• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bidik Tahta Ekonomi Syariah Global, BI–Forjukafi Satukan Langkah Perkuat Literasi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 14 November 2025 - 21:41
in Nasional
bidik

Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI, Imam Hartono menjadi pembicara dalam ToT Ekonomi dan Keuangan Syariah bagi wartawan di Jakarta, Jumat (14/11/2025). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah geliat transformasi ekonomi syariah yang semakin terasa, sebuah kolaborasi strategis kembali terjalin. Bank Indonesia (BI) menggandeng Forum Jurnalis Wakaf dan Zakat Indonesia (Forjukafi) untuk memperkuat fondasi narasi, literasi, dan ekosistem syariah nasional. Upaya ini menjadi salah satu langkah besar menuju ambisi besar Indonesia, yakni menjadi pusat ekonomi syariah global pada tahun 2029.

Dalam gelaran Training of Trainer (ToT) Ekonomi dan Keuangan Syariah yang diikuti jurnalis se-Jabodetabek, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah BI, Imam Hartono menekankan peran penting Forjukafi dan generasi muda dalam mendorong kemajuan ekonomi syariah di Indonesia.

BacaJuga:

Kolaborasi Jadi Kunci, UMKM Pertanian Didorong Lebih Kompetitif

Demi Efek Jera, Bareskrim Pastikan Bakal Miskinkan Bandar Narkoba Koko Erwin

Menteri Kanada Terharu Menonton Film tentang Kartini

“Kita jadikan ToT ini sebagai momentum untuk bersama-sama membangun narasi ekonomi syariah yang lebih kuat, lebih dekat dengan masyarakat, dan lebih berdampak nyata bagi kesejahteraan bangsa,” ujarnya di Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Laporan State of Global Islamic Report 2024/2025 menunjukkan Indonesia kini berada di peringkat ketiga dunia dalam sektor ekonomi syariah. Capaian ini belum membuat BI berpuas diri. Targetnya jelas, yakni menduduki posisi pertama dalam empat tahun mendatang.

“Bank Indonesia juga mengajak Forjukafi untuk lebih mengimplementasikan dan menyebarluaskan sistem ekonomi syariah, agar semakin berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih besar di Indonesia,” sambung Imam, membuka ruang peran lebih luas bagi media dan generasi muda.

Sebagai jejaring jurnalis yang fokus pada isu-isu wakaf dan zakat, Forjukafi memegang posisi strategis dalam pergerakan ini. Mereka menjadi jembatan yang menerjemahkan konsep syariah ke dalam bahasa publik yang mudah dipahami, menginspirasi, dan menggerakkan.

Forjukafi memiliki peran kunci dalam memperkuat ekonomi syariah melalui beberapa fungsi utama, diantaranya menghadirkan narasi positif soal ekonomi syariah, mendorong awareness generasi digital, menjaga akuntabilitas informasi, mengarusutamakan edukasi hingga ke pesantren dan komunitas, memperkuat permintaan produk halal dalam negeri, serta menggerakkan inklusi sosial-ekonomi melalui ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf) dan UMKM.

Sementara itu, Ketua Umum Forjukafi, Wahyu Murayadi menegaskan pentingnya peran jurnalis dalam mengakselerasi ekonomi syariah di Indonesia.

“Media memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan. Kami percaya bahwa melalui pemberitaan yang akurat, transparan, dan edukatif, jurnalis dapat meningkatkan literasi ekonomi syariah dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya wakaf, zakat, dan produk halal dalam pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar Wahyu.

Kolaborasi trinitas antara pemerintah, pelaku usaha, dan media dinilai menjadi fondasi kokoh dalam mendorong ekonomi syariah menuju level global. Dengan langkah yang terukur dan narasi yang kuat, Indonesia diharapkan mampu menapaki tahapan penting menuju 2029, sekaligus menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh rakyatnya. (her)

Tags: BIEkonomi SyariahForjukafiLiterasi

Berita Terkait.

umkm
Nasional

Kolaborasi Jadi Kunci, UMKM Pertanian Didorong Lebih Kompetitif

Jumat, 24 April 2026 - 23:03
erwin
Nasional

Demi Efek Jera, Bareskrim Pastikan Bakal Miskinkan Bandar Narkoba Koko Erwin

Jumat, 24 April 2026 - 22:02
ottawa
Nasional

Menteri Kanada Terharu Menonton Film tentang Kartini

Jumat, 24 April 2026 - 21:11
KPK
Nasional

KPK Ultimatum PIHK yang Belum Kembalikan Aliran Dana Kuota Haji

Jumat, 24 April 2026 - 14:44
Pemeriksaan
Nasional

Tekan AKI dan Stunting, BCA Hadirkan Teknologi Deteksi Preeklamsia di Puskesmas

Jumat, 24 April 2026 - 13:03
FieldGIG
Nasional

Kolaborasi Tak Biasa, FieldGIG x Hangtuah Jakarta Bawa Teknologi ke Garda Depan Pangan

Jumat, 24 April 2026 - 12:22

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1348 shares
    Share 539 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    839 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.