• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Serangan Siber Kian Canggih, Akademisi Desak Bank Uji Sistem Lewat Hacker

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 24 November 2025 - 19:15
in Headline
siber

Ilustrasi peretasan. Website palsu hasil ‘mirroring’ kerap menjebak pengguna untuk memasukkan data pribadi. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pertanyaan mengenai indikator keamanan dalam sistem transaksi digital kembali mencuat seiring meningkatnya kasus penipuan online. Namun menurut Akademisi University of Jakarta International (UNIJI) Liana Rahardja, tidak ada satu pun indikator yang benar-benar mampu menjamin keamanan sepenuhnya.

“Kita sering bertanya, indikator apa? Enggak ada yang bisa menjamin,” ujar Liana kepada INDOPOSCO, Senin (24/11/2025) seraya menegaskan bahwa celah kejahatan siber selalu berkembang lebih cepat dari sistem pertahanan.

BacaJuga:

Istana Bantah Pengunduran Diri Gubernur BI Dipicu Tekanan Pemerintah

Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Tewas, Polisi Pastikan Penyelidikan Belum Rampung

Sanksi Pidana untuk Perilaku LGBT Dapat Diterapkan Jika Ada Konsensus Nasional

Ia menjelaskan berbagai modus penipuan digital kini semakin canggih, terlebih melalui aplikasi percakapan seperti WhatsApp (WA) dan Short Message Service (SMS) yang sering digunakan pelaku untuk melakukan phising.

“Phising di WA, SMS, Anda mendapat hadiah, harap hubungi. Link-nya sekarang sudah mimicking (peniruan, layaknya website asli),” katanya.

Menurut Liana, teknik mimicking atau mirroring (pelaku membuat cermin/mirror dari situs asli sehingga tampilannya identik, tetapi dijalankan di server penipu) membuat situs palsu terlihat sangat mirip dengan situs asli, termasuk milik bank besar.

“Benar-benar website-nya (misal) BCA palsu sama BCA asli itu mirip banget. Kita bisa sampai salah pencet, salah masuk, dan tanpa sadar sudah memberikan data-data pribadi,” ujarnya.

Karena itu, ia menilai tidak ada sistem yang sepenuhnya kebal dari serangan.

“Enggak ada (sistem yang sepenuhnya aman), makanya perbankan sekarang sebaiknya meng-hire hacker-hacker. Sistem itu perlu dicoba dibobol supaya kita tahu kelemahannya,” jelas Kepala Program Studi Akuntansi UNIJI itu.

Menurutnya, bagi institusi keuangan, solusi paling realistis adalah menggandeng para ahli siber untuk menguji ketahanan sistem. Namun bagi pemerintah, terutama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), langkah strategis yang dapat dilakukan adalah meningkatkan pemahaman masyarakat.

“Tidak ada cara lain kecuali mensosialisasikan literasi digital dan keuangan kepada masyarakat umum,” tuturnya.

Liana menambahkan, kelompok masyarakat tertentu, terutama yang kurang akrab dengan teknologi, seperti warga lanjut usia (lansia) lebih rentan menjadi korban.

“Kalau orang yang mungkin sekolah, penerimaannya lebih cepat. Tapi mereka yang jauh dari teknologi itu lebih cepat ketipu, terutama orang yang sudah tua atau sulit belajar hal baru,” tambahnya.

Di tengah maraknya kejahatan digital, pesan Liana menjadi pengingat bahwa pertahanan terbaik tidak hanya ada pada teknologi, tetapi juga pada kesadaran dan kewaspadaan masyarakat. Keamanan transaksi digital bukan hanya soal sistem, tetapi juga soal literasi. (her)

Tags: bankhackerLiana RahardjapenipuanPenipuan Digitalpenipuan onlineserangan siberUNIJI

Berita Terkait.

perryy
Headline

Istana Bantah Pengunduran Diri Gubernur BI Dipicu Tekanan Pemerintah

Senin, 27 Juli 2026 - 09:55
Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak dan Pesan Terakhir
Headline

Pria Diduga Karumga Febrie Adriansyah Tewas, Polisi Pastikan Penyelidikan Belum Rampung

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:12
lgbt
Headline

Sanksi Pidana untuk Perilaku LGBT Dapat Diterapkan Jika Ada Konsensus Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:08
md
Headline

Pemidanaan Pelaku LGBT Bisa Diterapkan, Jika Jadi Kesepakatan Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:54
Pelibatan KPK dalam Kasus Febrie Adriansyah Jadi Sinyal Prabowo Serius Berantas Korupsi, tapi…
Headline

Pelibatan KPK dalam Kasus Febrie Adriansyah Jadi Sinyal Prabowo Serius Berantas Korupsi, tapi…

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:47
Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah
Headline

Kasus Eks Jampidsus, Jaksa Agung: Ini Momentum Kami Berbenah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:15

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1427 shares
    Share 571 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2947 shares
    Share 1179 Tweet 737
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    726 shares
    Share 290 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.