• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mendes Minta ABPEDNAS Jadikan BPD Garda Depan Pengawasan Dana Desa

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 13 Desember 2025 - 08:09
in Nasional
Tangkapan layar Mendes PDT Yandri Susanto menjadi panelis dalam forum 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Optimism on 8% Economic Growth di Jakarta, Kamis (16/10/2025). Foto: ANTARA

Tangkapan layar Mendes PDT Yandri Susanto menjadi panelis dalam forum 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Optimism on 8% Economic Growth di Jakarta, Kamis (16/10/2025). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga:

Puncak Milad 24 PKS: “2+4 Hour Stream” Jadi Ruang Dialog Ketahanan Ekonomi, Pangan, dan Energi

Yakin Pengoperasian Kapal JHUB Tak Ganggu Nelayan Lokal? Ini Penjelasan KKP

Mendikdasmen: Anak Berkebutuhan Khusus Bukan Kutukan, Wajib Dapat Pendidikan

INDOPOSCO.ID – Sorotan publik terhadap dana desa kian menguat. Di tengah derasnya kritik dan keraguan masyarakat, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) untuk tampil sebagai penjaga utama akuntabilitas di tingkat desa.

Ajakan itu disampaikan Yandri usai menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ABPEDNAS 2025 yang digelar di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (12/12/2025).

Menurut Yandri, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memegang posisi strategis dalam memastikan setiap dana desa digunakan secara tepat dan bertanggung jawab. Ia berharap ABPEDNAS tidak hanya hadir sebagai organisasi, tetapi juga sebagai kekuatan moral sekaligus gerakan nyata di lapangan.

“BPD punya mandat untuk mengawasi dana desa. Karena itu, ABPEDNAS saya harapkan menjadi gerakan moral dan juga gerakan konvensional, agar setiap rupiah dana desa benar-benar bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Yandri.

Ia mengungkapkan, saat ini lebih dari 600 ribu anggota BPD telah tersebar di seluruh desa di Indonesia. Jumlah tersebut, kata dia, merupakan potensi besar dalam mengawal pendistribusian dan pemanfaatan dana desa agar tetap berada di jalur yang benar.

Namun di sisi lain, Yandri tak menampik bahwa dana desa kini tengah berada dalam sorotan tajam masyarakat. Berbagai persoalan alokasi anggaran yang dinilai tidak tepat sasaran turut memengaruhi kepercayaan publik.

“Perhatian masyarakat terhadap dana desa cukup besar, tetapi tone-nya masih cenderung negatif. Karena itu, perlu ada gerakan bersama supaya citra dana desa dan pemerintahan desa bisa kembali positif dan mendapat dukungan luas,” jelasnya.

Yandri menilai, penguatan peran BPD dapat menjadi salah satu solusi untuk mendorong pembangunan desa dan daerah tertinggal agar lebih maju, merata, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.

Selain itu, Kemendes PDT juga tengah menyiapkan langkah-langkah mitigasi guna memastikan pengelolaan dana desa tahun 2025 berjalan lebih efektif dan transparan, sekaligus menekan potensi kekhawatiran di tengah masyarakat.

“Ke depan kami akan menyusun pola strategis agar pengawasan dana desa benar-benar sampai ke denyut nadi setiap anggota BPD, mengingat jumlahnya sangat besar, dari Papua sampai Aceh,” tambahnya.

Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan ABPEDNAS, Yandri berharap dana desa tak lagi dipandang sebagai sumber masalah, melainkan sebagai instrumen utama pemerataan pembangunan yang diawasi bersama demi kepentingan rakyat. (her)

Tags: ABPEDNASBPDdana desaKemendes PDTMendes PDTYandri Susanto

Berita Terkait.

pks
Nasional

Puncak Milad 24 PKS: “2+4 Hour Stream” Jadi Ruang Dialog Ketahanan Ekonomi, Pangan, dan Energi

Minggu, 26 April 2026 - 10:20
jhub
Nasional

Yakin Pengoperasian Kapal JHUB Tak Ganggu Nelayan Lokal? Ini Penjelasan KKP

Minggu, 26 April 2026 - 09:07
ABK
Nasional

Mendikdasmen: Anak Berkebutuhan Khusus Bukan Kutukan, Wajib Dapat Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 22:01
Jemaah-Haji
Nasional

Layanan Kesehatan Dioptimalkan, 15.349 Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sabtu, 25 April 2026 - 21:00
KPK
Nasional

Benahi Parpol, KPK Serahkan Kajian ke Prabowo-DPR

Sabtu, 25 April 2026 - 20:09
Menkop
Nasional

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1350 shares
    Share 540 Tweet 338
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.