• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Tanah Longsor di Cilacap, Dua Orang Tewas, Puluhan Warga Hilang Masih Dicari

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 14 November 2025 - 11:33
in Headline
longsor

Tangkapan layar video kiriman warga terkait dengan kondisi lokasi bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (14/11/2025) pagi. Foto : Antara/Sumarwoto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim search and rescue (SAR) gabungan yang berada di bawah koordinasi Kantor SAR Cilacap terus melakukan pencarian terhadap puluhan warga yang dilaporkan hilang setelah bencana tanah longsor melanda Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

“Pagi ini, tim SAR kembali melanjutkan proses evakuasi dan pencarian. Masih terdapat 21 warga yang belum ditemukan,” ujar Camat Majenang, Aji Pramono, di Cilacap, Jumat (14/11/2025).

BacaJuga:

Kongkalikong Anak-Bapak: Anggota Polri di KPK dan Ayahnya Peras Bupati Pemalang

DPR Minta Penyidikan Transparan, Kematian Sutrimo Harus Terungkap Berdasarkan Fakta

Dikabulkan MK, Anggaran MBG Harus Dipisah dari Dana Pendidikan Mulai 2028

Ia menjelaskan, longsor yang menerjang Dusun Cibuyut dan Dusun Tarukahan, Kecamatan Majenang, terjadi pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.

Peristiwa tersebut berdampak pada 28 orang. Dua warga ditemukan meninggal dunia, lima orang telah berhasil diselamatkan, sementara 21 lainnya masih dalam pencarian.

Aji memperkirakan longsor ini merupakan akibat dari hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari sebelumnya.

“Meski kemarin hujan normal, namun hujan lebat yang turun beberapa hari terakhir kemungkinan besar telah membuat tanah jenuh air dan tidak mampu menahan beban,” katanya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Budi Setyawan, mengungkapkan identitas dua korban yang ditemukan meninggal, yaitu Julia (20) dan Maya (15), warga Dusun Tarukahan.

Ia menambahkan bahwa masih ada tujuh warga dari dusun tersebut yang belum ditemukan: Yuni, Nina, Fani, Fatin, Lilis, Danu, serta seorang balita anak dari Lilis.

Sementara itu, dari Dusun Cibuyut masih ada 14 warga yang belum ditemukan, terdiri dari beberapa keluarga: Rastum, Rahma, Aca, Cahyanto, Kasri, Zahra, Nilna, Asmanto, Isna dan anaknya, serta keluarga Dani (istri dan dua anak).

Hasil pendataan sementara BPBD menunjukkan 12 rumah mengalami kerusakan dan 16 rumah lainnya terancam. Rumah-rumah yang terdampak atau berada di zona bahaya antara lain milik Surip, Ahmad, Kuswoyo, Subakir, Muslihin, Rohman, Abdul, Econg, Hendrik, Ayu, Atit, Ekem, Warim, Tarim, Warko, dan Imong.

“Warga yang tinggal di kawasan rawan sudah kami evakuasi. Kondisi tanah masih bergerak di beberapa titik, sehingga kami meminta warga tetap menjauh dan mengikuti arahan petugas,” ujar Budi.

Ia menambahkan bahwa masyarakat harus tetap siaga karena retakan tanah masih terlihat di sejumlah lokasi. jumlah korban maupun kerusakan kemungkinan bertambah seiring proses pencarian yang masih berlangsung.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Cilacap, Priyo Prayudha Utama, menegaskan bahwa operasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan. “Tim langsung melakukan asesmen dan menyusun pola pergerakan di lapangan. Pencarian tetap dilakukan meski medan sulit,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Ia menyebutkan bahwa pencarian dilakukan secara manual karena kondisi medan curam serta tanah yang masih labil. (aro)

Tags: bencanakorbanlongsor

Berita Terkait.

Kongkalikong Anak-Bapak: Anggota Polri di KPK dan Ayahnya Peras Bupati Pemalang
Headline

Kongkalikong Anak-Bapak: Anggota Polri di KPK dan Ayahnya Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:17
DPR Minta Penyidikan Transparan, Kematian Sutrimo Harus Terungkap Berdasarkan Fakta
Headline

DPR Minta Penyidikan Transparan, Kematian Sutrimo Harus Terungkap Berdasarkan Fakta

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:15
toyo
Headline

Dikabulkan MK, Anggaran MBG Harus Dipisah dari Dana Pendidikan Mulai 2028

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:57
anom
Headline

KPK Tetapkan 4 Tersangka Kasus Bupati Pemalang, Termasuk Anggota Polri

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:31
Prabowo
Headline

Kepercayaan Publik pada Prabowo Anjlok, Pengamat Soroti Gap Retorika dan Realita

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:34
Febrie
Headline

Kejagung Panggil 2 Saksi Lagi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, 1 Orang Mangkir

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:43

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1624 shares
    Share 650 Tweet 406
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3080 shares
    Share 1232 Tweet 770
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    839 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.