya, memungkinkan penambangan batu bara hitam dan perlindungan ekologi hijau dapat berjalan berdampingan secara harmonis di tengah dinginnya musim dingin.

Di lokasi pertambangan tersebut, truk tambang listrik berkapasitas 330 ton telah menggantikan kendaraan berbahan bakar tradisional. Di tengah embusan angin dingin yang menusuk tulang, deru gas buang tidak lagi terdengar.

Setiap kendaraan dapat menghemat lebih dari 120 ton diesel dan mengurangi emisi karbon sekitar 370 ton selama musim dingin.

Sekop listrik berkapasitas 55 meter kubik beroperasi secara terpadu dengan truk nirawak tersebut, dan seluruh proses penambangan, pemuatan, serta pengangkutan berlangsung secara tertutup.

Ditambah dengan sistem penekan debu berupa meriam kabut (fog cannon), kandungan debu di udara area pertambangan itu pada musim dingin berhasil ditekan hingga 90 persen.

Tambang hijau juga mendorong peningkatan pendapatan warga desa sekitar melalui penyediaan lapangan kerja pada musim dingin.

Model pengelolaan pakan ternak terpadu yang diterapkan oleh tambang batu bara tersebut telah menyumbangkan lebih dari 10 ribu mu pakan ternak musim dingin dari area reklamasi kepada desa-desa sekitar secara gratis, sehingga mengatasi masalah pakan musim dingin bagi kawanan hewan ternak milik lebih dari 50 peternak seperti dikutip Xinhua melalui Antara.

Bahkan saat cuaca dingin yang membeku, popularitas wisata studi ekologi tetap tinggi. Selama musim dingin, area itu menerima lebih dari 1.200 murid sekolah dasar dan menengah serta wisatawan. Aula pengalaman penambangan cerdas dan platform pengamatan burung untuk mengukur keanekaragaman hayati pun telah menjadi ruang kelas popularisasi ilmu pengetahuan pada musim dingin. (aro)

Tags: Batu BaraHeiDai Goumongoliapertambangan

Berita Terkait.

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07
Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS
Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16
Gedung-Pancasila
Internasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22
Gempa-Kolombia
Internasional

Gempa Magnitudo 7,4 Hantam Kolombia: 132 Tewas, 570 Lainnya Terluka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:18

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3834 shares
    Share 1534 Tweet 959
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    820 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.