• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Buku Sejarah Indonesia 2025 Resmi Diluncurkan, Menbud: Ini Perjalanan Bangsa

Dilianto Editor Dilianto
Senin, 15 Desember 2025 - 22:02
in Nasional
zon

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon. Foto: Dokumen Kemenbud

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengatakan, buku sejarah Indonesia tidak dimaksudkan untuk menuliskan sejarah Indonesia secara detail dan menyeluruh. Melainkan menghadirkan sorotan utama perjalanan bangsa dalam konteks dinamika global.

“Kalau sejarah kita ditulis lengkap, mungkin harus seratus jilid. Buku ini adalah highlight perjalanan bangsa, dari masa prasejarah sampai era Reformasi,” ujar Fadli Zon dalam keterangan, Senin (15/12/2025).

BacaJuga:

Dana Riset 4 Triliun Digelontorkan, Kampus Ditantang Tak Sekadar Produksi Jurnal

Menuju HARGANAS ke-33 Tekankan Keterlibatan Ayah Kunci Lahirkan Generasi Unggul

Bea Cukai Segel 43 Kontainer Ballpress di Tanjung Priok, Nilai Capai Rp37,5 Miliar

Ia menjelaskan, jilid pertama bertajuk Akar Peradaban Nusantara membahas fondasi awal peradaban di wilayah Nusantara, mulai dari dinamika prasejarah hingga terbentuknya masyarakat awal. Pada jilid ini ditegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu wilayah dengan peradaban tertua di dunia, termasuk melalui pembahasan kembalinya fosil Java Man (Homo erectus) ke Indonesia sebagai bagian dari kedaulatan budaya dan peradaban.

Interaksi Nusantara dengan dunia luar diulas dalam Jilid 2 dan Jilid 3 bertema Nusantara dalam Jaringan Global, yang menyoroti perjumpaan intensif dengan India, Tiongkok, dan Persia. Pertemuan tersebut membentuk jaringan perdagangan maritim, pertukaran budaya, serta fondasi pluralitas masyarakat Indonesia.

Periode kedatangan bangsa Barat dibahas dalam Jilid 4, Interaksi Awal dengan Barat: Kompetisi dan Aliansi, yang merekam dinamika persaingan dan kerja sama antara kekuatan Eropa dengan entitas politik lokal. Proses kolonialisasi selanjutnya diuraikan dalam Jilid 5 tentang Masyarakat Indonesia dan Terbentuknya Negara Kolonial.

Kesadaran kebangsaan dan perjuangan menuju kemerdekaan menjadi fokus Jilid 6, sementara dinamika pascaproklamasi hingga terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia dikaji dalam Jilid 7 tentang Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan (1945–1950).

Masa awal kemerdekaan dibahas dalam Jilid 8, Konsolidasi Negara Bangsa: Konflik, Integrasi, dan Kepemimpinan Internasional (1950–1965), disusul Jilid 9 yang mengulas Pembangunan dan Stabilitas Nasional Era Orde Baru (1967–1998). Dinamika Reformasi hingga era kontemporer disajikan dalam Jilid 10 bertajuk Reformasi dan Konsolidasi Demokrasi (1998–2024).

Seluruh jilid buku disunting oleh sejarawan senior dari berbagai perguruan tinggi, antara lain Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Hasanuddin, Universitas Andalas, Universitas Diponegoro, Universitas Islam Internasional Indonesia, dan masyarakat sejarawan Indonesia.

Guru Besar Sejarah dan Kebudayaan Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Amelia Fauzia, menilai buku ini sebagai capaian penting dalam historiografi Indonesia.

“Ini luar biasa dan bersifat historis. Kita sudah lama membutuhkan buku sejarah yang lebih komprehensif dengan data-data baru. Buku ini diharapkan menjadi pedoman, terutama bagi mahasiswa,” ujarnya.

Ia menambahkan, tantangan ke depan adalah memastikan buku ini dapat diakses dan dimanfaatkan oleh generasi muda yang semakin banyak belajar sejarah melalui media digital di luar ruang kelas konvensional.

Sebelumnya, Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) resmi meluncurkan buku Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global di Jakarta. Buku sejarah nasional terbaru ini disusun dalam sepuluh jilid utama serta satu jilid faktaneka dan indeks, melibatkan 123 sejarawan dari 34 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. (nas)

Tags: Buku Sejarah Indonesia 2025Fadli ZonMenteri KebudayaanUIN Syarif Hidayatullah

Berita Terkait.

riset
Nasional

Dana Riset 4 Triliun Digelontorkan, Kampus Ditantang Tak Sekadar Produksi Jurnal

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:52
harganas
Nasional

Menuju HARGANAS ke-33 Tekankan Keterlibatan Ayah Kunci Lahirkan Generasi Unggul

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:42
bc
Nasional

Bea Cukai Segel 43 Kontainer Ballpress di Tanjung Priok, Nilai Capai Rp37,5 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:22
Sakti Wahyu Trenggono
Nasional

Indonesia Berpeluang Terima USD260 Juta untuk Lindungi Ekosistem Laut

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:12
kementan
Nasional

Kementan Dorong UGM Daftarkan Hak PVT atas Varietas Hasil Riset

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:02
Jangan Sampai Layar Ambil Alih Kelas, Kemendikdasmen Ingatkan Bahaya Teknologi Berlebihan
Nasional

Jangan Sampai Layar Ambil Alih Kelas, Kemendikdasmen Ingatkan Bahaya Teknologi Berlebihan

Senin, 22 Juni 2026 - 23:57

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Hasil Piala Dunia: Cetak Brace saat Argentina Tekuk Austria, Messi Pecahkan Rekor

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
amine
Piala Dunia 2026

Hasil Piala Dunia: Comeback Atas Yordania, Aljazair Jaga Asa ke Fase Gugur

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 23 Juni 2026 - 13:03

INDOPOSCO.ID – Aljazair menunjukkan karakter pantang menyerah saat membalikkan keadaan dan mengalahkan Yordania dengan skor 2-1 pada laga kedua Grup...

SelengkapnyaDetails
didier

Hasil Piala Dunia : Perancis Lolos ke 32 Besar, Didier Deschamps Bernapas Lega

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:52
haaland

Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Bawa Norwegia Bekuk Senegal, Pastikan Tiket 32 Besar

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:22
lionell

Hasil Piala Dunia: Messi Sebut Kemenangan Argentina atas Austria Bikin Tim Lebih Tenang

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:10
mbappe

Hasil Piala Dunia: Prancis ke Fase Gugur Usai Cukur Irak, Mbappe Jadi Bintangnya

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:50
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.