• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

BPOM, Daewoong Pharmaceutical dan Tenaga Medis Satu Suara: Awasi Peredaran Toksin Botulinum Ilegal

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 14 November 2025 - 16:07
in Gaya Hidup
bpon

Badan Pengawas Makanan dan Obat (BPOM) Republik Indonesia, Daewoong Pharmaceutical dan Tenaga Medis satu suara: awasi peredaran Toksin Botulinum ilegal dalam kegiatan Anti-Counterfeit Media Briefing 2025 di Jakarta, Kamis (13/11/2025). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya pemberantasan peredaran toksin botulinum ilegal semakin diperkuat. Badan Pengawas Makanan dan Obat (BPOM) RI, Daewoong Pharmaceutical, dan perwakilan tenaga medis Indonesia menyatakan komitmen bersama dalam kegiatan Anti-Counterfeit Media Briefing 2025, bagian dari rangkaian Authenticity Certification Campaign yang berfokus pada keamanan distribusi obat dan perlindungan masyarakat.

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar menekankan bahwa peredaran toksin botulinum tanpa izin edar tidak dapat ditoleransi karena berpotensi mengancam keselamatan masyarakat serta mengganggu tata kelola industri kesehatan nasional.

BacaJuga:

Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

Mitsubishi Fuso Serahkan eCanter, Fastana Logistik Bidik Efisiensi Operasional hingga 41 Persen

Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Bersama Anak Hebat Melalui Event “Aku Spesial, Aku Bertumbuh Dengan Caraku”

“BPOM memberikan jaminan keamanan, mutu, dan khasiat terhadap setiap produk yang beredar. Segala bentuk distribusi produk tanpa izin edar merupakan pelanggaran serius dan akan dikenai penindakan hukum secara tegas,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).

BPOM RI menegaskan bahwa pelanggaran terkait peredaran obat ilegal dapat dikenai sanksi pidana hingga 12 tahun penjara atau denda Rp5 miliar, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Kesehatan No. 17 Tahun 2023.

Sementara, Head of Daewoong Indonesia Business Unit, Baik In Hyun, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjamin keamanan pasokan produk melalui implementasi sistem cold chain bersuhu 2–8°C dengan pemantauan real-time di seluruh jalur distribusi resmi.

“Daewoong berkomitmen memperluas kontribusi di sektor farmasi Indonesia. Investasi kami telah mencapai 2,7 triliun rupiah, dan target kami adalah menjadi perusahaan farmasi nomor satu di Indonesia pada tahun 2030.”

Lebih lanjut, Hyun mengonfirmasi rencana produksi lokal setelah proses transfer teknologi berlangsung:

“Seluruh produk yang diproduksi di Indonesia akan memperoleh sertifikasi halal, termasuk botulinum toxin, stem cell, dan berbagai produk kimia kami,” terangnya.

Dokter spesialis dermatologi dan venereologi, Anesia Tania, menguraikan risiko klinis yang dapat timbul akibat penggunaan toksin botulinum ilegal, khususnya produk yang tidak terjaga dalam rantai dingin sesuai standar farmasi.

“Gangguan pada rantai dingin dapat menurunkan efektivitas toksin dan meningkatkan potensi efek samping. Kami telah menemukan sejumlah kasus yang memerlukan perawatan ulang akibat penggunaan produk ilegal,” jelasnya.

Anesia juga menegaskan pentingnya konsultasi medis dan pemilihan klinik yang terakreditasi, terutama bagi pasien pemula.

Sebagai penutup, BPOM RI, Daewoong Pharmaceutical, dan perwakilan tenaga medis menyampaikan seruan bersama untuk memperkuat koordinasi lintas sektor demi mencegah dan memberantas penggunaan produk ilegal di Indonesia.

“Praktik distribusi ilegal merusak integritas ekosistem layanan kesehatan dan membahayakan masyarakat. Diperlukan komitmen kolektif dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga standar etika dan keselamatan publik,” pungkas Taruna. (eva)

Tags: BPOM RIDaewoong PharmaceuticalToksin Botulinum

Berita Terkait.

Scoopy
Gaya Hidup

Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:01
Canter
Gaya Hidup

Mitsubishi Fuso Serahkan eCanter, Fastana Logistik Bidik Efisiensi Operasional hingga 41 Persen

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:45
Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Bersama Anak Hebat Melalui Event “Aku Spesial, Aku Bertumbuh Dengan Caraku”
Gaya Hidup

Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Bersama Anak Hebat Melalui Event “Aku Spesial, Aku Bertumbuh Dengan Caraku”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:02
song
Gaya Hidup

Song Kang, Lee Jun Young, dan Jang Gyuri Bangun Ikatan Lewat Musik di Drama Baru “Four Hands, Two Sonatas”

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:06
red
Gaya Hidup

Seulgi Red Velvet Menangis Berkali-kali saat Konser, Penggemar Beri Dukungan di Tengah Masa Sulit

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:40
Gelar Pemusnahan Barang Hasil Penindakan, Bea Cukai Madura Selamatkan Potensi Kerugian Penerimaan Negara Rp19,7 Miliar
Gaya Hidup

Daftar Lengkap Pemenang Blue Dragon Series Awards ke-5

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:22

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2110 shares
    Share 844 Tweet 528
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1683 shares
    Share 673 Tweet 421
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1522 shares
    Share 609 Tweet 381
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.