• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Tanggapi Pro-Kontra Gelar Pahlawan untuk Soeharto, Ini Kata Mbak Tutut

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 10 November 2025 - 12:51
in Headline
tutut

Siti Hardijanti Hastuti (Tutut Soeharto) didampingi Bambang Trihatmodjo menanggapi pro dan kontra penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada ayahandanya, H. M. Soeharto di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (ANTARA/Andi Firdaus)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Siti Hardijanti Rukmana atau Mbak Tutut Soeharto, putri sulung Presiden ke-2 RI Soeharto, memberikan tanggapannya atas munculnya pro dan kontra terkait penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada ayahandanya.

Dalam pernyataannya di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025), Tutut yang hadir bersama adiknya, Bambang Trihatmodjo, menilai bahwa perbedaan pendapat di masyarakat merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan demokrasi.

BacaJuga:

Helikopter Dauphin Dikerahkan Cari Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Prabowo Perintahkan KSAL Kerahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis di Selat Sunda

Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Prabowo Beber 3 Rumus Juara

“Pro dan kontra itu sesuatu yang wajar. Masyarakat Indonesia kan beragam. Yang penting kita menilai apa yang sudah dilakukan Pak Harto sejak muda hingga akhir hayatnya — semua demi rakyat dan bangsa,” ujar Tutut usai upacara.

Ia menegaskan bahwa keluarga besar Soeharto tidak menyimpan dendam terhadap pihak-pihak yang mengkritik keputusan pemerintah tersebut.

“Kami tidak punya rasa dendam. Ini negara kesatuan, jadi perbedaan pendapat boleh saja, asal tidak berlebihan. Yang utama, kita tetap menjaga persatuan,” ujarnya menambahkan.

Tutut juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan penghargaan tertinggi itu kepada ayahandanya. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hasil penilaian terhadap dedikasi Soeharto dalam pembangunan nasional.

“Terima kasih kepada Pak Presiden. Beliau tahu betul perjuangan ayah karena juga seorang tentara. Selain itu, beliau juga mendengar aspirasi masyarakat,” kata Tutut.

Ketika ditanya mengapa gelar tersebut baru diberikan pada masa pemerintahan saat ini, Tutut menjelaskan bahwa pemerintah sebelumnya kemungkinan mempertimbangkan situasi sosial dan kesiapan publik.

“Dulu mungkin waktunya belum tepat, karena masih ada yang belum siap. Sekarang masyarakat sudah lebih dewasa dan bisa berpikir jernih,” ujarnya.

Menanggapi pandangan bahwa gelar Pahlawan Nasional dapat menghapus stigma terkait tuduhan korupsi dan pelanggaran HAM pada masa pemerintahan Soeharto, Tutut menilai masyarakat kini bisa menilai dengan objektif.

“Rakyat sekarang makin cerdas, bisa menilai sendiri apa yang dilakukan bapak. Kami tidak perlu membela diri, semua sudah terlihat,” tegasnya.

Sebagai ungkapan syukur, keluarga Soeharto berencana melakukan ziarah ke makam almarhum di Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah.

“Kami bersyukur kepada Allah. Kalau bukan karena izin-Nya, tentu hal ini tidak akan terjadi,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menetapkan Jenderal Besar TNI (Purn) H. M. Soeharto sebagai Pahlawan Nasional bidang perjuangan, berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116.TK/Tahun 2025.

Dalam pembacaan di Istana Negara disebutkan bahwa Soeharto memiliki peran penting sejak masa kemerdekaan, termasuk saat menjabat sebagai Wakil Komandan BKR Yogyakarta yang memimpin pelucutan senjata pasukan Jepang di Kota Baru pada 1945. (aro)

Tags: pahlawanPrabowoSoeharto

Berita Terkait.

Helikopter Dauphin Dikerahkan Cari Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Headline

Helikopter Dauphin Dikerahkan Cari Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 21:24
Tak Lagi Desil 4, Anggota DPR Masuk Desil Miskin Viral Kini Jadi Desil 10
Headline

Prabowo Perintahkan KSAL Kerahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 18:54
wo
Headline

Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Prabowo Beber 3 Rumus Juara

Kamis, 10 September 2026 - 09:50
trenggono
Headline

Hadiri Forum FAO di Roma, Indonesia Unjuk Gigi Perkuat Nelayan Skala Kecil Lewat Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 10 September 2026 - 08:55
Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun
Headline

Hadapi Isu Black September, Polri Terapkan Pengamanan Komprehensif

Rabu, 9 September 2026 - 09:30
Tak Lagi Desil 4, Anggota DPR Masuk Desil Miskin Viral Kini Jadi Desil 10
Headline

Tak Lagi Desil 4, Anggota DPR Masuk Desil Miskin Viral Kini Jadi Desil 10

Selasa, 8 September 2026 - 21:15

OLAHRAGA

Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur
Olahraga

Esports Indonesia Bidik Emas di Asian Games 2026, 8 Nomor Siap Tempur

Editor Dilianto
Jumat, 11 September 2026 - 02:21

INDOPOSCO.ID – Target besar dipasang cabang olahraga esports Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Dari delapan nomor yang diikuti, Kontingen...

SelengkapnyaDetails
lc

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Kamis, 10 September 2026 - 10:50
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07
wo

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    750 shares
    Share 300 Tweet 188
  • Tekan Ikan Terbuang hingga 20 Persen, Rantai Dingin Portable Jadi Kunci Ekosistem KNMP

    638 shares
    Share 255 Tweet 160
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    637 shares
    Share 255 Tweet 159
  • Bea Cukai Kediri Amankan 804 Ribu Batang Rokok Ilegal yang Disembunyikan di Balik Karung Garam

    636 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Jadwal Liga Champions: Bayern-MU Jumpa Lawan Mudah, Wakil Italia Siap Debut

    633 shares
    Share 253 Tweet 158
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.